Suara.com - Popularitas Bad Bunny sudah tidak perlu diragukan lagi. Musisi asal Puerto Rico ini dikenal sebagai salah satu artis paling sukses secara global, dengan miliaran streaming dan tur konser bernilai fantastis.
Hal ini membuat banyak orang penasaran soal kekayaan Bad Bunny, terutama ketika musisi asal Puerto Rico ini dikabarkan tampil di panggung sebesar Super Bowl Halftime Show 2026 yang digelar di San Francisco.
Super Bowl Halftime Show selalu menjadi panggung hiburan yang paling ditunggu di dunia. Setiap tahunnya, acara ini ditonton ratusan juta orang dan selalu identik dengan artis kelas dunia.
Wajar jika publik langsung mengaitkannya dengan soal popularitas dan nilai ekonomi para bintang yang tampil di acara tersebut.
Lantas, berapa kekayaan Bad Bunny, dan berapa tarif manggungnya di Super Bowl Halftime Show 2026? Berikut ulasan lengkapnya.
Profil dan Kekayaan Bad Bunny
Bad Bunny, yang memiliki nama asli Benito Antonio Martínez Ocasio, adalah salah satu artis paling berpengaruh di dunia saat ini.
Di usianya yang baru menginjak 31 tahun, kekayaan Bad Bunny diperkirakan mencapai sekitar US$50 juta atau kurang lebih Rp775 miliar.
Angka tersebut menempatkan ia sebagai salah satu musisi Latin terkaya dan paling berpengaruh di dunia saat ini.
Sebagian besar kekayaannya berasal dari industri musik. Bad Bunny tercatat memiliki lebih dari 85 miliar streaming di Spotify.
Baca Juga: Biodata dan Profil Bad Bunny yang Guncang Panggung Super Bowl Halftime 2026
Dengan estimasi bayaran Spotify sekitar US$0,003 hingga US$0,005 per stream, total pendapatan kotor dari streaming bisa berada di kisaran US$255 juta hingga US$425 juta atau setara Rp3,9 triliun hingga Rp6,5 triliun, meski angka tersebut masih harus dibagi dengan label dan pihak terkait.
Selain streaming, penghasilan terbesar Bad Bunny berasal dari tur konser. Menurut estimasi Pollstar, ia bisa menghasilkan hingga US$4,1 juta per penampilan, atau sekitar Rp63,5 miliar untuk satu kali konser.
Tur El Ultimo Tour del Mundo bahkan mencetak sejarah sebagai tur Latin dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa, dengan total pemasukan lebih dari US$435 juta atau sekitar Rp6,7 triliun.
Di luar musik, Bad Bunny juga memperoleh penghasilan tambahan dari dunia hiburan lain, seperti akting dan penampilannya di WWE.
Meski tidak ada angka resmi, para pengamat memperkirakan ia bisa memperoleh hingga US$100 ribu per penampilan WWE, atau sekitar Rp1,5 miliar.
Jika digabungkan, seluruh sumber pendapatan ini menjelaskan bagaimana Bad Bunny mampu membangun kekayaan ratusan miliar rupiah di usia yang relatif muda.