Kelezatan Puthu Lanang Malang, Ada Sejak 1935

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 15 Februari 2019 | 17:00 WIB
Kelezatan Puthu Lanang Malang, Ada Sejak 1935
Ilustrasi kelezatan Puthu Bambu Malang. (Wikimedia Midori)

Suara.com - Makanan kue puthu yang berisikan gula merah berbalut tepung beras dan kelapa cukup mudah ditemui di tiap kota.

Dengan ke khasan masing-masing, kue ini berhasil mencuri hati penikmatnya di tiap daerah tidak terkecuali di Malang.

Salah satu puthu yang dapat kita temukan di toko dan telah beroperasi sejak 1935 ini bernama Puthu Lanang Malang dikutip dari Guideku.com.

Berdiri di Jl Jaksa Agung Suprapto No.73, Gang Buntu, Klojen, Puthu Lanang Malang menjelma primadona jajanan Kota Bunga.

Perkembangan zaman dan genenerasi pun tak membuat puthu ini kehilangan penikmatnya alih-alih semakin bertambah.

Tak heran, resep, bahan dan alat pembuatan yang telah digunakan selama delapan puluh empat tahun tetap dipertahankan demi menjaga keontentikan rasanya nan menakjubkan.

Jika ingin menikmati kelezatan seporsi kue puthu lanang, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu. Sangat terjangkau ya!

Nyaris seluruh masyarakat Indonesia mengenal kue puthu yang berisikan gula merah berbalut tepung beras dan kelapa. Rasanya yang lezat dan khas, sempurna tatkala lumer di mulut.

Di kampung-kampung di sudut Indonesia, acap kita temukan kue puthu dijajakan para penjualnya menggunakan sepeda menyisir gang.

baca juga

Suara uap dari tabung bambunya nan khas bak adzan bagi para penikmatnya, menghimbau dan menarik mereka untuk membeli.

Tak jarang pula kita melihat kue puthu dijejar di toko jajanan pinggir jalan. Tak terkecuali di Malang, salah satu puthu yang dapat kita temukan di toko dan telah beroperasi sejak 1935 ini bernama Puthu Lanang Malang.

Berdiri di Jl Jaksa Agung Suprapto No.73, Gang Buntu, Klojen, Puthu Lanang Malang menjelma primadona jajanan Kota Bunga.

Perkembangan zaman dan genenerasi pun tak membuat puthu ini kehilangan penikmatnya alih-alih semakin bertambah.

Tak heran, resep, bahan dan alat pembuatan yang telah digunakan selama delapan puluh empat tahun tetap dipertahankan demi menjaga keontentikan rasanya nan menakjubkan.

Jika ingin menikmati kelezatan seporsi kue puthu lanang Malang, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu. Sangat terjangkau ya! (Aditya Prasanda)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Olahraga Diduga Cabuli Puluhan Siswa SD

Guru Olahraga Diduga Cabuli Puluhan Siswa SD

News | Senin, 11 Februari 2019 | 15:57 WIB

Ini Dia 6 Pilihan Tempat Berlibur Bersama Pasangan di Malang

Ini Dia 6 Pilihan Tempat Berlibur Bersama Pasangan di Malang

Lifestyle | Rabu, 16 Januari 2019 | 18:30 WIB

Naik Kereta dengan Tangan Diborgol, 12 Anggota DPRD Dibawa ke Surabaya

Naik Kereta dengan Tangan Diborgol, 12 Anggota DPRD Dibawa ke Surabaya

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 13:46 WIB

Billy Ditangkap Polisi, Setubuhi Siswi SMA

Billy Ditangkap Polisi, Setubuhi Siswi SMA

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 14:47 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×