Brand Tas Mewah Asal China Ini Pilih Produksi di Eropa, Kenapa?

Jum'at, 21 Juni 2019 | 16:45 WIB
Brand Tas Mewah Asal China Ini Pilih Produksi di Eropa, Kenapa?
Tas kulit mewah Ratio et Motus. (Instagram/@ratioetmotus)

Suara.com - Ketika brand fesyen berlomba-lomba memindah tempat produksinya ke China, Ratio et Motus justru memilih Italia sebagai tempat produksi. Brand tas mewah ini mulai tenar setelah majalah fesyen seperti Vogue mengulasnya.

Melansir dari South China Morning Post, Ratio et Motus sendiri merupakan brand yang berasal dari China buatan Angela Wang dan Daniel Li. Mereka bedua adalah warga negara asli China, tapi bertemu saat bekerja di sebuah studio desainer aksesori di New York.

Daniel Li merupakan lulusan Institut Teknologi Fashion. Sementara, Angela Wang mengambil jurusan keuangan dan jurnalistik sebelum banting setir mengikuti passion-nya.

Angela menerangkan nama Ratio et Motus memiliki arti alasan dan emosi. Saat debut, mereka hanya merilis dua tas. Salah satunya, yakni Twin Frame, sekarang menjadi best-seller. Tas bergaya 1950-an itu terinspirasi dari tas kotak yang bisa dipasangkan dengan versi mini di bagian depannya.

Berkat desainnya yang klasik modern, banyak orang terpikat. "Orang sering bertanya kepada kami mengapa kami tidak membuat produk kami di China. Cina membaik tentu saja, tetapi Italia masih terasa benar," ujar Angela.

Tas kulit mewah Ratio et Motus. (Instagram/@ratioetmotus)
Tas kulit mewah Ratio et Motus. (Instagram/@ratioetmotus)

Setiap barang Ratio et Motus terbuat dari bahan yang berkelanjutan dan dibuat di Italia dengan kualitas kulit terbaik.

"Keberlanjutan adalah tanggung jawab sosial bagi kami. Kami hanya membeli produk dari vendor yang telah lulus sertifikasi Leather Working Group, yang memantau hal-hal seperti konsumsi air, jejak karbon, keterlacakan bahan baku, pengelolaan limbah beracun, dan kondisi kerja," kata Wang.

Tas kulit mewah Ratio et Motus. (Instagram/@ratioetmotus)
Tas kulit mewah Ratio et Motus. (Instagram/@ratioetmotus)

Menurutnya semua kembali pada persepsi dan kualitas. Jika ia mengaku jika dirinya seorang desainer pakaian, ia akan membuat pakaiannya di China. Namun, itu tidak dilakukan sebab ia memproduksi tas.

"Industri tas masih sangat tradisional yang membutuhkan pengalaman. Banyak hal tergantung pada pekerja dan pengrajin, bagaimana perasaan mereka hari itu, dan Anda dapat melihat hasilnya di dalam produk," tambahnya.

Baca Juga: Bawa Tas Mewah saat Nonton Bioskop, Inul Daratista Bayar Kursi Ekstra ?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI