Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Achmad Fauzi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:31 WIB
Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT
Sejumlah penumpang saat berada di ruang tunggu Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). [ANTARA]
baca 10 detik
  • AirNav Indonesia memastikan pelayanan navigasi penerbangan di NTT tetap berjalan setelah diguncang gempa pada Minggu, 16 Agustus 2026.
  • Gempa bumi menyebabkan kerusakan bangunan tower di beberapa unit fasilitas AirNav, sementara seluruh pegawai dilaporkan dalam kondisi selamat.
  • Layanan navigasi ini dipertahankan untuk mendukung kelancaran proses evakuasi masyarakat serta distribusi bantuan kemanusiaan melalui jalur udara.

Suara.com - AirNav Indonesia memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap berjalan di tengah dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya.

Meskipun sejumlah fasilitas pelayanan navigasi penerbangan terdampak gempa, AirNav tetap menjaga operasional layanan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran evakuasi masyarakat serta distribusi bantuan melalui jalur udara dari dan menuju wilayah terdampak.

Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno mengatakan, sejumlah fasilitas AirNav mengalami kerusakan akibat gempa. Kerusakan tersebut terutama terjadi pada beberapa bagian bangunan tower.

"Berdasarkan laporan terakhir yang kami himpun, dampak gempa terhadap fasilitas AirNav Indonesia antara lain terdapat di Unit Bajawa, Unit Ruteng, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, serta Cabang Pembantu Labuan Bajo. Kerusakan yang teridentifikasi meliputi keretakan dan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan tower. Sementara itu, fasilitas AirNav Indonesia di Kupang, Waingapu, Tambolaka, dan Denpasar berdasarkan pemantauan sementara dalam kondisi aman," ujar Avirianto di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Sebanyak 200 BTS dari tiga operator seluler di sepuluh kabupaten dan kota di Flores, NTT mengalami gangguan akibat gempa 7,7 pada Sabtu (15/8/2026). [Antara]
ilustrasi Gempa NTT. [Antara]

Meski terdapat fasilitas yang terdampak, manajemen AirNav memprioritaskan agar pelayanan navigasi penerbangan tetap dapat dilaksanakan secara optimal dengan mengedepankan aspek keselamatan.

Upaya tersebut dilakukan melalui asesmen kondisi fasilitas, penerapan skema kontingensi, serta pengaturan pelayanan dari lokasi yang dinilai aman.

"Alhamdulillah, seluruh personel AirNav Indonesia di wilayah terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat. Secara internal, keamanan dan keselamatan pegawai juga menjadi salah satu prioritas manajemen," imbuh Avirianto.

Saat ini, pemeriksaan terhadap kondisi bangunan, fasilitas komunikasi, dan peralatan navigasi penerbangan masih dilakukan secara bertahap. Pemeriksaan tersebut mempertimbangkan kondisi gempa susulan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

baca juga

AirNav juga terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kesiapan operasional dan keselamatan penerbangan.

Dukungan layanan navigasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga konektivitas udara di wilayah terdampak, terutama untuk mendukung evakuasi masyarakat, mobilisasi personel, dan distribusi bantuan kemanusiaan.

Sejalan dengan penanganan bencana yang dikoordinasikan pemerintah, AirNav terus memantau kondisi fasilitas dan memastikan pelayanan navigasi penerbangan dapat mendukung kebutuhan penanganan darurat serta proses pemulihan.

"Ada contigency plan yang kami alankan dalam situasi seperti ini. Sejalan dengan itu, perkembangan kondisi fasilitas dan pelayanan navigasi penerbangan akan terus dipantau dan disampaikan secata berkala kepada pemerintah, sesuai hasil verifikasi serta perkembangan situasi di lapangan," pungkas Avirianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×