5 Alasan Kenapa Kita Mesti Pelesir ke Bangkalan

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 28 Mei 2018 | 19:47 WIB
5 Alasan Kenapa Kita Mesti Pelesir ke Bangkalan
Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya-Madura [Shutterstock]

Suara.com - Madura, alias Si Pulau Garam, yang letaknya terasa semakin dekat dari Surabaya karena tersedianya infrastruktur, tampak membuka tangan semakin lebar untuk kedatangan wisatawan.

Bangkalan sebagai gerbang masuk ke pulau yang terkenal dengan olahraga rakyat karapan sapi ini bisa menjadi ujicoba penjelajahan, sebelum Anda berkelana jauh ke ujung pulau, semisal ke kota Sumenep.

Ini dia, lima alasan mengapa kota Bangkalan menarik buat dijelajahi. Siapkan kamera, bukalah telinga mendengarkan aksen yang berbeda dibandingkan logat Jawa Timuran tetapi memiliki beberapa kosakata mirip, taat dengan etika sebagaimana biasanya kita bertamu ke rumah tetangga,  dan temukanlah keunikannya di sepanjang jalan.

Mari, kita melancong Kacong (abang) dan Jebbing (nona) ke Madure ....

1. Jarak sangat dekat dari Surabaya lewat Jembatan Suramadu

Percaya tak percaya, jembatan yang membelah Selat Madura dan menghubungkan kota Surabaya dan Bangkalan ini mengingatkan kepada Severn Bridge, sebuah jembatan yang menghubungkan England dengan Wales. 

Perlu biaya kurang dari Rp 100.000 untuk pulang-pergi ke dua kota melewati Jembatan Suramadu. 

2. Pelesir ke Bukit Jaddih

Ini dia, primadona terbaru dari kota Bangkalan. Sebuah kawasan perbukitan kapur yang berlokasi di dekat Jalan Raya Jaddih, Parseh.  Banyak wisatawan menyebut tempat ini sebagai subyek yang sangat Instagramable.

baca juga

Bukit Jaddih yang Instagramable [Instagram]

Foto: Bukit jaddih yang Instagramable [Shutterstock]

Untuk masuk ke sana, bersiaplah membayar retribusi sebesar Rp 5.000 per orang, dan harga sama untuk biaya parkir satu mobil.

Hal yang perlu dicermati adalah peta menuju lokasi yang belum begitu detail, dengan kondisi trek kurang nyaman.

3. Melakukan we-fie ke Tresna Art Gallery

Inilah cara paling efisien, singkat, lagi menyenangkan untuk melakukan eksplorasi budaya Madura dalam waktu terbatas.

Batik Tresna Art Gallery [Suara.com/ukirsari]

Foto: Batik Tresna Art Gallery [Suara.com/ukirsari]

Galeri satu ini menyediakan bermacam camilan, suvenir, sampai makanan khas seperti rujak cingur untuk disantap di lokasi. Serta bermacam koleksi batik khas seantero tanah Madura untuk diborong, atau paling tidak dikagumi berlama-lama karena motif dan warnanya yang indah sekaligus meriah.

Bagi mereka yang ingin mengoleksi boneka ikon Madura yaitu pasangan Sakerah dan Marlena juga tersedia di sini dalam bentuk gantungan kunci. Sama halnya bila ingin berdandan ala oreng madure (Orang Madura), tersedia celana komprang, serta kaos garis-garis dan odeng atau penutup kepala khas sini.

Tidak sebatas itu, untuk we-fie tersedia rumah khas Madura, lengkap dengan mushala dan tempat peraduan serta teras dan barang-barang peninggalan zaman old.

4. Kesempatan untuk mencicipi kuliner Madura

Bebek Sinjay di Kampoeng Legenda, Mal Ciputra Jakarta Barat (Suara.com/Firsta)

Foto: Bebek goreng Sinjay  [Suara.com/Firsta]

Di luar Madura, masyarakat mengenal sate Madura (ayam), sate bleger (jerohan sapi diurap kepala) dan soto Madura sebagai menu wakil Pulau Garam.

Tetapi uniknya, di Bangkalan malah lebih kondang aneka hidangan bebek. Beberapa di antaranya adalah Bebek Songkem dan Bebek Sinjay. Ujudnya adalah bebek goreng dengan sambal super pedas menyengat lidah dan ingin tambah porsi.

Bila ingin berpetualang rasa, carilah warung bebek tanpa nama yang menyediakan menu bebek minyak hitam. Disebut demikian karena bebek diungkep bersama bermacam rempah dalam waktu lama sampai mengeluarkan minyak dan bumbu menjadi kehitaman.

5. Ada beberapa pantai yang luput masuk radar wisatawan

Foto: Ilustrasi pantai dan para pengunjung [Antara/Irvan Awal Lingga]

Soal destinasi tepi laut, tentu saja Bangkalan punya, mengingat lokasinya di pesisir. Di beberapa titik, telah dikelola masyarakat setempat. Tetapi ada juga yang masih perlu diperbaiki prasarananya.

Beberapa yang bisa dikunjungi cukup mudah adalah Pantai Socah, dengan mercusuar zaman Belanda  di Bangkalan dan Siring Kemuning di Tanjung Bumi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Siapkan 117 Tumpeng Pada 1 Juni, Ada Apa?

PDIP Siapkan 117 Tumpeng Pada 1 Juni, Ada Apa?

News | Senin, 28 Mei 2018 | 07:47 WIB

Ingin We-fie Budaya Madura? Datang Saja ke Sini

Ingin We-fie Budaya Madura? Datang Saja ke Sini

Lifestyle | Minggu, 27 Mei 2018 | 18:50 WIB

Asyiknya Meluncur di Lima Gurun Terkeren Sedunia

Asyiknya Meluncur di Lima Gurun Terkeren Sedunia

Lifestyle | Sabtu, 26 Mei 2018 | 09:53 WIB

Terkini

Kisah Ayu Rianna, Penulis yang Jadikan Kebaya sebagai Outfit Keseharian

Kisah Ayu Rianna, Penulis yang Jadikan Kebaya sebagai Outfit Keseharian

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Urutan 8 Shio Paling Hoki Bulan Oktober 2026: Karier, Keuangan, dan Cinta Meningkat Pesat!

Urutan 8 Shio Paling Hoki Bulan Oktober 2026: Karier, Keuangan, dan Cinta Meningkat Pesat!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Tinted Sunscreen Facetology Ada Berapa Shade? Lihat Kecocokannya dengan Kulit

Tinted Sunscreen Facetology Ada Berapa Shade? Lihat Kecocokannya dengan Kulit

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Kisah Haru Erin, Gajah Berbelalai Buntung yang Kerap 'Minder' di Way Kambas

Kisah Haru Erin, Gajah Berbelalai Buntung yang Kerap 'Minder' di Way Kambas

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Sidang Ijazah Gibran, KBRI Canberra Tegaskan Program Pathway Australia Tak Setara SMA

Sidang Ijazah Gibran, KBRI Canberra Tegaskan Program Pathway Australia Tak Setara SMA

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Hari Batik Nasional: Saat Warisan Budaya Mulai Keluar dari Pakem Busana Formal

Hari Batik Nasional: Saat Warisan Budaya Mulai Keluar dari Pakem Busana Formal

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Sidang MK Gibran, Kemendikdasmen Tegaskan Surat Penyetaraan Bukan Ijazah Baru

Sidang MK Gibran, Kemendikdasmen Tegaskan Surat Penyetaraan Bukan Ijazah Baru

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Ampas Kopi Bisa Bantu Hilangkan Bau Kulkas? Begini Cara Menggunakannya

Ampas Kopi Bisa Bantu Hilangkan Bau Kulkas? Begini Cara Menggunakannya

Sumut | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Kenapa Listyo Sigit Mendadak Diberhentikan Sebagai Kapolri?

Kenapa Listyo Sigit Mendadak Diberhentikan Sebagai Kapolri?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Film Lobang Buaya: Babak Baru Sinema Horor Sejarah Garapan Hanung

Ulasan Film Lobang Buaya: Babak Baru Sinema Horor Sejarah Garapan Hanung

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×