Gugatan Cerai Selalu Datang dari Perempuan, Ini Ternyata Alasannya

Silfa Humairah Utami

Rabu, 16 Januari 2019 | 12:30 WIB
Gugatan Cerai Selalu Datang dari Perempuan, Ini Ternyata Alasannya
Ilustrasi perempuan menggugat cerai lebih banyak dibanding laki-laki. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap rumah tangga pasti ada masalah, namun tidak sedikit yang menyerah dan memutuskan untuk bercerai, menurut studi jumlah perempuan yang mengajukan gugatan cerai lebih banyak dibandinglaki-laki, apa sebabnya?

Dilansir dari laman Psychology Today, Gad Saad, PhD, seorang ilmuwan dari John Molson School of Business di Kanada, menemukan bahwa sebanyak 68,9% kasus perceraian diajukan oleh pihak wanita setelah mengamati ulasan survei tahun 2000 mengenai kasus-kasus perceraian di Amerika Serikat yang diterbitkan dalan jurnal American Law and Economics Review.

Apa yang membuat wanita lebih dominan menuntut dan memilih berpisah ketimbang pria? Peneliti sepakat bahwa ada beberapa alasan kuat kenapa lebih banyak yang mengajukan gugatan cerai, seperti:

1. Masalahnya sudah kelewat gawat

Ada begitu banyak kemungkinan terjadinya masalah dalam sebuah rumah tangga. Mulai dari masalah sepele sampai yang bikin perang dingin.

Namun, apa yang memicu seorang wanita minta cerai dari suaminya mungkin tidak melulu karena konflik rumah tangga seperti perselingkuhan.

Selaiknya pepatah lama yang berucap “sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit”, kadang masalah kecil yang terjadi berulang bisa sangat menggerogoti batin perempuan sehingga rasa sakit hati, kecewa, marah, dan dongkol yang selama ini ia pendam membuatnya tidak lagi merasa ragu untuk minta berpisah.

Terlebih apabila si pria mungkin merasa isu tersebut tidak seharusnya dibesar-besarkan. Misalnya saja, perempuan yang merasa suaminya tidak pernah ada di rumah karena terlalu sibuk kerja atau tidak ingin terlibat dalam mengurus anak maupun rumah.

Beberapa lainnya mungkin tidak merasa ragu untuk meninggalkan suaminya terkait perbedaan prinsip membesarkan anak, masalah finansial, atau ketika mereka ketahuan terjerat masalah hukum.

baca juga

2. Merasa kurang puas dengan hubungan yang dijalani

Masih ada sangkut pautnya dengan poin pertama, wanita bisa saja memilih untuk mengajukan gugatan cerai karena merasa selalu “bertepuk sebelah tangan” dalam mengarungi rumah tangga. Pasalnya, pernikahan adalah sebuah hubungan kemitraan.

Nah kadang, harapan tidak berjalan sesuai dengan realita. Menurut sebuah studi terbitan Journal of Family Issues, pria jauh lebih jarang melakukan pekerjaan rumah daripada istrinya. Hal ini bisa membuat pihak istri merasa diperlakukan tidak adil. Mereka harus mengurus rumah, merawat anak, sekaligus menjadi istri yang baik, tapi si suami tidak bersedia ikut andil dalam hal-hal yang juga seharusnya menjadi tanggung jawab dirinya.

Tidak jarang juga banyak perempuan yang merasa tidak puas dengan ekspektasi kehidupan rumah tangganya karena jadi merasa dikukung oleh suaminya sendiri. Misalnya tidak boleh bekerja setelah menikah dan harus mengurus rumah. Kekangan tersebut dapat menjadi pemicu ketidakpuasan batin bagi kebanyakan wanita, termasuk pula wanita yang sudah mapan sejak sebelum menikah.

3. Kekerasan dalam rumah tangga

Sebuah studi yang dilakukan oleh Michael Rosenfeld, seorang dosen sosiologi di Stanford University, menemukan bahwa selain rasa ketidakpuasan dan kekangan yang lama-lama bikin “gerah”, satu alasan besar yang mendorong wanita akhirnya mengajukan gugatan cerai adalah perlakuan kasar dari suaminya. Baik itu secara fisik, verbal (dengan kata-kata), psikologis dan emosional (manipulatif alias “gaslighting”), atau bahkan kekerasan seksual (pemerkosaan dalam perkawinan).

Semua tindak-tanduk di atas tergolong sebagai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang tentu tidak dapat ditoleransi. Termasuk juga kekerasan fisik dan seksual pada anak-anak.

Rosenfeld juga menemukan alasan lain yang membuat wanita memutuskan minta cerai adalah karena merasa dikendalikan lewat “teror” aturan-aturan yang diterapkan oleh keluarga sang suami.

Adakah cara untuk mencegah perceraian?

Perceraian adalah keputusan kedua pasangan untuk masa depan hubungan mereka. Namun, perlu pertimbangan matang-matang sebelum mengambil jalan ini.

Nah, untuk mempertahankan hubungan dan menghindari perceraian, simak beberapa tipsnya, seperti:

-Meningkatkan komunikasi satu sama lain, yaitu mengutarakan dan mendengarkan perasaan satu sama lain.
-Berkompromi dan tidak saling menyalahkan.
-Bila perlu, luangkan waktu untuk menenangkan diri
-Belajar untuk saling memaafkan kesalahan satu sama lain.

Jadi perempuan yang mengajukan gugatan cerai karena banyaknya masalah pernikahan, diharapkan sudah mencoba berbagai cara untuk menyelamatkannya terlebih dahulu.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat Minyak Zaitun untuk Perempuan

Manfaat Minyak Zaitun untuk Perempuan

Lifestyle | Selasa, 15 Januari 2019 | 17:30 WIB

Studi : Jatuh Cinta Bikin Tubuh Perempuan Berubah

Studi : Jatuh Cinta Bikin Tubuh Perempuan Berubah

Lifestyle | Senin, 14 Januari 2019 | 11:20 WIB

Viral Undangan Pernikahan Ini Kena Ejek Warganet, Apa Sebabnya?

Viral Undangan Pernikahan Ini Kena Ejek Warganet, Apa Sebabnya?

Lifestyle | Senin, 14 Januari 2019 | 05:10 WIB

Terkini

Perbedaan RAM dan Memori Internal HP, Jangan sampai Salah Paham

Perbedaan RAM dan Memori Internal HP, Jangan sampai Salah Paham

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 09:42 WIB

Profil Irjen Slamet Uliandi: Dulu Berjasa Seret Sambo, Kini Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

Profil Irjen Slamet Uliandi: Dulu Berjasa Seret Sambo, Kini Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:41 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp18.106, Ini Pemicunya

Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp18.106, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:41 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Hijau Tembus Rp120 Ribu per Kg, Cabai Merah Keriting Rp110 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Hijau Tembus Rp120 Ribu per Kg, Cabai Merah Keriting Rp110 Ribu

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:35 WIB

Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui

Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 09:33 WIB

IHSG Anjlok Parah Usai Kasus Penyadapan, Investor Waspada Ketidakstabilan Politik RI?

IHSG Anjlok Parah Usai Kasus Penyadapan, Investor Waspada Ketidakstabilan Politik RI?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:32 WIB

Rocky Gerung Singgung Penyadapan Prabowo: Ada Menyadap Tidak Legal itu Kerjaannya Polisi

Rocky Gerung Singgung Penyadapan Prabowo: Ada Menyadap Tidak Legal itu Kerjaannya Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:31 WIB

Review Buku The Alchemist: Meniti Mimpi antara Takdir dan Realita Pilihan

Review Buku The Alchemist: Meniti Mimpi antara Takdir dan Realita Pilihan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 09:30 WIB

Tak Hanya Olahraga, Game Digital Kini Jadi Alternatif Hiburan Anak Muda Saat Berkumpul

Tak Hanya Olahraga, Game Digital Kini Jadi Alternatif Hiburan Anak Muda Saat Berkumpul

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 09:28 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah, Brent Terancam Anjlok 15 Persen

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah, Brent Terancam Anjlok 15 Persen

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 09:27 WIB

×