Mengintip Pembuatan Mi Glosor, Kuliner Ramadan Khas Bogor

Vania Rossa

Rabu, 08 Mei 2019 | 17:50 WIB
Mengintip Pembuatan Mi Glosor, Kuliner Ramadan Khas Bogor
Mi glosor. (Instagram/@heibogor)

Suara.com - Setiap menginjak bulan Ramadan, berbagai macam kuliner khas daerah mulai banyak bermunculan. Salah satunya, kuliner khas yang menjadi buruan warga Bogor, yakni mi glosor.

Mi berwarna kuning dengan tekstur licin ini menjadi menu wajib warga Bogor untuk berbuka puasa. Rasanya yang lembut dengan disiram sambal kacang akan menggugah selera bagi yang menyantapnya.

Permintaan pasar akan mi berbahan dasar sagu aren ini pun meningkat secara drastis di bulan Ramadan. Seperti dialami salah satu produsen mi glosor, Eman Sulaeman (48), yang kewalahan memenuhi pasar.

Pembuatan mi glosor. (Suara.com/Rambiga)
Pembuatan mi glosor. (Suara.com/Rambiga)

"Hari biasa 5 ton sehari, tapi Ramadan permintaan sampai 40 ton. Tapi saya mampunya cuma 20 ton saja," kata Eman, saat ditemui di Jalan Aryadilaga, Pancasan Baru, Kota Bogor, Rabu (8/5/2019).

Untuk memproduksi 20 ton, diperlukan 40 orang yang bekerja selama 24 jam. Pembuatan mi glosor ini juga terbilang cukup singkat, hanya membutuhkan waktu satu jam dari proses awal hingga menjadi mi glosor.

Sagu aren yang didatangkan dari Cianjur, Bandung, Garut, dan Banten ini diayak terlebih dahulu agar halus. Kemudian, bahan tersebut dicampur resep lalu diaduk hingga menjadi adonan dan dimasak.

Pembuatan mi glosor. (Suara.com/Rambiga)
Pembuatan mi glosor. (Suara.com/Rambiga)

"Karyawan saya ada 20 orang, ditambah 20 orang lagi yang jadi freelance dari warga sini. Kalau buatnya gak lama sih, cuma dari proses awal," tambahnya.

Eman mengaku meneruskan bisnis pembuatan mi glosor ini dari ayahnya sejak tahun 1998. Awalnya, mi buatan Eman diproduksi di Sukabumi, kemudian pindah ke Bogor dan dikenal sebagai mi glosor.

Terkait pemberian nama mi glosor ini sendiri menurut Eman karena teksturnya yang licin sehingga ketika dimakan langsung glosor ke tenggorokan. Mi ini biasanya dimakan dengan racikan sambal kacang.

baca juga
Pembuatan mi glosor. (Suara.com/Rambiga)
Pembuatan mi glosor. (Suara.com/Rambiga)

"Ya mungkin makannya ga perlu dikunyah, glosor aja di tenggorkan karena minya kan licin," ungkap Eman.

Harga mi glosor buatan Eman ini dijual Rp 4.000 perkilogramnya dan dipasarkan ke wilayah Bogor dan Sukabumi. Dengan begitu, Eman mampu mendapat omset puluhan juta perhari di bulan Ramadan.

"Tinggal dikalikan saja harga sekilo Rp 4 ribu kali 20 ton. Tapi itu omeset kotornya ya," tutup Eman.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 37 Lokasi Pasar Murah di Jakarta Selama Ramadan

Ini 37 Lokasi Pasar Murah di Jakarta Selama Ramadan

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2019 | 14:44 WIB

Jajakan Bir Kotjok Khas Bogor, Agus Teruskan Resep Sang Kakek

Jajakan Bir Kotjok Khas Bogor, Agus Teruskan Resep Sang Kakek

Lifestyle | Selasa, 21 Agustus 2018 | 12:25 WIB

5 Tempat Wisata di Bogor yang Instagramable, Cocok untuk Keluarga

5 Tempat Wisata di Bogor yang Instagramable, Cocok untuk Keluarga

Lifestyle | Selasa, 14 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×