Duh, Lagi Wisata Sekolah, Murid Laki-laki Malah Intip Pemandian Perempuan

Ririn Indriani | Amertiya Saraswati
Duh, Lagi Wisata Sekolah, Murid Laki-laki Malah Intip Pemandian Perempuan
Ilustrasi: Onsen atau pemandian air panas di Jepang. (Unsplash)

Mereka tertangkap basah tengah memanjat tembok pembatas.

Suara.com - Salah satu hal yang ditunggu-tunggu para murid di tengah kepenatan belajar adalah acara karya wisata sekolah. Bukan cuma berlibur dari aktivitas belajar-mengajar, para murid pun berkesempatan untuk mengunjungi destinasi wisata baru dan menghabiskan waktu dengan teman.

Namun, apa jadinya jika aktivitas karya wisatamu dikacaukan oleh teman-temanmu sendiri? Hal ini terjadi pada karya wisata sebuah SMA di Jepang yang saat itu tengah mengunjungi kota Nikko di Prefektur Tochigi.

Dikutip dari News On Japan, kota Nikko terkenal dengan atraksi wisata alam yang masih terjaga termasuk pemandian air panasnya.

Ya, bagi orang Jepang, menjajal onsen atau pemandian air panas memang merupakan sesuatu yang wajib dicoba.

Namun, bukannya bisa menikmati onsen dengan tenang, waktu mencoba pemandian air panas ini rupanya dimanfaatkan segerombolan murid laki-laki untuk berbuat tak senonoh.

Onsen, cara merawat kulit rahasia Jepang. Ilustrasi [Shutterstock].
Ilustrasi: Onsen atau pemandian air panas di Jepang. [Shutterstock].

Terlepas dari peringatan yang diberikan guru dan staf sekolah yang menjaga pintu masuk onsen, para murid lelaki ini tetap punya cara.

Dikabarkan, ada sekitar 13 murid siswa SMA kelas satu yang nekat memanjat dinding pembatas pemandian dan mengintip murid-murid perempuan saat sedang mandi.

Insiden ini pun tentunya membuat geger para siswa perempuan yang lekas melaporkannya ke guru. Tak tanggung-tanggung, mereka pun juga melaporkan 15 orang murid lainnya yang hanya diam saja dan tidak melarang teman-temannya

Parahnya lagi, ada juga tamu hotel lain yang turut menjadi korban diintip karena tengah menggunakan onsen bersama para siswi.

Mengetahui murid-muridnya melakukan tindakan tak senonoh saat karya wisata, sang kepala sekolah pun lekas memberikan ucapan maaf.

"Kami tidak punya alasan (untuk membenarkan tindakan tersebut) pada murid-murid perempuan yang menjadi korban. Kami akan memastikan hal ini tidak terjadi lagi."

Tidak hanya itu, para murid lelaki yang tertangkap basah mengintip pun akan diberi pelajaran khusus agar tidak mengulang perbuatan serupa.

Wah, jangan tiru perbuatan seperti ini saat sedang mengunjungi pemandian ya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS