Studi : Stres jadi Pemicu Utama Hilangnya Gairah Seksual

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 21 November 2018 | 21:00 WIB
Studi : Stres jadi Pemicu Utama Hilangnya Gairah Seksual
Ilustrasi bercinta, hubungan seks. (Shutterstock)

Suara.com - Kehilangan gairah seksual telah membuat penderitanya lelah. Berbagai cara dilakukan agar libido bangkit kembali. Keadaan itu jelas sangat menyiksa. Untuk menemukan solusi masalah ini, studi baru menemukan bahwa penyebab utama matinya libido adalah karena stress.

Seperti dilansir Dailymail, Rabu (21/11/2018), sebuah survei yang dilakukan terhadap 2066 orang dewasa di Inggris, ditemukan  45 persen stress jadi pemicu masalah di atas ranjang. Pakar relationship dan seks, Ellen Brady mengklaim, tertekan mengakibatkan kecemasan yang menyebabkan pasangan terabaikan.

Data statistik juga menunjukkan sebanyak 74 persen orang Inggris merasa tertekan atau tidak mampu mengatasi masalah mereka dalam satu tahun terakhir, sehingga mengakibatkan timbulnya stres. Stres kemudian dapat menyebabkan kecemasan, yang mematikan gairah seksual.

Temuan ini menempatkan perempuan di posisi yang menderita. Selain tidak dapat menikmati hubungan seksual, secara emosional perempuan juga tak mendapat kepuasan.

Ini terjadi setelah penelitian yang dirilis tahun lalu menemukan berhubungan seks setidaknya sekali seminggu memperlambat penuaan pada perempuan bahkan jika mereka tidak menikmatinya.

Sedangkan survei yang dilakukan oleh BBC Radio 5 Live, menempatkan masalah kesehatan fisik menjadi penyebab kedua matinya gairah sesksual. Kemudian diikuti oleh dampak negatif dari menonton film porno.

Ellen Brady mengatakan, media sosial jadi penyumbang akibat hilangnya libodo yang ditimbulkan karena stres. Termasuk melihat Facebook dan Instagram, serta gambar-gambar porno.

“Akibat itulah pasangan jarang melakukan kontak mata. Mereka bahkan tak saling bicara satu sama lain. Maka tak heran bila sulit mendapatkan gairah seks di ranjang,” kata Ms Brady.

Selanjutnya masalah hilangnya libido adalah karena pengaruh adanya anak-anak. Kehadiran anak menyumbang angka 10 persen dari survey yang dilakukan. Sementara 5 persen dipicu oleh kehadiran orang lain seperti teman dan pekerjaan.

baca juga

Untuk meningkatkan gairah seksual, Brady menyarankan agar pasangan sama-sama tidak berpura-pura di atas ranjang. Daripada berpura-pura lebih baik mengulang seks dari awal agar keduanya merasa puas.

“Mulailah hubungan seksual dengan terkoneksi secara emosional. Perempuan sangat ingin berciuman dan berpelukan untuk mendapatkan keintiman. Sedangkan laki-laki memprioritaskan hubungan seksual saja, meski tetap mengawalinya dengan berciuman,” ungkapnya.

"Ada perbedaan gender besar pada yang satu itu, wanita ingin keintiman emosional yang dimulai dengan ciuman dan berpelukan yang sering, sementara lelaki tidak melihat itu sebagai prioritas, mereka melihat seks sebagai prioritas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akibat Stres, ASI Khloe Kardashian Jadi Tak Lancar

Akibat Stres, ASI Khloe Kardashian Jadi Tak Lancar

Health | Selasa, 20 November 2018 | 17:00 WIB

Studi: Terlalu Tampan Bikin Karier Lelaki Terhambat, Kok Bisa?

Studi: Terlalu Tampan Bikin Karier Lelaki Terhambat, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 19 November 2018 | 19:45 WIB

Studi: Risiko Demensia Bisa Terlihat dari Leher

Studi: Risiko Demensia Bisa Terlihat dari Leher

Health | Senin, 19 November 2018 | 15:08 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

×