Ingin We-fie Budaya Madura? Datang Saja ke Sini

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 27 Mei 2018 | 18:50 WIB
Ingin We-fie Budaya Madura? Datang Saja ke Sini
Berkunjung ke Tresna Art, Bangkalan, Madura [Suara.com/ukirsari]

Suara.com - Madura adalah pulau cukup besar untuk dijelajahi. Dari Bangkalan di mana pengunjung  "mendarat" sampai Sumenep yang kaya akan peninggalan budaya, perlu sekitar empat jam perjalanan

Bila waktu kunjungan cukup singkat, menjelajahi tempat terdekat menjadi pilihan praktis. Inilah pertimbangan Suara.com saat berkunjung ke Tresna Art Gallery di Jalan K.H Moh Kholil XII/29 Bangkalan, Madura. 

Dari Surabaya, cukup berkendara melintasi Jembatan Suramadu yang membelah Selat Madura dan tibalah sudah di kota Bangkalan, sebuah gerbang masuk ke Pulau Madura. Alternatifnya, naik kapal feri dari pelabuhan Tanjung Perak menuju Kamal,sekitar 10 kilometer dari Bangkalan.

Kurang dari setengah jam setelah melintas Selat Madura, tibalah kami di Tresna Art Gallery. Dengan jalan masuk serupa gang sempit lagi cukup panjang, berbatas tembok dengan bagian atas dipercantik piring-piring tembikar.

Lantas di halaman butik, beberapa gentong menghias taman.  Bukan sembarang gentong, karena ditambah aksen batik-batik yang disampirkan. Ini melambangkan cara membuat "batik gentongan", salah satu teknik membatik khas Madura.

Setelah melewati serambi dengan sajian kopi racikan tuan rumah serta kudapan pisang rebus, sampailah kami di ruang pamer batik tulis Madura, tempat bermain congklak, serta ruang penyedia suvenir. 

Dari sini, ada sebuah lorong bercat merah, khas Madura, yang akan membawa kita ke halaman samping. Di sinilah, we-fie lebih meriah biasa dilakukan para pengunjung.

Batik Tresna Art Gallery [Suara.com/ukirsari]

Foto: Peraduan tradisional Madura berornamen di Tresna Art [Suara.com/ukirsari]

baca juga

Sebuah rumah kayu khas Madura, lengkap dengan ruang tamu dan peraduan berukir bisa dijadikan latarbelakang berpotret.  Juga ada mushala tempat bersembahyang, sekumpulan tanaman bonsai dan pohon salak, sampai sebuah miniatur becak.

Dan bagi yang ingin mencicipi rujak cingur, sudah tersedia penjaja yang siap mengulek bumbu dan meracik santapan sesuai pesanan. Ditambah kerupuk serta air putih.

Bila dirasa kurang, di ruang suvenir juga tersedia camilan khas untuk oleh-oleh atau dinikmati di tempat. Seperti emping, rengginang, goreng lorjuk (semacam kerang bambu), sampai keripik gayam.

Konsep one stop visit yang dikembangkan Tresna Art ini terasa sangat membantu wisatawan dengan keinginan mengenal lebih dekat budaya Madura, di saat waktu kunjungan sangat singkat.

Ragam batik seperti batik tulis Tanjung Bumi, batik tulis Genthongan, batik tulis Pamekasan, batik tulis Sumenep, ikut memperkaya wawasan tentang Pulau Garam. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hologram Jadi Penanda Batik Asli

Hologram Jadi Penanda Batik Asli

Lifestyle | Jum'at, 27 April 2018 | 16:00 WIB

Kartini Masa Kini dalam Balutan Kebaya Encim dan Batik Tangsel

Kartini Masa Kini dalam Balutan Kebaya Encim dan Batik Tangsel

Lifestyle | Senin, 23 April 2018 | 17:45 WIB

Motif Batik untuk Pasar Asia Tenggara Persembahan Uniqlo

Motif Batik untuk Pasar Asia Tenggara Persembahan Uniqlo

Lifestyle | Senin, 26 Maret 2018 | 12:15 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×