Array

Punya Ekspektasi Terlalu Tinggi dalam Hubungan Percintaan? Ini Tandanya

Selasa, 11 Juni 2019 | 18:40 WIB
Punya Ekspektasi Terlalu Tinggi dalam Hubungan Percintaan? Ini Tandanya
Ilustrasi pasangan. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan menjadi rahasia lagi jika mempunyai ekspektasi tinggi biasanya akan terlalu kecewa juga saat hasilnya tidak sesuai harapan. Salah satunya adalah ekspetasi dalam menjalani hubungan. Apa saja tanda ekspektasi terlalu tinggi dalam hubungan percintaan?

Jelas kamu akan merasa kecewa kalau ternyata ekspetasi yang kamu berikan kepada seseorang tak sesuai, apalagi kalau itu pasangan sendiri. So, mulai dari sekarang kamu harus tahu batasan ekspektasi pada pasangan.

Kamu harus tahu dengan siapa kamu menaruh ekspektasi. Sebab kalau enggak, bisa-bisa hubungan kalian bakal cepat berakhir. Lalu, tanda seperti apa yang menunjukkan ekspetasi tinggi di dalam hubungan? Cari tahu di bawah ini, yuk.

1. Berharap hubunganmu bisa mengatasi masalah yang ada

Saat kamu terlalu bergantung pada seseorang untuk memecahkan masalah, kamu tak akan bisa mandiri. Kalau selalu bergantung dengan hubungan yang sedang dijalani, kamu akan membuat diri sendiri kecewa ketika orang lain nggak bisa memenuhi ekspektasimu.

2. Kamu menganggap pasanganmu sempurna

Merasa cukup dengan pasangan adalah hal yang baik. Namun, menganggap pasangan kamu sempurna, secara tidak langsung kamu meninggikan ekspektasimu terhadap pasangan.

Ilustrasi pasangan kekasih. (Pixabay)
Ilustrasi pasangan kekasih. (Pixabay)

Ketika pasanganmu tidak melakukan hal dengan sempurna, kamu akan merasa kecewa karena lagi-lagi itu tidak sesuai ekspetasimu.

3. Kamu selalu ingin menjadi prioritas

Baca Juga: Sering Memalsukan Orgasme, Ini Dampaknya Bagi Hubungan Percintaan

Setiap orang pasti sangat ingin dianggap penting oleh pasangan. Namun kalau selalu menuntut diprioritaskan setiap saat, itu merupakan hal yang berlebihan.

Pasanganmu pun mempunyai kesibukan dan kepentingannya sendiri, jadi kamu harus merubah ekspektasimu. Sebab, prioritas akan selalu berubah tergantung kondisi yang sedang dihadapi.

4. Selalu berharap menghabiskan waktu bersama

Menghabiskan waktu bersama pasangan memang sangat penting. Namun, kamu tidak bisa memaksa pasangan untuk melakukan hal itu.

Ilustrasi pasangan kekasih. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan kekasih. (Shutterstock)

Pasanganmu juga butuh me time dan melakukan hal yang ia sukai. Ini bukan berarti dia tidak mencintaimu lagi. Memang kadang seseorang butuh waktu untuk menikmati ruang sendiri.

5. Ingin berkomitmen terlalu cepat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI