Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:26 WIB
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
Potret Lula Lahfah. (Instagram/lulalahfah)

Suara.com - Selebgram Lula Lahfah dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) malam, sekitar pukul 19.20 WIB di sebuah apartemen kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Kekasih Reza Arap itu meninggal dunia diduga karena sakit. Sebelumnya ia mengeluhkan penyakit yang dideritanya dan diunggah dalam Instagram Story-nya beberapa waktu lalu.

Ia membeberkan bahwa dirinya menderita Infeksi Saluran Kemih (ISK) hingga gerd. Dia juga sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Berikut beberapa informasi mengenai ISK yang sempat diderita Lula Lahfah.

Mengenal ISK

ISK atau Infeksi Saluran Kemih adalah kondisi ketika organ yang termasuk dalam sistem kemih mengalami infeksi. Organ tersebut bisa meliputi ginjal, saluran kencing, atau kandung kemih. Namun, sebagian besar infeksi saluran kemih terjadi pada saluran kencing dan kandung kemih.

Berawal dari ginjal, zat sisa di dalam darah disaring dan dikeluarkan dalam bentuk urine. Selanjutnya, urine dialirkan dari ginjal lewat ureter ke kandung kemih. Setelah ditampung di kandung kemih, urine akan dibuang ke luar tubuh melalui saluran yang disebut uretra.

ISK merupakan infeksi bakteri yang masuk ke saluran kemih melalui uretra. Setelah masuk, bakteri berkembang biak dan menyebar di dalam kandung kemih. Jika kondisi ini tidak ditangani, bakteri dapat menyebabkan infeksi sampai ke ginjal.

Berdasarkan bagian yang terinfeksi, infeksi saluran kemih (ISK) terbagi menjadi ISK atas dan ISK bawah. ISK atas terjadi pada ginjal dan ureter, sedangkan infeksi yang terjadi pada kandung kemih (cystitis) dan uretra (uretritis), digolongkan ke dalam ISK bawah.

Penyebab ISK

Penyebab infeksi saluran kemih yang paling sering adalah infeksi bakteri Escherichia coli (E. coli). Bakteri ini sebenarnya hidup di saluran pencernaan, tetapi bisa keluar bersama tinja lalu masuk ke lubang kencing dan berkembang biak di sana sehingga menyebabkan kandung kemih terinfeksi. 

baca juga

Berikut beberapa penyebab umum ISK:

  • Bakteri dari area anus masuk ke saluran kemih
  • Kurang minum air putih
  • Menahan kencing terlalu lama
  • Pemakaian pembalut atau celana dalam yang tidak tepat
  • Aktivitas seksual: hubungan intim bisa Mendorong bakteri masuk ke uretra, terutama jika tidak buang air kecil setelah berhubungan
  • Penyumbatan saluran kemih
  • Penggunaan kateter atau alat medis lainnya
  • Perubahan hormon (menopause atau kehamilan)

Faktor Risiko ISK 

Meski dapat terjadi pada siapa saja, infeksi saluran kemih lebih berisiko terjadi pada orang dengan faktor-faktor di bawah ini:

  • Berjenis kelamin wanita
  • Tidak menjaga kebersihan area kelamin
  • Jarang minum air putih 
  • Sedang hamil
  • Mengalami kelainan pada saluran kemih sejak lahir
  • Berhubungan seksual secara aktif atau sering
  • Mengalami penyumbatan pada saluran kemih, misalnya akibat batu ginjal atau pembesaran prostat
  • Memiliki daya tahan tubuh yang lemah, misalnya karena menderita diabetes atau menjalani kemoterapi 
  • Menggunakan alat kontrasepsi diafragma atau kondom dengan pelumas spermisida
  • Mengalami menopause
  • Menggunakan kateter urine dalam jangka panjang
  • Menjalani tindakan medis atau operasi pada saluran kemih baru-baru ini

Gejala ISK

Gejala infeksi saluran kemih yang umum terjadi antara lain:

  • Sulit menahan keinginan untuk buang air kecil
  • Sakit saat buang air kecil
  • Sensasi seperti terbakar atau panas saat kencing
  • Buang air kecil lebih sering, tetapi jumlah urine sedikit-sedikit
  • Urine keruh dan berbau sangat menyengat
  • Urine merah karena adanya darah
  • Nyeri di pinggang, perut, atau panggul

Ketika infeksi telah menyebar sampai ginjal, penderita bisa mengalami gejala-gejala, seperti:

  • Demam tinggi (>38°C) 
  • Mual dan muntah
  • Menggigil atau banyak berkeringat pada malam hari
  • Lelah dan lemas
  • Nyeri di punggung atau selangkangan
  • Kulit memerah atau hangat
  • Linglung (pada penderita lanjut usia)
  • Sakit perut yang parah

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Air Ajaib, BRIN Bongkar Fakta Mengerikan Air Sinkhole: Penuh Bakteri dan Logam Berat

Dianggap Air Ajaib, BRIN Bongkar Fakta Mengerikan Air Sinkhole: Penuh Bakteri dan Logam Berat

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 18:40 WIB

Tanah Tiba-tiba Ambles Jadi Lubang Raksasa? BRIN Ungkap Penyebab dan Daerah Rawan di Indonesia

Tanah Tiba-tiba Ambles Jadi Lubang Raksasa? BRIN Ungkap Penyebab dan Daerah Rawan di Indonesia

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 18:20 WIB

5 Vitamin untuk Perempuan Jelang Menopause, Cocok Diminum sejak Usia 40-an

5 Vitamin untuk Perempuan Jelang Menopause, Cocok Diminum sejak Usia 40-an

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×