Setelah Baca Ini, Kamu Pasti Nggak Mau Beli Kosmetik Palsu

Vania Rossa

Selasa, 27 November 2018 | 17:09 WIB
Setelah Baca Ini, Kamu Pasti Nggak Mau Beli Kosmetik Palsu
Pesawat dan kosmetik (Shutterstock)

Suara.com - Harus diakui, kosmetik palsu sangat banyak beredar di Indonesia. Hal ini semakin didukung oleh habit orang Indonesia yang suka segala sesuatu yang branded namun senang harga murah. Apakah kamu termasuk salah satunya?

Bukan tanpa alasan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM terus melakukan razia terhadap peredaran kosmetik palsu. Tak sekadar tak memiliki izin edar, kosmetik palsu memiliki dampak lain yang jauh lebih mengerikan, terutama buat si pemakainya.

Sebuah film dokumenter yang dibuat oleh Refinery29.com pernah menayangkan soal produk-produk kosmetik palsu yang mereka beli di sebuah downtown di Los Angeles. Setelah dilakukan tes lab, ternyata produk-produk palsu alias KW ini mengandung bahan-bahan yang kotor, contohnya seperti air seni tikus, tinja manusia, dan bahkan bakteri E. coli. Ugh, kebayang nggak, itu semua menempel di wajah kita?

Selain dibuat dengan cara yang tak higienis, produk-produk kosmetik palsu ini juga menggunakan bahan-bahan yang tidak jelas soal keamanannya. Misalnya saja untuk pewarna, karena pewarna kosmetik yang aman untuk kulit harganya cukup mahal, bukan tak mungkin para pemalsu itu akan memilih pewarna kosmetik yang lebih murah meski efeknya membahayakan wajah kita. Ngeri banget, kan?

Dengan kombinasi bahan berbahaya dan produksi yang tak higienis, jangan heran kalau kulit kamu jadi korbannya. Mulai dari kulit iritasi, jerawat, psoriasis, kulit mengelupas, hingga melepuh. Belum lagi kalau produk skincare palsu yang mengandung merkuri, yang jelas-jelas membahayakan sistem saraf, imunitas tubuh, serta memberi efek buruk pada mata, paru-paru, hingga ginjal. Memang, sih, efeknya tak langsung terasa sebulan atau dua bulan, tapi baru bertahun-tahun kemudian setelah penggunaan dalam jangka waktu panjang.

Jadi, perlukah membeli kosmetik palsu? Jelas tidak! Kebanyakan perempuan membeli kosmetik palsu karena ketidaktahuan, dan sebagian lain membeli karena alasan gengsi. Tapi, setelah membaca efek mengerikan dari menggunakan kosmetik palsu, kamu pasti bakal berpikir dua kali sebelum membeli kosmetik palsu.

Daripada beli kosmetik palsu, lebih baik belilah kosmetik lokal yang harganya terjangkau. Banyak juga, kok, kosmetik buatan lokal yang berkualitas bagus.

Dan supaya kamu tidak terjebak membeli kosmetik palsu, jadilah smart buyer yang tidak mudah ditipu oleh penjual kosmetik palsu. Caranya gampang, kok. Hindari beli kosmetik di toko yang bukan distributor resmi, atau online shop yang menggunakan istilah US-authentic, Singapore-authentic, class A, factory overrun, factory wholesale, ataupun triple-A grade replica. Ini sudah tanda-tanda kalau produk yang mereka jual bukan asli. Hati-hati juga kalau mau beli kosmetik di marketplace, karena banyak juga terselip barang-barang non-ori.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kriteria Kosmetik yang Aman Buat Remaja

Ini Kriteria Kosmetik yang Aman Buat Remaja

Lifestyle | Senin, 26 November 2018 | 15:03 WIB

Agar Terhindar dari Produk Kosmetik Palsu, Ini Tips dari BPOM

Agar Terhindar dari Produk Kosmetik Palsu, Ini Tips dari BPOM

Lifestyle | Sabtu, 24 November 2018 | 22:55 WIB

Y.O.U Rilis Kosmetik Tahan Lama untuk Perempuan Indonesia

Y.O.U Rilis Kosmetik Tahan Lama untuk Perempuan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 16 November 2018 | 08:00 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×