Demi Tidur Nyenyak, Miliuner Rela Rogoh Kocek Untuk Naik Jet Pribadi

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 17 Januari 2019 | 09:50 WIB
Demi Tidur Nyenyak, Miliuner Rela Rogoh Kocek Untuk Naik Jet Pribadi
Ilustrasi jet pribadi. (Shutterstock)

Suara.com - Bisa tidur nyenyak adalah sebuah kemewahan, bahkan untuk orang kaya sekalipun. Pendiri perusahaan penyedia jet pribadi, PrivateFly, Adam Twidell, mengatakan bahwa banyak kliennya yang rela membayar harga sewa lebih mahal asalkan bisa melakukan penerbangan langsung ke daerah tujuan dan menikmati waktu tidur di perjalanan.

"Istirahat malam yang lebih baik adalah tuntutan utama klien, dan ini tren besar di pasar jet pribadi," ujar Adam seperti dilansir dari laman New York Post.

Suran Wijayawardana, CFO dari perusahaan penerbangan swasta Alerion, mengingatkan pembeli jet pribadi untuk memasukkan kriteria utama memiliki tempat tidur untuk empat orang di pesawat.

"Kami melihat para pelancong lebih memilih penerbangan non-stop dengan harga lebih tinggi daripada penerbangan yang lebih murah dan hemat bahan bakar hanya untuk istirahat yang lebih baik dan tidur nyenyak tanpa gangguan," ujar Suran.

Padahal menurut dia, jika transit, maka maskapai bisa menghemat biaya bahan bakar hingga 15 ribu dollar Amerika atau sekitar Rp 212 juta. Namun tidur adalah prioritas yang lebih besar sehingga klien rela menanggung biaya itu agar mereka bisa istirahat tanpa gangguan.

"Misalnya, pada satu rute populer Miami ke London, klien bisa mencapai tujuan dengan harga awal $ 75.000 atau sekitar Rp 1 Miliar jika mereka transit satu kali. Tapi banyak klien yang sangat kaya rela membayar $ 90.000 atau Rp 1,2 Miliar untuk penerbangan langsung sehingga mereka dapat tidur tanpa gangguan," ujar Twidell.

Kebutuhan akan istirahat malam yang lebih baik ini dapat dilihat dalam desain baru jet pribadi yang menekankan area tidur yang lebih besar dan lebih baik, terutama pada penerbangan jarak jauh. Direktur Boeing Business Jet Marketing, Alex Fecteau, mengatakan bahwa perusahaan jet pribadi akan berusaha keras untuk meningkatkan pengalaman tidur dan privasi ini di atas ketinggian puluhan ribu kaki.

Salah satu penawaran yang paling terkenal adalah dari Bombardier, dengan jet Global 7500, yang mulai dikirim ke konsumen pada bulan Desember. Jet ini unik karena menawarkan tempat tidur khusus, meskipun Anda harus rela membayar sekitar $ 72 juta untuk fasilitas istimewa itu.

Alasannya tentu saja karena kita terlalu sedikit tidur dan sangat ingin memperbaiki kualitas tidur. Satu dari tiga orang dewasa tidak cukup tidur, menurut CDC. Bagi mereka yang memiliki banyak uang, mewujudkan tidur di atas ketinggian 30.000 kaki bukan angan belaka.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makanan Ini Bisa Picu Mimpi Buruk Saat Tidur Lho!

Makanan Ini Bisa Picu Mimpi Buruk Saat Tidur Lho!

Health | Senin, 14 Januari 2019 | 17:20 WIB

Kata Pakar Soal Tidur Pakai Kipas Angin

Kata Pakar Soal Tidur Pakai Kipas Angin

Health | Jum'at, 11 Januari 2019 | 17:26 WIB

Dijual Bantal Anti Ngorok, Cek Berapa Harganya!

Dijual Bantal Anti Ngorok, Cek Berapa Harganya!

Health | Jum'at, 11 Januari 2019 | 19:50 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×