Tari Nagari Lan-Utama dari Yogyakarta Unjuk Kebolehan di F8

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 13 Oktober 2018 | 12:00 WIB
Tari Nagari Lan-Utama dari Yogyakarta Unjuk Kebolehan di F8
Makassar International Eight Festival and Forum 2018. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Sejumlah atraksi budaya mulai tampil di Makassar International Eight Festival and Forum 2018, atau yang lebih dikenal dengan F8. Salah satunya, Tari Nagari Lan-Utama asal DI Yogyakarta.

Tari Nagari Lan-Utama tampil pada hari kedua F8, Kamis (12/10/2018) malam, di Pantai Losari, Makassar. Tari Nagari Lan-Utama menjadi representasi Keraton Ngayogyakarta Hadinigrat.

“Kehadiran kami sebagai bagian branding pariwisata Sleman. F8 ini luar biasa. Animo pengunjungnya sangat tinggi, dan Tari Nagari Lan-Utama ini simbol kekayaan yang dimiliki wilayah Yogyakarta secara umum. Ada banyak konsep yang kami adopsi dari beragam budaya dan simbol Keraton Yogyakarta,” ungkap Sutradara dan Penata Tari Nagari Lan-Utama, Anang Wahyu Nugroho, Kamis (12/10/2018).

Pengambilan nama tarian didasarkan pada filosofi arah mata angin. Posisi Sleman berada di sisi utara keraton.

Makassar International Eight Festival and Forum 2018. (Dok: Kemenpar)
Makassar International Eight Festival and Forum 2018. (Dok: Kemenpar)

Arah utara lebih diutamakan dalam penunjuk arah. Simbol arah ini pun dimunculkan dalam kompas. Jadilah posisi utara diadopsi sebagai label tarian yang dimunculkan dalam kata "utama".

Selain itu, Tari Nagari Lan-Utama mengekplorasi semua unsur kekayaan yang dimiliki Yogyakarta. Ada representasi dari unsur Bumi sebagai gambaran Yogyakarta sebagai "Nagari". Bumi menjadi simbol kehidupan dengan visualisasi Kayon atau Gunungan Wayang. Kayon sekaligus menjadi pengantar show Tari Nagari Lan-Utama.

“Ada banyak simbol dari Yogyakarta yang kami ambil. Semuanya ini ditampilkan dalam properti dan gerakan tarian. Intinya, posisi Keraton Yogyakarta ini sebagai ‘pancer’ atau pusat dari semua. Wilayah ini juga sangat kaya dan subur. Potensi alam dan budayanya sangat luar biasa,” katanya.

Simbol lain yang ditampilkan adalah properti berupa 2 karakter naga. Naga ini disimbolkan ‘Sengkala Memet’ atau gambaran dari tahun.

Pesan ini sebagai gambaran tahun pertama keraton berdiri. Sengkala Memet biasanya terdapat di atas ‘Regol’ atau gerbang utama.

Anang lalu menambahkan, gerakan tarian secara detail menjadi rangkuman beragam kekayaan 5 kabupaten/kota di Yogyakarta.

Makassar International Eight Festival and Forum 2018. (Dok: Kemenpar)
Makassar International Eight Festival and Forum 2018. (Dok: Kemenpar)

“Kekuatan keraton disempurnakan dengan beragam gerakan tarian, sebab semua wilayah Yogyakarta memiliki ciri khas keseniannya masing-masing. Potensi-potensi ini juga kami tangkap sekaligus semakin memperkaya gerakan tarian,” terangnya.

Menguatkan warna Sleman, potensi lain juga ditampilkan. Ada Salak Pondoh dan Batik Sinom Parijotho.

Tari Nagari Lan-Utama diperkuat 12 penari, 1 penata musik, dan 5 pemusik. Para penari memiliki background dari kalangan akademisi.

Mereka adalah mahasiswa ISI dan UNY, lalu ada juga pelajar SMKI Yogyakarta plus SMU yang memiliki basic tari.

“Mereka memiliki basic tari kuat. Namun, kami tetap berlatih selama sebulan. Kami sangat berharap, sajian ini bisa dinikmati publik F8,” kata Anang lagi.

Atraksi budaya juga diberikan Solok, Sumatera Barat. Mereka ini menampilkan Tari Marancah. Kombinasi tari rancak dipadukan dengan alunan lagu ‘Dendang Marancah’. Aksi mereka juga mendapat apresiasi dari publik F8.

Ketua Sanggar Alang Bangkeh Art Production Solok, Zulfikar Rizki Ananda, menjelaskan, filosofi besar ingin disampaikan kepada publik melalui tarian ini.

“Marancah merupakan perpaduan tarian dan nyanyian. Garis besarnya, tarian ini bercerita perjuangan muda/mudi Minangkabau untuk menggapai cita-citanya. Simbolisasinya melalui properti yang dipakai,” tutur Zulfikar.

Tari Marancah memakai properti piring dan lilin. Aksi semakin memikat dengan permainan api. Piring dan lilin menjadi gambaran kehati-hatian dalam meraih cita-cita. Penari pria melambangkan kekuatan, semangat, dan kreativitas. Aksi menginjak pecahan kaca dan permainan api menjadi simbol berserah diri kepada Tuhan.

“Tarian ini bercerita bagaimana meraih cita-cita. Di balik usaha yang dilakukan, tetap ada unsur Tuhan. Sembari berusaha, muda/mudi Minangkabau tetap berdoa dan berserah diri,” ujarnya lagi.

Tari Marancah ini dibawakan oleh 6 penari dan 8 pemusik. Mereka berasal dari sanggar tari di wilayah Solok.

Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural, Esthy Reko Astuty, mengacungkan jempol untuk pelaksanaan F8 tahun ini.

“F8 benar-benar membagikan inspirasi. Panggung besarnya menambah pengetahuan dan exprience baru bagi pengunjung. Ada banyak pesan moral terbaik yang disampaikan, selain simbolisasi dari kekayaan budaya daerah. F8 ini memang luar biasa,” ujar Esthy.

Dukungan yang sama disampaikan Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar, Ricky Fauzi.

“Selalu ada pengetahuan dan kejutan baru yang ditawarkan F8. Inilah daya tarik terbaik dari festival ini. Pastikan Anda berada di F8. Festival ini masih memiliki banyak kejutan. Ada aksi ADA Band dan PADI Reborn di closing ceremony nanti,” katanya.

Pelaksanaam F8 diwarnai juga dengan aksi peduli sosial untuk korban bencara Palu-Donggala-Sigi. Kali ini donasi Rp 38 Juta diberikan Persatuan Penulis Nasional Malaysia.

Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga mendonasikan Rp1 miliar bagi para korban bencara. Malam kedua festival ditutup aksi Virzha.

Ada 10 hits yang disajikan, seperti Siti Nurbaya, Aku Lelakimu, Kangen, dan Separuh Napas.

“Apresiasi bagi F8. Dengan kekuatan atraksinya, festival ini selalu dibanjiri banyak pengunjung. Kami ini gembira karena semua bisa berbagai kegembiraan di sana. Mereka juga bisa belajar banyak dari pesan-pesan yang disampaikan. Tetap enjoy F8,” tutup Menteri Pariwisata Arief Yahya yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viking FK Menang Lagi, Shayne Pattynama Unjuk Kebolehan

Viking FK Menang Lagi, Shayne Pattynama Unjuk Kebolehan

Bola | Senin, 25 September 2023 | 09:14 WIB

Terkini

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:30 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:27 WIB

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB