Antar Anak Pakai Ferrari, Ayah Ini Dikeluarkan dari Grup Chat

Vania Rossa | Risna Halidi
Antar Anak Pakai Ferrari, Ayah Ini Dikeluarkan dari Grup Chat
Ilustrasi Porsche dan Ferrari. [Shutterstock]

Jangan coba-coba mengantar anak ke sekolah pakai Ferrari, kalau tak mau dikeluarkan dari grup chat orangtua murid.

Suara.com - Cerita lucu datang dari daratan Cina. Kali ini, seorang ayah dikeluarkan dari grup chat orangtua murid sekolah setelah kedapatan mengantarkan anaknya menggunakan mobil mewah Ferrari 488 ke sekolah.

Lelaki bermarga Li tersebut memang seorang milyader yang bekerja sebagai senior eksekutif di salah satu perusahaan properti di Hangzhou, Cina.

Li memiliki kebiasaan mengantar-jemput anak lelakinya dengan mobil sports Ferrari 488. Sampai suatu hari, ia mendapat teguran dari wali kelas.

Menurut guru, kelakuan Li dapat menimbulkan kecemburuan sosial serta perbandingan tak sehat antara anak-anak di kelas.

Karena merasa tak setuju, Li tetap melakukan kebiasaannya sampai suatu hari Li dikeluarkan dari grup WeChat orangtua murid.

"Itu tidak pantas. Anda seharusnya tidak pamer betapa kayanya Anda," kata salah satu orangtua menulis pesan di grup WeChat.

"Kalau cuma mau antar anak ke sekolah, bisa gak, sih, pakai mobil biasa saja? Anda itu budak uang," komplain lainnya.

Li tetap menolak. Ia mengatakan bahwa ia telah bekerja keras untuk membeli mobil mewah tersebut dan ia ingin memberikan yang terbaik untuk putranya.

Kata Li, kalau orangtua murid lain merasa aneh dengan kebiasaannya antar jemput pakai mobil mewah, mungkin masalah sebenarnya datang dari diri mereka sendiri.

"Apabila melihat seseorang mengendarai mobil menyakiti hati, maka anak kalian yang terlalu sensitif. Lagian, kenapa tidak beli mobil lagi saja untuk melayani rasa irimu?" tulis Li, sebelum dikeluarkan dari grup.

Alasan yang Li paparkan malah membuat orangtua murid lain makin marah. Dan hal itulah yang akhirnya memicu dirinya dikeluarkan dari grup WeChat.

Cerita kocak ini telah menuai banyak komentar warga Cina di sosial media. Beberapa orang setuju dengan perilaku Li, lainnya lagi mengatakan 'keegoisan' Li dapat memengaruhi pola pikir anak muda, terutama anak-anak.

"Kesenjangan sosial adalah hal nyata. Lebih baik mengedukasi anak untuk menghadapinya daripada melarang orang lain mengendarai mobil mewah untuk pamer," tulis salah satu warganet di Weibo.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS