Ramaikan Asian Games, Sumsel Gelar Festival Sriwijaya

Fabiola Febrinastri

Rabu, 15 Agustus 2018 | 08:40 WIB
Ramaikan Asian Games, Sumsel Gelar Festival Sriwijaya
Jembatan Ampera yang membelah Sungai Musi. (Foto: AntaraWidodo S. Jusuf)

Suara.com - Palembang benar-benar siap menyambut Asian Games 2018. Setelah ditunjuk sebagai tuan rumah dengan Jakarta, ibu kota Sumatera Selatan ini menyiapkan berbagai pesta rakyat.

Salah satunya Festival Sriwijaya, yang akan digelar pada 22 - 27 Agustus 2018, di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan, Festival Sriwijaya adalah momentum untuk mempromosikan Palembang saat Asian Games. Ia menyebut jika Asian Games 2018 akan diserbu sekitar 50 ribu wisman di Palembang.

“Momentum tersebut harus dimanfaatkan. Palembang yang jadi role model sport tourism, harus bisa menyambut para wisatawan yang hadir dengan hospitality,” paparnya, Selasa (14/8/2018).

Ia menambahkan, Kementerian Pariwisata juga memanfaatan Asian Games untuk mendatangkan banyak wisatawan ke destinasi wisata di Indonesia.

"Asian Games 2018 baik untuk melakukan promosi, baik oleh para pengusaha, maupun destinasi wisata di Palembang. Momentum ini juga dimanfaatkan Kementerian Pariwisata untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke Indonesia. Menurut data Kemenpar, jumlah wisman untuk kuliner dan belanja sebesar 30 - 40 persen,” ujar Menpar.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Parawisata, Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan, Festival Sriwijaya yang ke-27 ini akan bercerita tentang kebudayaan, pariwisata dan pesta rakyat pada masa lampau.

"Selama Asian Games nanti, kita ada dua festival yang digelar di Jakabaring dan BKB. Festival ini akan bercerita tentang kebudayaan, serta bagaimana perjalanan budaya yang akhirnya menjadi destinasi wisata," ujar Ni Wayan Giri.

Rencananya, Festival Sriwijaya akan diikuti 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Mereka akan menyajikan tarian, drama musikal, lagu daerah, juga kuliner.

baca juga

Tujuan festival ini adalah untuk untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan meningkatkan citra Sumatera Selatan sebagai daerah tujuan wisata. Harapannya untuk meningkatkan pemerdayaan ekonomi kerakyatan,  menampilkan puncak kreativitas daerah yang merefleksikan orisinalitas, kemandirian dan kearifan lokal.

“Festival Sriwijaya akan menjadikan Sumatera Selatan sebagai tujuan nasional utama. Terlebih momentumnya tepat, yaitu Asian Games. Ribuan mata akan tertuju ke Palembang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan, Festival Sriwijaya 2018 akan dimulai dengan sebuah bioskop mobile yang akan menyaring film-film pendidikan, budaya dan pariwisata, diikuti oleh sebuah acara pembukaan yang diikuti oleh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Selanjutnya, akan menggelar lomba melukis, pameran dan pentas seni.

Selain itu, akan ada panggung yang menampilkan pertunjukan musik etnik, parade musik jalanan, parade dul muluk dan pertunjukan budaya dari kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Pada sesi berikutnya, acara utama akan mencakup lokakarya dan diskusi tentang budaya Sumatera Selatan. Acara penutupan akan digelar pada hari terakhir, serta pagelaran budaya dari enam kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Festival sendiri digelar dari 8 Agustus - 2 September 2018. Nantinya, panitia pelaksana akan menampilkan berbagai pertunjukan, mulai komunitas, UKM, seni, kebudayaan dan para pelaku wisata.

“Khusus di Jakabaring, nanti ada acara outdoor dan perfomance setiap harinya, pukul 17.00 WIB. Ada tarian masal, karena ada 4.000 tamu undangan yang hadir saat Asian Games pada 18 Agustus," kata Esthy.

Selain menggelar festival, pemerintah juga akan menawarkan paket wisata, seperti tur kota tiga hari di Palembang dan perjalanan belanja empat hari.

"Kami suport penuh pelaksanaan Asian Games di Palembang, termasuk pada penyelengaran Festival Sriwijaya yang digagas Disbudpar Sumatera Selatan. Bahkan untuk di Sungai Musi, nantinya akan ada festival perahu bidar hias dan permainan tradisional," tutur Esthy, yang juga Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas

Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas

Sport | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 09:25 WIB

Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk

Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk

News | Rabu, 24 April 2024 | 09:38 WIB

Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich

Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich

Bola | Rabu, 19 Juli 2023 | 07:41 WIB

Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia

Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia

Sport | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 19:13 WIB

Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia

Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia

Bola | Minggu, 31 Juli 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 18:51 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:50 WIB

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

News | Senin, 02 November 2026 | 18:49 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

×