Instalasi Seni Interaktif TeamLab Future Park Segera Hadir di Jakarta

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 09 Mei 2019 | 17:25 WIB
Instalasi Seni Interaktif TeamLab Future Park Segera Hadir di Jakarta
TeamLab Future Park. (Dok. teamlab)

Suara.com - Pameran kelas dunia oleh kelompok seni interaktif, TeamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives, akan segera diselenggarakan di Gandaria City.

Acara yang akan dihelat pada 20 Juni - 20 Desember 2019 ini akan menghadirkan instalasi digital yang sangat menarik. Nantinya, pameran yang dihelat oleh Sorak Gemilang Entertainment (SGE) ini akan menjadi aktivitas seru yang menghadirkan pengalaman tak terlupakan.

"Selama lebih dari 17 tahun, kelompok seni ini sudah menampilkan karyanya di berbagai negara dan selalu menjadi pameran seni yang ditunggu-tunggu. Sekarang, seluruh pengunjung di Jakarta juga akan mendapatkan pengalaman positif dalam menikmati aktivitas kreativitas tanpa batas melalui instalasi digital interaktif," ujar CEO SGE melalui siaran pers yang Suara.com terima.

Di Future Park, Anda dapat berinteraksi satu sama lain dalam sebuah pengalaman kreatif, sedangkan Animal of Flowers, Symbiotic Lives meningkatkan kesadaran terhadap kehadiran orang lain melalui kegiatan interaktif.

TeamLab Future Park. (Dok. teamlab)
TeamLab Future Park. (Dok. teamlab)

Dengan teknologi digital yang digunakan oleh teamLab, beragam instalasi seni dalam pameran dapat berevolusi tanpa batas dan bergerak bebas, berinteraksi dengan pengunjung dan lingkungan sekitar sehingga menciptakan momen unik yang hanya terjadi satu kali.

TeamLab di Gandaria City akan hadir di area seluas 2.000 meter persegi. Setidaknya, Anda bisa menikmati lima instalasi digital dengan pengalaman uniknya masing-masing.

Pertama adalah Animals of Flowers, Symbiotic Lives. Melalui seni digital interaktif yang suaranya diisi Hideaki Takahashi, Anda bisa melihat bunga-bunga tumbuh dari tubuh-tubuh binatang. Bunga-bunga bertunas, mekar, menyebar, dan menghilang. Ketika manusia menyentuh binatang, bunga-bunga akan menyebar. Ketika bunga sudah tersebar, maka binatang pun akan menghilang.

Sedangkan di instalasi digital yang kedua, yakni Graffiti Nature: Lost, Immersed and Reborn, Anda akan terbenam dalam satu ekosistem seni yang berisi karya seni yang digambar oleh pengunjung itu sendiri.

Makhluk hidup makan dan dimakan oleh makhluk hidup lainnya, sehingga menciptakan satu ekosistem yang berkesinambungan. Pada saat ada binatang yang Anda gambar memakan binatang lain, jumlahnya akan bertambah.

baca juga

Apabila ada binatang yang tidak makan atau dimakan oleh binatang lain, dia akan mati dan sirna. Ketika pengunjung berdiri dan diam, maka bunga akan bermekaran di kaki pengunjung.

Selanjutnya ialah Sliding through the Fruit Field, yakni tempat meluncur dimana buah-buahan bertumbuh. Berbagai jenis buah tumbuh di permukaan miring ini. Bola-bola juga memantul kesana kemari. Ketika tubuh Anda bertabrakan dengan bola-bola, energi Anda akan ditransfer ke bola-bola tersebut, sehingga mereka akan terpental ke berbagai arah.

TeamLab Future Park. (Dok. teamlab)
TeamLab Future Park. (Dok. teamlab)

Bagi Anda yang senang dengan hewan laut, ada Sketch Aquarium. Anda akan diajak untuk menggambar hewan laut sesuai imajinasi Anda dan akan ditampilkan di akuarium raksasa di mana hasil karya Anda menjadi hidup dan bisa berenang serta bereaksi terhadap sentuhan.

Terakhir ialah Light Ball Orchestra. Seperti namanya, ada bola-bola cahaya yang bisa menggelinding berubah warna dan suara. Sehingga bola-bola ini akan membentuk sebuah orkestra! Bola-bola yang berada di atas kepala Anda akan saling terhubung satu sama lain.

Jika anda menyentuh satu bola, maka bola-bola di sekitarnya akan terpengaruh, sehingga warnanya akan berubah ke seluruh ruang. Gelindingkan bola di depan Anda, dan bola itu akan berubah warna dan menghasilkan suara.

TeamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives akan dibuka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam dan dibagi menjadi delapan sesi. Setiap sesi memiliki batas maksimum pengunjung agar pengunjung bisa menikmati seluruh instalasi dan berkreasi secara optimal.

Masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta sudah bisa membeli tiketnya dengan harga mulai Rp 135 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menulis Tangan Membuat Impian Lebih Mungkin Tercapai

Menulis Tangan Membuat Impian Lebih Mungkin Tercapai

Lifestyle | Kamis, 25 April 2019 | 19:33 WIB

Italia Pamerkan Instalasi Seni Bertema Sains di Museum Nasional

Italia Pamerkan Instalasi Seni Bertema Sains di Museum Nasional

Lifestyle | Rabu, 06 Maret 2019 | 09:00 WIB

Bikin Takjub, Seniman Ini Bikin Instalasi Seni dari Sedotan Bekas

Bikin Takjub, Seniman Ini Bikin Instalasi Seni dari Sedotan Bekas

Lifestyle | Sabtu, 02 Februari 2019 | 15:23 WIB

Terkini

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:22 WIB

195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI

195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua

Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:18 WIB

174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas

174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir

Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir

Video | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi

Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:10 WIB

iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple

iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk

Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:00 WIB

KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI

KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:57 WIB

×