Empat Cara Agar Memanggang Makanan Lebih Sehat

Ririn Indriani, Risna Halidi

Selasa, 05 Juni 2018 | 20:48 WIB
Empat Cara Agar Memanggang Makanan Lebih Sehat
Memanggang makanan bersama keluarga. (Shutterstock)

Suara.com - Memanggang makanan bersama keluarga bisa jadi merupakan salah satu tradisi keluarga Anda saat menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri, tapi Anda juga perlu tahu cara memanggang makanan yang lebih sehat agar tak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Nah, dilansir dari Time.com, berikut adalah empat cara memanggang makanan yang lebih sehat yang bisa Anda praktikkan.

1. Grill seperti pescatarian
Pescatarian adalah istilah yang digunakan untuk orang yang tidak mengonsumsi daging tetapi tetap memakan ikan.

Membakar daging sendiri dapat menghasilkan zat kimia penyebab kanker yang disebut heterocyclic amines (HCA).

Meski kebanyakan jenis ikan menghasilkan HCA yang sama seperti daging ketika dimasak pada suhu tinggi, namun hal tersebut tidak berlaku pada udang, kerang, tiram, udang karang, dan lobster.

Pun pada buah-buahan dan sayuran seperti jagung, persik, cabai, terong, nanas, labu dan semangka saat dimasak sepert barbekyu.

2. Jangan terlalu lama
Selain menghasilkan senyawa karsinogenik atau penyebab kanker, ada racun lain yang dihasilkan saat memanggang daging terlalu lama yaitu senyawa yang meningkatkan risiko terkena diabetes Tipe 2.

Kata seorang peneliti nutrisi pascadoktoral di Harvard T.H. Chan School of Public Health, Gang Liu, cara kerjanya adalah dengan mengganggu proses yang mengatur peradangan dan sensitivitas insulin. "Hindari memasak daging sampai hangus atau lakukan dengan sangat baik," kata Liu.

3. Berpikir di luar daging merah
Studi telah menemukan fakta bahwa mengonsumsi daging merah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, dan kematian dini.

Bahkan daging olahan seperti sosis, bacon, dan hot dog tampaknya memiliki dampak yang lebih buruk lagi.

Ketika dimasak pada suhu tinggi, pengawet nitrit dan nitrat yang terdapat pada daging olahan bisa memicu pembentukan racun yang disebut nitrosamin. Seperti halnya HCA, racun ini juga dianggap karsinogenik.

Untuk alasan tersebut, unggas, ikan atau protein nabati merupakan pilihan yang lebih cerdas daripada daging merah untuk dipanggang.

Tetapi jika Anda tak ada pilihan lain, coba daging steak merah yang belum diolah. Ini terjadi karena daging tak diolah masih memiliki banyak zat besi, protein, dan vitamin B, sehingga bagi kebanyakan orang, tidak masalah untuk mengonsumsinya sesekali.

4. Buat bumbu pelindung
Panggang daging dengan bumbu perendam yang terbuat dari minyak, air, cuka dan rempah-rempah kaya antioksidan seperti rosemary, oregano, dan thyme selama sekitar 30 menit sebelum dimasak.

Tindakan ini dianggap mampu memblok sebagian formasi senyawa HCA. Lada bubuk dan bawang putih juga sangat baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Sering Lihat Iklan Makanan Cepat Saji, Ini Dampak Buruknya

Anak Sering Lihat Iklan Makanan Cepat Saji, Ini Dampak Buruknya

Health | Kamis, 31 Mei 2018 | 11:15 WIB

Jangan Pakai Wadah Plastik untuk Panaskan Makanan di Microwave!

Jangan Pakai Wadah Plastik untuk Panaskan Makanan di Microwave!

Health | Minggu, 27 Mei 2018 | 20:15 WIB

10 Penyajian Makanan yang Tak Lazim, Ada yang Pakai Sandal Jepit

10 Penyajian Makanan yang Tak Lazim, Ada yang Pakai Sandal Jepit

Lifestyle | Jum'at, 18 Mei 2018 | 13:04 WIB

Terkini

OTT Kementerian ATR/BPN, KPK Beberkan 8 Titik Rawan Korupsi Tanah di Jabodetabek

OTT Kementerian ATR/BPN, KPK Beberkan 8 Titik Rawan Korupsi Tanah di Jabodetabek

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:35 WIB

Cara Reset HP Oppo ke Setelan Pabrik untuk Semua Tipe, Amankan Data

Cara Reset HP Oppo ke Setelan Pabrik untuk Semua Tipe, Amankan Data

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 12:24 WIB

Ulasan Sweet Munchies: Cinta Segitiga yang Berawal dari Dapur Restoran

Ulasan Sweet Munchies: Cinta Segitiga yang Berawal dari Dapur Restoran

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 12:20 WIB

Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar

Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 12:20 WIB

4 HP Warna Burgundy yang Lebih Murah dari iPhone 18 Pro, Performa Terbaik!

4 HP Warna Burgundy yang Lebih Murah dari iPhone 18 Pro, Performa Terbaik!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 12:17 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:15 WIB

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:07 WIB

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 12:05 WIB

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

×