Budaya Khas Riau Warnai Pembukaan Festival Bekudo Bono 2018

MN Yunita Suara.Com
Selasa, 27 November 2018 | 18:00 WIB
Budaya Khas Riau Warnai Pembukaan Festival Bekudo Bono 2018
Festival Bekudo Bono dengan Bono Surfingnya jadi pariwisata andalan Riau. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Festival Bekudo Bono 2018 resmi dibuka di Lapangan Ruang Publik Kreatif Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, Jumat (23/11/2018). Berbagai atraksi budaya khas Riau seperti Silat Api juga kesenian khas Pelalawan, Tari Bono ikut memeriahkan pembukaan festival tersebut.

Sementara itu agenda Bono Surfing baru digelar keesokan harinya sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasinya di aliran Sungai Kampar di wilayah Teluk Meranti, Riau.  Atau sekitar 3 jam perjalanan dari Kota Pangkalan Kerinci.

Event Bono Surfing memang selalu menarik perhatian wisatawan. Ini karena keunikannya. Umumnya selancar dilakukan di laut, namun di Bono Surfing para peselancar justru harus menaklukkan ombak sungai yang tercipta karena pertemuan dengan arus laut.

Ombak yang tercipta juga tidak hanya satu melainkan bisa mencapai tujuh ombak sekaligus. Namun tidak setiap saat ombak tersebut tercipta, peselancar menunggu berjam-jam untuk mendapat ombak ideal.

Keunikan ini dipuji Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Riwud Muji Rahayu. Menurutnya, Bono Surfing ini adalah salah satu event terbaik di Riau.

“Festival Bekudo Bono dengan Bono Surfingnya adalah The Best Event di Riau. Kepala daerah, wakil bupati, dan kepala dinas juga sangat komitmen terhadap pariwisata,” katanya.

Menurutnya komitmen CEO daerah sangat penting karena dapat mendukung perekonomian masyarakat.

“Prinsipnya, pariwisata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wisatawan dan tamu undangan yang hadir akan jajan. Itu yang membuat pariwisata terasa hingga ke akar dan beruntung Riau punya destinasi yang baik. Riau punya salah satu lokasi surfing yang hebat bahkan  mungkin salah satu terbaik di dunia,” paparnya.

Wakil Bupati Pelalawan, Zardewan mengatakan hal serupa. Menurutnya, ombak besar yang oleh masyarakat disebut dengan Bono telah berubah menjadi atraksi. “Dulu masyarakat sangat takut dengan Bono. Tetapi sekarang, Bono ditunggu. Bono berubah menjadi atraksi yang  menyedot wisatawan,” katanya.

Baca Juga: Genjot Pariwisata, Kemenpar Bikin Lomba Berhadiah Rp 130 Juta

Menteri Pariwisata, Arief Yahya berharap atraksi Bono Surfing dapat lebih ditingkatkan lagi untuk tahun yang akan datang.

“Kualitas event harus ditingkatkan supaya wisatawan yang datang bisa lebih banyak lagi. Bila itu terjadi, tentu saja akan memberikan dampak yang sangat positif bagi perekonomian warga,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI