Apa Itu Tonic Immobility dan Kenapa Korban Pelecehan Tidak Bisa Melawan?

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:27 WIB
Apa Itu Tonic Immobility dan Kenapa Korban Pelecehan Tidak Bisa Melawan?
Ilustrasi pelecehan seksual. [Suara.com/Rochmat]
  • Banyak korban kekerasan seksual mengalami tonic immobility, respons tubuh membeku saat menghadapi ancaman ekstrem.
  • Kekerasan seksual didefinisikan sebagai tindakan merendahkan, melecehkan, atau menyerang fungsi reproduksi tanpa persetujuan.
  • Trauma korban diperparah stigma sosial dan sistem hukum yang belum sepenuhnya berpihak pada perlindungan korban.

Suara.com - Kasus pelecehan seksual belakangan kembali ramai diperbincangkan. Keberanian seorang korban mengungkap pengalaman traumatisnya menyeret nama figur publik, lalu diikuti pengakuan dari korban-korban lain.

Fenomena ini memperlihatkan satu hal penting, semakin banyak korban yang memilih speak up setelah lama diam. Namun di sisi lain, masih muncul pertanyaan menyakitkan dari masyarakat, “Kalau memang dilecehkan, kenapa tidak melawan?”

Pertanyaan tersebut kerap dilontarkan tanpa memahami kondisi psikologis korban saat kekerasan seksual terjadi. Faktanya, tidak semua korban mampu berteriak, melawan, atau melarikan diri.

Banyak dari mereka justru mengalami kondisi yang disebut tonic immobility, sebuah respons biologis alami yang membuat tubuh kaku dan sulit digerakkan ketika berada dalam ancaman ekstrem.

Ilustrasi pelecehan seksual. (Suara.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi pelecehan seksual. (Suara.com/Ema Rohimah)

Apa Itu Kekerasan Seksual?

Kekerasan seksual adalah setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh serta fungsi reproduksi seseorang akibat ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau berpotensi menimbulkan penderitaan fisik maupun psikis, termasuk gangguan kesehatan reproduksi.

Kekerasan seksual dapat terjadi di mana saja dan menimpa siapa saja, tanpa memandang usia maupun jenis kelamin. Bentuknya pun tidak terbatas pada pemerkosaan, melainkan mencakup segala bentuk kontak atau tindakan bernuansa seksual yang tidak diinginkan dan dilakukan tanpa persetujuan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyebut kekerasan seksual antara lain meliputi ujaran seksis, sentuhan tanpa izin, pengiriman konten seksual tanpa persetujuan, penguntitan, membuka pakaian orang lain secara paksa, hingga pemaksaan aktivitas seksual dalam bentuk apa pun.

Mengenal Tonic Immobility

Dalam banyak kasus kekerasan seksual, korban mengalami tonic immobility, yaitu kondisi tubuh membeku, kaku, dan sulit digerakkan saat berada dalam situasi berbahaya atau traumatis. Respons ini terjadi secara otomatis, tanpa disadari, dan bukan merupakan pilihan sadar korban.

Tonic immobility merupakan bagian dari mekanisme pertahanan alami otak manusia. Sama seperti hewan yang pura-pura mati saat terancam predator, tubuh manusia pun bisa bereaksi serupa ketika merasa tidak memiliki jalan keluar.

Tidak semua orang mengalaminya, tetapi bagi korban yang mengalaminya, kondisi ini membuat mereka tampak 'tidak melawan', padahal secara biologis mereka memang tidak mampu bergerak atau bersuara.

Tahapan Respons Tubuh Saat Mengalami Ancaman

Korban pelecehan seksual yang mengalami tonic immobility biasanya melewati beberapa tahapan respons berikut:

Arousal, yaitu kesadaran bahwa ada potensi ancaman
Fight or flight, respons untuk melawan atau melarikan diri
Freeze, kondisi membeku sementara
Tonic immobility atau collapsed immobility, tubuh lumpuh atau bahkan pingsan karena ancaman tidak bisa dihindari
Quiescent immobility, fase diam dan pemulihan pascatrauma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Heboh Dugaan Pelecehan, Korban Akui Dihubungi Pihak yang Mengaku Keluarga Mohan Hazian

Usai Heboh Dugaan Pelecehan, Korban Akui Dihubungi Pihak yang Mengaku Keluarga Mohan Hazian

Entertainment | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:16 WIB

Cara Lapor setelah Mengalami Pelecehan Seksual ke SAPA 129, Jangan Diam dan Menyalahkan Diri

Cara Lapor setelah Mengalami Pelecehan Seksual ke SAPA 129, Jangan Diam dan Menyalahkan Diri

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 11:09 WIB

Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya

Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:10 WIB

Alya Putri Hapus Foto Mohan Hazian di Instagram, Netizen Geruduk Postingan Lawas

Alya Putri Hapus Foto Mohan Hazian di Instagram, Netizen Geruduk Postingan Lawas

Entertainment | Rabu, 11 Februari 2026 | 09:30 WIB

Leona Agustine Ikut Speak up Pelecehan Seksual, Pelakunya Anak Band Terkenal

Leona Agustine Ikut Speak up Pelecehan Seksual, Pelakunya Anak Band Terkenal

Entertainment | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:04 WIB

Terpopuler: Rekam Jejak Mohan Hazian, Ini Ramalan Keuangan Zodiak 11 Februari 2026

Terpopuler: Rekam Jejak Mohan Hazian, Ini Ramalan Keuangan Zodiak 11 Februari 2026

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 07:05 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Secara Finansial pada 28 Maret 2026

3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Secara Finansial pada 28 Maret 2026

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

5 Rekomendasi Cream Penghilang Flek Hitam untuk Usia 40 di Apotek

5 Rekomendasi Cream Penghilang Flek Hitam untuk Usia 40 di Apotek

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:54 WIB

5 Hair Serum Murah untuk Mengatasi Rambut Megar, Mulai Rp14 Ribuan

5 Hair Serum Murah untuk Mengatasi Rambut Megar, Mulai Rp14 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:56 WIB

Terpopuler: 5 Cara Hemat Gas LPG yang Bisa Dicoba di Rumah, Sneakers Lokal Desain Versatile

Terpopuler: 5 Cara Hemat Gas LPG yang Bisa Dicoba di Rumah, Sneakers Lokal Desain Versatile

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:55 WIB

Cara Isi Saldo E-Toll Tanpa NFC, Mudah dan Cepat

Cara Isi Saldo E-Toll Tanpa NFC, Mudah dan Cepat

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:10 WIB

Apa Itu Furab? Fans Fuji dan Reza Arap Berusaha Jadi Mak Comblang

Apa Itu Furab? Fans Fuji dan Reza Arap Berusaha Jadi Mak Comblang

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:45 WIB

Dari Duka ke Syukur, Bos Pabrik HS Umrohkan 150 Karyawan Usai Kecelakaan

Dari Duka ke Syukur, Bos Pabrik HS Umrohkan 150 Karyawan Usai Kecelakaan

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:40 WIB

7 Bedak untuk Kulit Kering Agar Terlihat Glowing, Bikin Fresh!

7 Bedak untuk Kulit Kering Agar Terlihat Glowing, Bikin Fresh!

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:05 WIB

Benarkah Denda Telat Lapor Pajak Dihapus? Ini Aturan Terbaru Menurut KEP 55 PJ 2026

Benarkah Denda Telat Lapor Pajak Dihapus? Ini Aturan Terbaru Menurut KEP 55 PJ 2026

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:53 WIB

7 Rekomendasi Parfum Mykonos Paling Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian!

7 Rekomendasi Parfum Mykonos Paling Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian!

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:26 WIB