5 Hal yang Ada di Rumah dan Menyimpan Potensi Bahaya untuk Kesehatan

Vania Rossa

Rabu, 27 Maret 2019 | 14:51 WIB
5 Hal yang Ada di Rumah dan Menyimpan Potensi Bahaya untuk Kesehatan
Ilustrasi membersihkan debu di rumah. (Shutterstock)

3. Sabun antibakteri
Salah satu pemicu bahaya kesehatan yang paling tidak terduga adalah sabun antibakteri yang Anda gunakan setiap hari. Kerap diiklankan sebagai 'senjata' terbaik melawan kotoran dan bakteri, namun faktanya sebuah studi menunjukkan bahwa triclosan - zat antimikroba yang ditemukan dalam sabun dan sampo antibakteri - dikaitkan dengan kanker dan penyakit hati.

Food and Drug Administration (FDA) pada akhirnya memang melarang pemasaran produk antiseptik yang mengandung triclosan dan triclocarban. Namun, larangan FDA ini tidak mencakup pembersih tangan atau tisu, dan triclosan ternyata masih merupakan bahan yang diterima dalam beberapa pasta gigi, karena dilaporkan efektif dalam mengurangi plak dan radang gusi.

"Konsumen mungkin berpikir bahwa sabun antibakteri lebih efektif dalam mencegah penyebaran kuman, tetapi kami tidak memiliki bukti ilmiah bahwa sabun antibakteri lebih baik daripada sabun dan air biasa. Bahkan, beberapa data menunjukkan bahwa bahan-bahan antibakteri mungkin lebih berbahaya dalam jangka panjang," demikian dikatakan Dr. Janet Woodcock, direktur Center for Drug Evaluation and Research di FDA.

4. Lilin wangi
Beberapa di antara Anda mungkin menyimpan lilin wangi di laci di rumah, siap untuk dikeluarkan dan dinyalakan pada kesempatan yang tepat.

Namun, Anda perlu tahu bahwa beberapa peneliti tidak begitu yakin bahwa lilin ini memiliki manfaat yang lebih besar daripada risikonya terhadap kesehatan.

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh the United States Environmental Protection Agency (EPA) pada tahun 2001 menemukan bahwa lilin beraroma dan dupa dapat menjadi sumber polusi dalam ruangan, dan beberapa dapat memiliki efek negatif pada kesehatan.

Laporan tersebut menemukan bahwa membakar lilin dengan sumbu dapat menghasilkan konsentrasi timbal udara yang melampaui tingkat yang direkomendasikan oleh EPA, dan asap dupa dapat dikaitkan dengan kanker dan dermatitis kontak.

Asap dupa juga bisa melepaskan benzena dan partikel beracun lainnya dalam jumlah yang cukup membahayakan kesehatan.

Dalam sebuah wawancara, Dr. Ann Steinemann, dari University of Melbourne, Australia, mencatat bahwa lilin beraroma - bahkan lilin yang tidak menyala - dapat berbahaya, terutama bagi penderita asma, atau individu yang rentan terhadap migrain.

baca juga

"Saya telah mendengar dari banyak orang yang menderita asma bahwa mereka bahkan tidak bisa masuk ke toko yang menjual lilin wangi, karena dapat memicu serangan asma dan bahkan migrain," katanya.

5. Tanaman di dalam ruangan
Adalah hal yang umum jika di dalam rumah ada pot berisi tanaman ataupun vas berisi bunga potong. Meski ditujukan sebagai dekorasi ruangan dan memiliki aroma yang menyenangkan, beberapa jenis tanaman mungkin perlu diperlakukan agak spesial jika diletakkan di dalam rumah, karena efeknya yang cukup serius pada kesehatan penghuni rumah.

Seringkali, beberapa jenis tanaman hanya beracun ketika bunga atau bagian tertentu dicerna, sehingga meskipun tidak akan menjadi masalah bagi orang dewasa, tanaman tersebut dapat membahayakan anak-anak yang selalu ingin tahu, atau hewan peliharaan .

Misalnya bunga lily yang cantik dan harum, ternyata memiliki banyak varietas beracun, seperti calla lily, lily paskah, dan lily macan.

Bahkan tanaman lidah buaya yang dikenal sebagai tanaman obat sekalipun, memiliki sifat beracun. Bagian tertentu dari tanaman lidah buaya, yaitu lapisan seperti lateks yang menyelubungi gel, memiliki sifat beracun, sehingga ekstrak lidah buaya yang berasal dari daun utuh dapat memiliki efek buruk bagi kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Malas Bersih-Bersih, Debu di Rumah Bisa Picu Obesitas

Jangan Malas Bersih-Bersih, Debu di Rumah Bisa Picu Obesitas

Lifestyle | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:14 WIB

Bayi Laki-laki Usia Lima Bulan Ini Meninggal, Setelah Disunat di Rumah

Bayi Laki-laki Usia Lima Bulan Ini Meninggal, Setelah Disunat di Rumah

Health | Selasa, 26 Maret 2019 | 11:00 WIB

Terlanjur Kaya, Pengusaha Vietnam Bangun Rumah Bak Istana di Perkampungan

Terlanjur Kaya, Pengusaha Vietnam Bangun Rumah Bak Istana di Perkampungan

Lifestyle | Selasa, 26 Februari 2019 | 11:44 WIB

Terkini

Cak Imin Soroti Kasus Perundungan Anak Disabilitas: Sistem Pendidikan Harus Dibenahi

Cak Imin Soroti Kasus Perundungan Anak Disabilitas: Sistem Pendidikan Harus Dibenahi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Ulasan Novelis as a Vocation: Mengurai Sistem Kerja Menulis ala Haruki Murakami

Ulasan Novelis as a Vocation: Mengurai Sistem Kerja Menulis ala Haruki Murakami

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Ironi The Perfect Victim: Mengapa Korban Harus Sempurna untuk Layak Dibela?

Ironi The Perfect Victim: Mengapa Korban Harus Sempurna untuk Layak Dibela?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:45 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran di Sektor Pendidikan: Revitalisasi Sekolah hingga Tunjangan Guru

2 Tahun Prabowo-Gibran di Sektor Pendidikan: Revitalisasi Sekolah hingga Tunjangan Guru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Sebut Presiden Prabowo Baik Hati, Nanik Deyang: Kuda Saja Diurus, Masa Rakyatnya Gak Diurus

Sebut Presiden Prabowo Baik Hati, Nanik Deyang: Kuda Saja Diurus, Masa Rakyatnya Gak Diurus

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:40 WIB

5 Cara Aman Membuang Bangkai Tikus di Rumah

5 Cara Aman Membuang Bangkai Tikus di Rumah

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen, 920 Ribu Orang Keluar dari Kemiskinan

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen, 920 Ribu Orang Keluar dari Kemiskinan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:38 WIB

6.472 PPPK Paruh Waktu di Kota Makassar Kantongi SK Baru

6.472 PPPK Paruh Waktu di Kota Makassar Kantongi SK Baru

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Cakupan 4G Tembus 98 Persen, Komdigi Dorong Perluasan Jaringan 5G

Cakupan 4G Tembus 98 Persen, Komdigi Dorong Perluasan Jaringan 5G

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Dibantu Damkar, Aktivis Greenpeace Turun dari Tugu Selamat Datang dengan Flying Fox

Dibantu Damkar, Aktivis Greenpeace Turun dari Tugu Selamat Datang dengan Flying Fox

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:33 WIB

×