Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Sumber Pendanaan 4 Startup Unicorn Indonesia, Kebanyakan dari Asing

Bangun Santoso, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 20 Februari 2019 | 13:24 WIB
Sumber Pendanaan 4 Startup Unicorn Indonesia, Kebanyakan dari Asing
Ilustrasi perusahaan rintisan atau startup (Shutterstock).

Suara.com - Startup unicorn Indonesia menjadi pembicaraan hangat usai disebut dalam debat capres oleh Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi. Dalam debat pilpres kedua, Jokowi melempar pertanyaan kepada Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengenai upayanya untuk mengembangkan startup unicorn Indonesia.

Startup unicorn adalah startup yang telah memiliki nilai valuasi mencapai 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 14 triliun. Di Indonesia ada 4 startup unicorn dari total 7 startup unicorn di ASEAN, yakni BukaLapak, Traveloka, Tokopedia, dan Gojek.

Keempat startup ini mendapatkan suntikan dana dari berbagai perusahaan mulai dari dalam hingga luar negeri. Berikut hasil rangkuman Suara.com soal sumber pendanaan keempat startup unicorn hingga sukses berkarya di kancah internasional seperti dilansir dari Moneysmart.id.

1. Traveloka

Traveloka yang dirintis oleh Ferry Unardi sejak 2012 ini sukses menjadi salah satu startup unicorn Indonesia. Berawal dari platform untuk membandingkan harga tiket pesawat, kini Traveloka menjelma menjadi situs pemesanan tiket sejak 2013 lalu.

Saat ini, Traveloka telah melakukan ekspansi bisnis ke beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam dan Singapura. Para investor pun berbondong-bondong menyuntikkan dana segar pada Traveloka.

Merujuk pada data Crunchbase, sudah ada 4 kali suntikan dana senilai 500 juta dolar Amerika atau Rp 7 triliun dari berbagai perusahaan asing, yakni Expedia asal Amerika Serikat yang menyuntik dana sebesar 350 juta dolar AS atau Rp 4,7 triliun pada 2017, Sequoia Capitol, JD.co, dan Hillhouse Capital Group juga telah menyuntik dana mencapai 150 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun.

2. Gojek

Startup yang dirintis oleh Nadiem Makarim dan kawan-kawannya sejak 2011 ini membawa Gojek menjadi salah satu transportasi alternatif idola masyarakat, terutama di wilayah perkotaan. Gojek sebagai hasil pemikiran karya anak bangsa ini pun telah melakukan ekspansi hingga ke Singapura dan Vietnam.

baca juga

Dibalik kesuksesan Gojek saat ni, merujuk pada data Cruchbase, Gojek tercatat sudah 7 kali mendapatkan suntikan dana dari para investor dengan total investasi 10 miliar dolar Amerika atau Rp 141 triliun.

Para investor pun kebanyakan berasal dari luar negeri mulai dari Tencents Holding, JD.com, Astra International hingga Google mempercayakan investasi mereka di Gojek.

3. Tokopedia

Tokopedia yang dibesut oleh William Tanuwijaya sejak 2009 ini juga sukses menyedot perhatian khalayak ramai. Dengan menghadirkan terobosan e-commerce gaya baru yang memudahkan pengguna membuka toko secara virtual, Tokopedia sukses berkembang pesat dengan nilai valuasi lebih dari 6 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 84 triliun.

Merujuk pada Crunchbase, sejak pertama kali berdiri Tokopedia telah mendapatkan 9 kali suntikan dana dari perusahaan asing.

Salah satunya Alibaba Group dengan total mencapai 5,9 dolar AS atau sekitar Rp 83 triliun. Pada 2017 dan 2018, Alibaba Group telah mengucurkan dana sebesar 11 miliar dolar AS atau Rp 15 triliun kepada Tokopedia.

4. BukaLapak

Salah satu startup yang cukup menarik perhatian banyak orang adalah BukaLapak. BukaLapak yang dilahirkan oleh Achmad Zaky sejak 2011 ini menjelma menjadi paltform e-commerce terkemuka di Indonesia.

Merujuk pada Crunchbase, BukaLapak tercatat telah menerika pendanaan sebanyak 6 kali dengan total pendanaan 200 juta dolar AS atau setara Rp 2 triliun. Investor mulai dari dalam negeri hingga asing mempercayakan investasi di BukaLapak, seperti Emtek, pemilik stasiun televisi SCTV, Mirae Asset, Naver Asia, GIC, dan Ant Financial yang masuk dalam Alibaba Group.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Menarik di Balik Heboh Unicorn, Ada Kafe Hingga Jadi Tren Rambut

Fakta Menarik di Balik Heboh Unicorn, Ada Kafe Hingga Jadi Tren Rambut

Lifestyle | Rabu, 20 Februari 2019 | 08:10 WIB

Sri Mulyani Ditertawakan saat Bicara Unicorn: Kayaknya Baru Nonton Sesuatu

Sri Mulyani Ditertawakan saat Bicara Unicorn: Kayaknya Baru Nonton Sesuatu

Bisnis | Selasa, 19 Februari 2019 | 21:02 WIB

Aksi #SaveUnicorn Kecewa dengan Prabowo, Klaim Tak Pro Jokowi

Aksi #SaveUnicorn Kecewa dengan Prabowo, Klaim Tak Pro Jokowi

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 20:08 WIB

JK Bantah Ketakutan Prabowo soal Unicorn: Unicorn Datangkan Modal Asing

JK Bantah Ketakutan Prabowo soal Unicorn: Unicorn Datangkan Modal Asing

Bisnis | Selasa, 19 Februari 2019 | 18:00 WIB

Jokowi Pakai Earpiece? Timses Prabowo Minta Kuping Peserta Debat Diperiksa

Jokowi Pakai Earpiece? Timses Prabowo Minta Kuping Peserta Debat Diperiksa

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 17:55 WIB

Terkini

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB