Startup Asal Sumba Masuk Pelatihan Booking Booster 2019 di Amsterdam

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona
Startup Asal Sumba Masuk Pelatihan Booking Booster 2019 di Amsterdam
Ilustrasi startup. [Shutterstock]

Mereka siap menangkan Rp 8 M untuk mendorong pertumbuhan pariwisata di Sumba.

Suara.com - Startup Asal Sumba Masuk Pelatihan Booking Booster 2019 di Amsterdam.

Startup Indonesia dari Sumba akan mengikuti pelatihan sosial bersama 9 negara lain dari seluruh dunia untuk mendapatkan dana bantuan 500 ribu euro atau sekira Rp 8 M dari salah satu pemimpin dunia platform travel digital untuk inovasi wisata berkelanjutan.

Mewakili Indonesia, Sumba Hospitality Foundation berpatisipasi sebagai 10 finalis teratas pada tahun ini untuk mengikuti Program Booking Booster di Amsterdam pada April dan Mei 2019. Program akselerator berdurasi 3 minggu itu diisi dengan serangkaian kuliah, workshop serta pelatihan, dan diakhiri dengan pembuatan proposal untuk mendapatkan dana hibah hingga 500 ribu euro (setara Rp 8 miliar) dari total dana senilai 2 juta euro (setara Rp 32 miliar) untuk mendorong pertumbuhan mereka.

“Kami melihat mutu kewirausahaan inovatif di sektor pariwisata berkelanjutan yang terus berevolusi dan menjadi matang,” kata Gillian Tans, Presiden dan CEO Booking.com melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Keberagaman perspektif yang diwakili para finalis Booking Booster tahun ini, serta kreativitas mereka untuk memanfaatkan teknologi berkembang dan memaksimalkan dampaknya, begitu menginspirasi.

“Kami antusias ingin mengenal lebih dalam para pembuat perubahan untuk belajar lebih jauh tentang rencana inventif mereka untuk mengubah masa depan travel,” sambungnya.

Dari ratusan peminat dari seluruh dunia, 10 perusahaan startup yang bergabung  pada 2019 berasal dari 9 negara berbeda dan beroperasi secara kolektif di seluruh dunia. Bisnis mereka juga mewakili keberagamaan model bisnis dan solusi, termasuk produk yang pemanfaatan teknologi untuk memfasilitasi konservasi lingkungan dan alam liar berskala.

Mereka juga memanfaatkan platform yang memberdayakan komunitas beresiko untuk tumbuh berkembang melalui pendekatan pariwisata yang inklusif.

“Keberlanjutan sesungguhnya lebih dari sekadar berbelanja dengan sadar atau aksi sekali-sekali,” komentar Livia Firth, Pendiri dan Direktur Kreatif Eco-Age dan Duta Booking Booster 2019.

Program ini mendukung dan membiayai perusahaan startup yang memperjuangkan travel berkelanjutan, yang dalam semua asapek. Maka ini adalah sebuah realita terjangkau yang menguntungkan traveler, komunitas lokal, dan dunia.

Sumba Hospitality Foundation merupakan sebuah sekolah-resort dimana lembaga ini melatih penduduk lokal muda dalam keterampilan hospitality, dimana juga mempersiapkan mereka untuk industry wisata di pulau tersebut, berlokasi dekat dengan Bali dan secara perlahan dibangun untuk menjadi salah satu destinasi wisata.

“Sekolah perhotelan ini menjanjikan pemuda-pemudi Sumba yang kebanyakan berasal dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan sebuah kesempatan dilatih demi sebuah peluang pekerjaan di industri hospitality,” ujar Inge De Lathauwer Pendiri Sumba Hospitality Foundation.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS