Risiko Bangkrut Idap Penyakit Kritis Bisa Dicegah dengan Hal Ini

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Selasa, 15 Januari 2019 | 18:30 WIB
Risiko Bangkrut Idap Penyakit Kritis Bisa Dicegah dengan Hal Ini
Peluncuran PRUCritical Benefit 88 jadi solusi hindari risiko bangkrut karena penyakit kritis akibat berobat mahal. (Firsta Nodia)

Suara.com - Mengidap penyakit kritis kerap menjadi faktor risiko terjadinya kebangkrutan khususnya dalam keuangan akibat biaya berobat yang mahal.

Penelitian yang dilakukan ASEAN Cost in Oncology (ACTION) mengungkapkan bahwa dari 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, hampir 50 persen mengalami kebangkrutan, dan 29 persen meninggal dunia.

Disampaikan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA, mencegah penyakit kritis yang umumnya berupa stroke, serangan jantung, gagal ginjal, diabetes dan kanker bisa dilakukan dengan mengubah pola hidup. Ia mengakui bahwa kesibukan dan tuntutan pekerjaan merupakan tantangan dalam menerapkan pola hidup sehat.

"Kebiasaan seperti merokok, tidak olahraga rutin, kurang makan buah dan sayur serta kebiasaan makan tidak teratur adalah faktor-faktor risiko utama penyebab penyakit tidak menular. Saat ini, usia muda bahkan tidak menjamin seseorang terbebas dari ancaman penyakit kritis," ujar dr Vito.

Menurut dia mengidap penyakit kritis tak hanya mempengaruhi finansial dan kualitas hidup penderita namun juga anggota keluarga lainnya. Untuk itu Ia menyarankan masyarakat agar menjalani pola hidup sehat mulai dari sekarang.

"Hampir semua orang tahu makan harus dijaga. Jadi mulai makanan yang sehat. Lalu olahraga rutin. Olahraga sama capek itu beda. Kerja capek itu bukan olahraga. Jadi mulai sekarang ubah pola hidup," tambah dia.

Nah dari sisi pembiayaan, kebangkrutan akibat mengidap penyakit kritis bisa dicegah dengan mengikuti asuransi. Prudential Indonesia baru-baru ini meluncurkan PRUCritical Benefit 88. Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia mengatakan, berjuang melawan penyakit kritis sangat menguras emosi serta fisik pasien dan keluarganya dan dapat mengganggu perencanaan keuangan.

"Melalui PRUCritical Benefit 88, Prudential berharap dapat memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya. Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit, dan juga biaya hidup," ujar Jens.

Himawan Purnama, Busssiness Product Development Prudential Indonesia mengatakan bahwa PRUCritical Benefit 88 memberi perlindungan terhadap 61 kondisi kritis termasuk kanker, serangan jantung, kelumpuhan hingga meninggal dunia karena kecelakaan.

baca juga

"Ketika nasabah mencapai 88 tahun dan dia tidak sakit maka uang pertanggungan akan dibayarkan 100 persen. Kami berharap produk ini bisa jadi solusi untuk mencegah beban biaya besar ketika terjadi kondisi kritis yang tidak diduga," tandas dia.

Jadi solusi bangkrut karena penyakit kritis akibat biaya berobat yang mahal kini memiliki solusi yang tidak membebankan pasien dan keluarga pasien tentunya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bangun Tidur dengan Mata Abu-Abu, Bocah Ini Meninggal 3 Hari Kemudian

Bangun Tidur dengan Mata Abu-Abu, Bocah Ini Meninggal 3 Hari Kemudian

Health | Senin, 14 Januari 2019 | 20:32 WIB

Bahaya Penyakit Kardiovaskular, Hindari dengan Lakukan Hal Ini Rutin

Bahaya Penyakit Kardiovaskular, Hindari dengan Lakukan Hal Ini Rutin

Health | Senin, 14 Januari 2019 | 16:20 WIB

Jalan Kaki di Minggu Sore, Cegah Gendut Hingga Tangkal Penyakit

Jalan Kaki di Minggu Sore, Cegah Gendut Hingga Tangkal Penyakit

Health | Minggu, 13 Januari 2019 | 16:35 WIB

Terkini

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat

Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×