Tak Mau Ribet Makan Lobster? Resto Ini Sediakan Jasa Pengupas

RR Ukirsari Manggalani, Risna Halidi

Selasa, 26 Juni 2018 | 12:15 WIB
Tak Mau Ribet Makan Lobster? Resto Ini Sediakan Jasa Pengupas
Hidangan lobster, ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Bagi para pendoyan mobile video game yang menggunakan kedua tangan untuk beraksi tanpa henti, mereka masih punya kesempatan untuk menyantap lobster tanpa kehilangan waktu buat mengupas cangkangnya.

Caranya, datangi saja sebuah restoran di Shanghai, Cina, yang baru-baru ini menjadi berita utama karena mempekerjakan dua orang dengan tugas khusus mengupas cangkang lobster para pelanggan.

Dua pegawai tambahan ini sanggup menangani sampai 100 lobster sehari, dan masing-masing digaji sebesar 10.000 Yuan atau sekitar Rp 21.500.000 per  bulan. Tentu saja sangat wow!

"Mengupas lobster adalah hal yang cukup menyebalkan, dan tangan bisa kotor. Sehingga kami perkenalkan pengupas lobster profesional di sini, yang bisa menangani pesanan Anda tanpa harus berhenti main game dengan kedua tangan," jelas si pemilik restoran lewat sebuah tayangan video.

Restoran itu, ternyata sangat populer di kalangan para penggemar mobile video game. Banyak dari pelanggan mereka adalah game-mania yang berkumpul di sini untuk bermain secara tim. 

Game populer seperti King of Glory atau Honor of Kings mengharuskan kedua tangan para pelanggan ini tetap bermain. Kalau mesti berhenti buat mengupas lobster, kapan bermainnya, bukan? 

Di sisi lain, lobster sendiri adalah jenis sari laut yang tengah populer di Cina. Citarasa dijamin sedap, tetapi buat membuka cangkangnya lain perkara. Belum lagi keharusan mencuci tangan, atau bau khas laut menempel di video game. Semuanya perlu waktu.

He Nanxin, salah satu dari dua pengupas cangkang lobster di restoran ini adalah seorang mahasiswi tahun keempat jurusan desain fashion.

Dia dan seorang temannya menerima 15 persen  dari biaya layanan mengupas cangkang, dan perolehan ini bisa membantu mereka mendapatkan gaji yang cukup setiap bulan.

baca juga

Dia juga mengaku menyukai pekerjaan ini, karena memberinya kesempatan untuk berinteraksi dengan banyak orang.

Kata He, "Saya hanya butuh waktu dua hari untuk mempelajari cara mengupas cangkang lobster dengan benar."

Shanghaiist melaporkan, bahwa jenis layanan ini mulai populer pada 2015 setelah seorang mantan pramugari memulai layanan mengupas kepiting dan memulainya di toko online, Taobao.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilih Pasangan atau Selingkuhan? Coba Renungkan Ini

Pilih Pasangan atau Selingkuhan? Coba Renungkan Ini

Lifestyle | Senin, 25 Juni 2018 | 18:00 WIB

Perempuan Terpaksa Berhenti Bekerja Untuk Asuh Anak?

Perempuan Terpaksa Berhenti Bekerja Untuk Asuh Anak?

Lifestyle | Senin, 25 Juni 2018 | 16:00 WIB

Ingin Terus Santap Pasta Tetapi Bobot Tak Melonjak? Begini ...

Ingin Terus Santap Pasta Tetapi Bobot Tak Melonjak? Begini ...

Lifestyle | Senin, 25 Juni 2018 | 14:30 WIB

Toyota Siap Pasarkan Produk di Cina

Toyota Siap Pasarkan Produk di Cina

Otomotif | Jum'at, 22 Juni 2018 | 15:15 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×