Negara CTI - CFF Berikan Apresiasi untuk Pengelolaan Raja Ampat

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 04 Oktober 2018 | 07:34 WIB
Negara CTI - CFF Berikan Apresiasi untuk Pengelolaan Raja Ampat
Keindahan alam Raja Ampat di Papua Barat [Shutterstock].

Suara.com - Kepulauan Solomon, Papua Nugini, Filipina, Timor Leste dan Malaysia, yang bersama Indonesia bergabung dalam keanggotaan kerja sama regional Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Secutity (CTI - CFF) memberikan apresiasi terhadap pengelolaan kawasan konservasi perairan Raja Ampat.

Andi Rusandi, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia bersama negara anggota CTI - CFF tengah berada di Sorong, Papua, Kamis (4/10/2018). Kegiatannya adalah membahas pengelolaan kawasan konservasi perairan di masing-masing negara, terutama kawasan segitiga terumbu karang dunia.

Dalam lokakarya itu, masing-masing negara menyampaikan konsep-konsep pengelolaan konservasi di negaranya agar mendapatkan masukan dan saran untuk pengelolaan yang lebih efektif.

Usai lokakarya di Kota Sorong, utusan negara-negara kelompok kerja konservasi kawasan perairan atau The Marine Protected Area Working Group (MPAWG) ini bersama-sama berkunjung ke kawasan konservasi perairan Kabupaten Raja Ampat.

Andi Rusandi menyebutkan, para wakil negara-negara CTI - CFF telah diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat di kawasan konservasi perairan Raja Ampat agar bisa menggali informasi tentang pengelolaan kawasan wisata ini.

Disebutkan bahwa perwakilan negara-negara dari segitiga terumbu karamg dunia tadi memberikan apresiasi terhadap pengelolaan kawasan konservasi oleh pemerintah dan masyarakat adat yang mendiami kawasan konservasi perairan Kabupaten Raja Ampat.

Bahkan, beberapa negara tadi, disebutkan tertarik untuk mengadopsi sistem pengelolaan kawasan yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Raja Ampat. Yaitu mampu memberikan peningkatan ekonomi masyarakat, namun di sisi yang lain tetap menjaga agar alam tetap lestari.

"Harapan kami, ke depannya nanti, Indonesia khususnya kawasan konservasi perairan di Kabupaten Raja Ampat yang merupakan segitiga terumbu karang dunia, menjadi kawasan perairan percontohan bagi negara-negara lain di dunia," tandas Andi Rusandi, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. [Antara]

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Asli Papua Diminta Ikut Sosialisasikan Nawacita Jokowi

Polisi Asli Papua Diminta Ikut Sosialisasikan Nawacita Jokowi

News | Senin, 24 September 2018 | 15:04 WIB

Festival Pesona Raja Ampat 2018, Catat Tanggalnya

Festival Pesona Raja Ampat 2018, Catat Tanggalnya

Lifestyle | Sabtu, 22 September 2018 | 20:00 WIB

Ini Dia, Liburan Impian Traveler Indonesia

Ini Dia, Liburan Impian Traveler Indonesia

Lifestyle | Selasa, 18 September 2018 | 17:00 WIB

Peduli Papua dan Lombok, Deloitte Indonesia Salurkan Rp 400 Juta

Peduli Papua dan Lombok, Deloitte Indonesia Salurkan Rp 400 Juta

Press Release | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 10:50 WIB

Terkini

Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81

Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini

Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:56 WIB

×