Sstt, Ini Dia Tren Busana Muslim Tahun Depan

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 25 Juni 2018 | 19:08 WIB
Sstt, Ini Dia Tren Busana Muslim Tahun Depan
Tren Buana Muslim Tahun Depan.

Suara.com - Ramadan Runway 2019 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia DKI Jakarta, baru saja berakhir pada 24 Juni 2018 di Kota Kasablanka Mal. Acara yang digelar sejak 5 Juni 2018 ini diikuti oleh lebih dari 70 brand fesyen terpilih dan menjadi referensi utama tren busana muslim Indonesia di tahun depan.

Rudy Chandra, Ketua APPMI DKI Jakarta, mengungkap bahwa berkaca dari beragam koleksi yang ditampilkan pada Ramadan Runway 2019, pada tahun depan pecinta mode akan menikmati tren busana muslim dengan desain yang lebih simpel, ringan, dan dapat digunakan dalam berbagai kesempatan.

Material seperti organdy, chiffon, crepe, serta cotton silk akan mudah ditemui dalam karya para desainer. Warna-warna yang memberi kesan sejuk akan mendominasi, begitu pula warna-warna basic, seperti hitam, putih, off-white, navy blue, dan abu-abu.

Ia juga memprediksikan bahwa sejumlah desainer yang berpartisipasi dalam Ramadan Runway 2019 harus mendapat perhatian penting dari para fashionista di tahun depan.

“Saya melihat ada sejumlah desainer yang memiliki kreativitas sangat kuat dan harus diantisipasi oleh fashionista muslim pada tahun depan, seperti Ariy Arka, Dana Duryatna dan Nita Seno Adjie," ujarnya dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (24/6/2018).

Tren Buana Muslim Tahun Depan.

Abee by Ariy Arka sering menampilkan sentuhan bordir dan karyanya selalu dinantikan oleh para pecinta fesyen. Sedangkan Dana Duryatna memiliki konsumen setia yang selalu memilih desain busana-busana longgar dengan bahan-bahan print dari linen dan katun.

Sementara Nita Seno Adjie yang sering tampil di panggung fesyen mancanegara sangat piawai memadukan desain modern dengan motif-motif tradisional.

Kombinasi modern dan tradisional ini, lanjut Rudy, juga banyak terlihat pada karya para desainer di Ramadan Runway 2019. Umumnya mereka tidak berusaha menonjolkan salah satu, yakni modern atau tradisional saja.

baca juga

"Harmoni dalam usaha menampilkan new look, mengikuti arus tren mode dan memberi sentuhan tradisi tanpa kehilangan ciri khas dari brand adalah tantangan tersendiri bagi para desainer. Inilah yang membuat karya setiap desainer unik dan selalu mendapat tempat di hati para pecinta fesyen Indonesia yang multikultural," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Label Streetwear Indonesia Akan Tampil Mendunia

5 Label Streetwear Indonesia Akan Tampil Mendunia

Lifestyle | Minggu, 24 Juni 2018 | 13:00 WIB

7 Fesyen 90-an yang Kembali Nge-hits, Pakai Yuk!

7 Fesyen 90-an yang Kembali Nge-hits, Pakai Yuk!

Lifestyle | Jum'at, 22 Juni 2018 | 14:22 WIB

Begini Cara Memakai Scarf Zaman Now

Begini Cara Memakai Scarf Zaman Now

Lifestyle | Rabu, 20 Juni 2018 | 07:00 WIB

Terkini

Puan Desak Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Koordinator BEM UI di Tebet

Puan Desak Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Koordinator BEM UI di Tebet

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Paradoks Negara Tropis: Mengapa Buah Mahal tetapi Makanan Tepung Melimpah?

Paradoks Negara Tropis: Mengapa Buah Mahal tetapi Makanan Tepung Melimpah?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Pramono Anung: Gotong Royong Warga Cegah 34 Kebakaran di Jakarta

Pramono Anung: Gotong Royong Warga Cegah 34 Kebakaran di Jakarta

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Viral Diduga Guru Berjilbab Pamer Celana Dalam Merah Putih Ejek Timnas Indonesia

Viral Diduga Guru Berjilbab Pamer Celana Dalam Merah Putih Ejek Timnas Indonesia

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Ribuan Buruh Kepung Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Ribuan Buruh Kepung Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Tak Bisa Dilewati Kendaraan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Rocky Gerung di Wantimpres: Mengapa Istana Butuh 'Devil's Advocate'?

Rocky Gerung di Wantimpres: Mengapa Istana Butuh 'Devil's Advocate'?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Bukan Cuma Perkara Cinta, Ini 3 Batasan Wajib agar Gaya Pacaran Tetap Sehat dan Positif

Bukan Cuma Perkara Cinta, Ini 3 Batasan Wajib agar Gaya Pacaran Tetap Sehat dan Positif

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Bikin Data Nasional Terintegrasi, DPR Ketok Palu UU Satu Data Indonesia

Bikin Data Nasional Terintegrasi, DPR Ketok Palu UU Satu Data Indonesia

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:13 WIB

4 Freehub Jangkrik Sepeda Murah Terbaik: Suara Nyaring, Gowes Makin Mantap

4 Freehub Jangkrik Sepeda Murah Terbaik: Suara Nyaring, Gowes Makin Mantap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Kapan Waktu Terbaik untuk Memakai Lip Balm? Ini Panduan agar Bibir Tetap Lembap

Kapan Waktu Terbaik untuk Memakai Lip Balm? Ini Panduan agar Bibir Tetap Lembap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×