Pubertas Dini Meningkat, Waspadai Make Up dengan Kandungan Ini Saat Hamil

Vania Rossa, Firsta Nodia

Sabtu, 08 Desember 2018 | 11:40 WIB
Pubertas Dini Meningkat, Waspadai Make Up dengan Kandungan Ini Saat Hamil
Ilustrasi remaja merias wajah, ber-makeup, dandan. (Shutterstock)

Suara.com - Hari ini, anak-anak di seluruh dunia cenderung mengalami pubertas pada usia yang lebih awal dibanding anak-anak zaman dahulu. Fenomena ini telah meningkat selama dua dekade terakhir dan terjadi pada anak perempuan dan lelaki. Dalam istilah medis, anak disebut mengalami pubertas dini jika telah mengalami perubahan fisik sebelum 8 tahun pada perempuan dan sebelum 9 tahun pada anak lelaki.

Menurut penelitian, anak-anak yang mengalami pubertas dini bisa berisiko mengalami komplikasi fisik dan psikologis. Misalnya, seorang anak perempuan yang dewasa sebelum waktunya mungkin menghadapi isolasi sosial atau pelecehan seksual.

"Pubertas dini bisa meningkatkan peluang anak mengonsumsi alkohol, merokok, menggunakan narkoba, dan penyimpangan seksual," ujar Frank M, perwakilan Biro Pusat Kedokteran Rumah Sakit Anak Cincinnati.

Namun, orangtua tidak perlu panik, karena kebanyakan anak yang mengalami pubertas dini tidak menghadapi komplikasi serius. Tetapi para ilmuwan terus mencari tahu faktor-faktor apa saja yang bisa memicu pubertas dini untuk meningkatkan upaya pencegahannya.

Salah satunya studi terkini yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction yang menunjukkan kaitan paparan bahan kimia dalam peralatan rumah tangga dan produk kecantikan dengan kemungkinan pubertas dini.

"Kita tahu bahwa beberapa bahan kimia dapat masuk ke tubuh dengan melewati kulit atau tidak sengaja menghirupnya. Kita perlu tahu bagaimana bahan kimia ini bisa memengaruhi sistem hormonal anak-anak," ujar peneliti utama Kim Harley, seorang profesor di Universitas Berkeley di California.

Untuk mendapatkan temuan, peneliti memeriksa konsentrasi berbagai bahan kimia dalam sampel urin ibu selama kehamilan, kemudian melanjutkan pengambilan sampel pada anak-anak mereka di usia sembilan tahun.

Temuan mengungkapkan hubungan antara pubertas dini pada anak perempuan dengan konsentrasi tinggi diethyl phthalate, triclosan, dan paraben dalam sampel urin. Zat kimia ini biasa ditemukan dalam produk kosmetik wajah, pewangi, sabun, detergen, semprotan aerosol, dan lainnya. Sayangnya, untuk anak lelaki, tidak ditemukan hubungan antara bahan kimia ini dengan risiko pubertas dini.

"Zat kimia dalam kosmetik di atas dapat mengikat reseptor hormon, seperti reseptor estrogen, dan memengaruhi perubahan dalam tubuh kita," kata Harley Inverse.

baca juga

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan karena mungkin ada faktor lainnya yang juga berperan dalam memicu pubertas dini pada anak. Tetapi jika Anda khawatir, maka cobalah beralih ke produk yang lebih organik selama kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahan Alami Atasi Masalah Wajah Berminyak, Coba Yuk!

Bahan Alami Atasi Masalah Wajah Berminyak, Coba Yuk!

Lifestyle | Jum'at, 07 Desember 2018 | 14:30 WIB

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Hobi Gonta-Ganti Skin Care

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Hobi Gonta-Ganti Skin Care

Lifestyle | Jum'at, 30 November 2018 | 13:26 WIB

Setelah Baca Ini, Kamu Pasti Nggak Mau Beli Kosmetik Palsu

Setelah Baca Ini, Kamu Pasti Nggak Mau Beli Kosmetik Palsu

Lifestyle | Selasa, 27 November 2018 | 17:09 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×