Beras atau Uang, Mana yang Lebih Afdol untuk Bayar Zakat Fitrah?

M. Reza Sulaiman, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 20 Mei 2019 | 12:46 WIB
Beras atau Uang, Mana yang Lebih Afdol untuk Bayar Zakat Fitrah?
ilustrasi membayar zakat fitrah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (17/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Membayar zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat muslim yang menjalankan puasa pada bulan Ramadan.

Saat ditemui Suara.com dalam acara buka bersama Shopee belum lama ini di Jakarta, Ustadz Cecep Maulana mengatakan zakat menyempurnakan ibadah di bulan Ramadan.

"Zakat itu menyempurnakan ibadah puasa kita pada bulan suci Ramadan. Dengan membayar zakat, ibadah puasa Ramadan kita sempurna," ungkap Ustadz Cecep Maulana.

Ada pun besaran zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha' atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2,7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki).

Di Indonesia sendiri, makanan pokoknya adalah nasi yang diolah dari beras. Biasanya untuk membayar zakat, ada yang memberi beras atau uang ke Badan Amil Zakat. Lantas manakah yang lebih afdol untuk membayar zakat, beras atau uang?

Menurut Ustadz Cecep Maulana, uang dan beras sama-sama dibolehkan untuk membayar zakat. Namun aturan dasarnya adalah harus berbentuk makanan.

Ustadz Cecep Maulana jelaskan pembayaran zakat fitrah dengan uang atau makanan. (Suara.com/Vessy Frizona)
Ustadz Cecep Maulana jelaskan pembayaran zakat fitrah dengan uang atau makanan. (Suara.com/Vessy Frizona)

"Jadi gini, aturan dasarnya adalah harus berbentuk makanan. Tetapi ada beberapa perbedaan pendapat," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa ulama mahzab Syafi'i membolehkan pembayaran zakat fitrah dengan uang. Tapi di sisi lain, ada pula mahzab yang mengatakan tidak boleh, jadi harus dengan makanan.

"Nah, itu terserah umat mau pilih bayar dengan cara yang mana, keduanya boleh. Tapi kalau bisa dalam bentuk makanan," sambungnya.

baca juga

Sebab, jika dilihat lebih jauh lewat edukasi Islam, lebih baik pakai makanan. Pada zaman nabi, Rasulullah tidak pernah memberi dalam bentuk uang, tetapi makanan atau pekerjaan, atau modal meskipun hanya seutas tali.

"Misal, kalau ada pengemis sebaiknya jangan dikasih uang tetapi makanan. Jangan dikasih uang. Kalau dikasih uang nanti banyk orang miskin menjadi lebih kaya daripada yang memberi. Mereka jadi manja dan malas tidak mau kerja," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakir hingga Mualaf, Ini 8 Golongan yang Berhak Terima Zakat Fitrah

Fakir hingga Mualaf, Ini 8 Golongan yang Berhak Terima Zakat Fitrah

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 15:30 WIB

Telat Bayar Zakat Fitrah? Ini Hukumnya

Telat Bayar Zakat Fitrah? Ini Hukumnya

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 22:07 WIB

Penting Disimak! Siapa Saja yang Wajib Bayar Zakat Fitrah?

Penting Disimak! Siapa Saja yang Wajib Bayar Zakat Fitrah?

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 19:33 WIB

Terkini

Dari Tenun hingga Songket, Pertamina Siap Hadirkan Produk Unggulan UMK di Kriyanusa 2026

Dari Tenun hingga Songket, Pertamina Siap Hadirkan Produk Unggulan UMK di Kriyanusa 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 12:21 WIB

Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi

Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:16 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Fungal Acne Safe Lokal, Bebas Minyak dan Redakan Gatal

3 Rekomendasi Moisturizer Fungal Acne Safe Lokal, Bebas Minyak dan Redakan Gatal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:12 WIB

Muncul Daratan Seluas 32,8 Hektare Dekat Anak Krakatau: Pulau Baru?

Muncul Daratan Seluas 32,8 Hektare Dekat Anak Krakatau: Pulau Baru?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:09 WIB

Mata Kiri Kedutan Terus? Ini Arti Menurut Primbon Jawa dan Penjelasan Medis

Mata Kiri Kedutan Terus? Ini Arti Menurut Primbon Jawa dan Penjelasan Medis

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:07 WIB

Apakah Aman Menaruh Barang di Atas Kulkas? Ini 7 Barang yang Sebaiknya Tidak Ditaruh

Apakah Aman Menaruh Barang di Atas Kulkas? Ini 7 Barang yang Sebaiknya Tidak Ditaruh

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:04 WIB

5 Rekomendasi Ombre Lipstik Wardah Glasting, Kombinasi Warnanya Cantik

5 Rekomendasi Ombre Lipstik Wardah Glasting, Kombinasi Warnanya Cantik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:02 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 12:00 WIB

Sekiro: No Defeat Hadirkan Format Anime TV 8 Episode, Tayang Januari 2027

Sekiro: No Defeat Hadirkan Format Anime TV 8 Episode, Tayang Januari 2027

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:00 WIB

Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik

Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik

Surakarta | Jum'at, 25 September 2026 | 12:00 WIB

×