Sunyi House of Coffee and Hope, Gerai Kopi yang Hadirkan Barista Difabel

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Jum'at, 21 Juni 2019 | 09:34 WIB
Sunyi House of Coffee and Hope, Gerai Kopi yang Hadirkan Barista Difabel
Menginspirasi, Gerai Kopi Sunyi House of Coffee and Hope yang instagranble ini mempekerjakan difabel. [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Sunyi House of Coffee and Hope, Gerai Kopi yang Hadirkan Barista Difabel

Gerai kopi kini mudah ditemui di mana-mana bahkan di kota-kota kecil sekalipun, banyak pengusaha muda yang mencoba peruntungan membuka bisnis kedai kopi.

Namun sayangnya tak banyak kedai kopi yang memiliki konsep unik seperti yang dilakukan gerai di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan, satu ini. 

Sunyi House of Coffee and Hope namanya. Gerai kopi ini unik tak cuma desainnya instagramable, tapi juga punya poin plus mempekerjakan difabel.

Almas Nizar, Co Founder Sunyi House of Coffee and Hope mengatakan bahwa gerai kopi ini muncul atas ide rekannya bernama Mario Gultom yang memiliki ketertarikan untuk memperjuangkan teman-teman difabel.

Lantas Mario pun mengajak keempat temannya termasuk Almas untuk mendirikan gerai kopi Sunyi ini. Para baristanya merupakan teman difabel tunarungu. Itu sebabnya para pengunjung Sunyi House of Coffee and Hope akan dilayani menggunakan bahasa isyarat.

Namun bagi Anda yang tak menguasainya, jangan khawatir, di bagian kasir terdapat menu yang bisa Anda tunjuk untuk dipesan.

Nah, karena menggandeng teman-teman difabel tunarungu, Almas dan rekan-rekannya pun mempelajari bahasa isyarat. Mereka bahkan memutuskan untuk mengambil kursus singkat selama lima bulan di Universitas Indonesia.

baca juga

"Sembari menunggu gerai kopi selesai dibangun kami membekali diri dengan bahasa isyarat sehingga mudah berkomunikasi dengan teman-teman difabel," ujar Almas.

Sejak beroperasi mulai 3 April 2019, Almas mengaku respon pengunjung terhadap gerai kopi ini sangat positif. Berdasarkan pantauan Suara.com, siang menuju sore hari merupakan waktu di mana gerai Sunyi ramai dikunjungi sekedar untuk bersantai atau mengerjakan pekerjaan. 

Gerai Sunyi [Suara.com/Firsta]
Suasana Gerai Kopi Sunyi House of Coffee and Hope. [Suara.com/Firsta Nodia]

Untuk interiornya, Sunyi House of Coffee and Hope sangat instagramable. Didominasi oleh warna putih, sudut-sudut ruangan ini sangat apik untuk diabadikan. Ada meja santai yang dilengkapi dengan sofa, namun ada pula sudut meja yang cocok bagi Anda yang ingin menyelesaikan pekerjaan dengan laptop.

Gerai kopi ini juga ramah bagi teman-teman difabel yang tuna netra. Hal ini terlihat dari adanya guiding block di lantai gerai ini. Jadi, bagi Anda yang memiliki teman atau saudara dengan keterbatasan fisik tak perlu ragu ke gerai ini ya.

Untuk mengedukasi pengunjung mengenal bahasa isyarat, gerai ini juga menyediakan beberapa informasi sederhana bahasa isyarat yang bisa dipelajari. Bahkan ada beberapa buku mengenai bahasa isyarat yang bisa Anda baca sembari menyeruput kopi.

Menu di gerai Sunyi House of Coffee and Hope cukup bervariasi. Setidaknya ada 23 menu minuman kopi maupun non kopi yang bisa Anda pilih dan lima menu camilan dan makanan utama. Kala itu saya memesan Kopi Susu Pandan dan Red Velved Latte yang jadi primadona. Sementara untuk teman ngopi saya memesan Deluxe Cheese Sandwich.

Gerai Sunyi [Suara.com/Firsta]
Kopi Susu Pandan dan Red Velved Latte jadi minuman primadona di Gerai Kopi Sunyi House of Coffee and Hope. [Suara.com/Firsta Nodia]

Kopi Susu Pandan meninggalkan after taste yang khas. Daun pandan begitu terasa meski tidak mendominasi. Proporsi susu dan kopinya pun pas sehingga cocok untuk Anda yang suka dengan varian kopi light. Red Velved Latte-nya juga unik dengan after taste seperti mengunyah keik Red Velved.

Kedua minuman ini sangat cocok ditemani setangkup Deluxe Cheese Sandwich yang gurih. Kejunya yang melted pun sangat cocok jika dimakan ketika hangat. Harga untuk varian menu di gerai kopi ini pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 15-28 Ribu saja. Terjangkau kan!

Gerai Sunyi [Suara.com/Firsta]
Deluxe Cheese Sandwich racikan Gerai Kopi Sunyi House of Coffee and Hope, gurih dan kejunya melted. [Suara.com/Firsta Nodia]

Nah, bagi Anda yang tertarik mengunjungi Sunyi House of Coffee and Hope yang boleh dibilang merupakan gerai kopi kekinian yang sarat makna ini, ada di Jl. RS Fatmawati no.14, Cilandak, Jakarta Selatan. Buka dari Selasa - Minggu, mulai pukul 10.00-22.00 WIB. Selamat mencoba! 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Starbucks Wedding, Tren Menikah di Kedai Kopi Lagi Digandrungi Anak Muda

Starbucks Wedding, Tren Menikah di Kedai Kopi Lagi Digandrungi Anak Muda

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2019 | 17:35 WIB

Dak Galbi, Mencecap Tumis Ayam Pedas Gurih ala Korean Street Food

Dak Galbi, Mencecap Tumis Ayam Pedas Gurih ala Korean Street Food

Lifestyle | Jum'at, 17 Mei 2019 | 08:05 WIB

Starbucks Bakal Hadapi Kedai Kopi Pesaing Barunya Asal China

Starbucks Bakal Hadapi Kedai Kopi Pesaing Barunya Asal China

Bisnis | Selasa, 23 April 2019 | 08:17 WIB

Terkini

Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone

Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:00 WIB

Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4

Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:58 WIB

BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini

BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB

Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan

Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB

Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman

Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:47 WIB

IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk

IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:40 WIB

Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar

Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:35 WIB

MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game

MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:35 WIB

Ada Aset Diduga Berasal dari Dana Lender PT Dana Syariah Indonesia, 32 Pihak Diperiksa

Ada Aset Diduga Berasal dari Dana Lender PT Dana Syariah Indonesia, 32 Pihak Diperiksa

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:34 WIB

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:30 WIB

×