Promosikan Banggai, Pemda Gelar Turnamen Mancing Berskala Internasional

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 24 Juni 2019 | 19:57 WIB
Promosikan Banggai, Pemda Gelar Turnamen Mancing Berskala Internasional
Kabupaten Banggai di Sulawesi Tengah gelar turnamen mancing berskala internasional. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Promosikan Banggai, Pemda Gelar Turnamen Mancing Berskala Internasional

Indonesia terkenal akan keindahan wisata baharinya. Namun masih ada beberapa daerah yang masih butuh dukungan promosi seperti wilayah Banggai di Sulawesi Tengah.

Padahal pesona bahari Banggai tak perlu diragukan lagi. Anda bisa mengunjungi Pulau Dua yang sekilas mirip dengan Pulau Padar di NTT atau memancing di laut yang menjadi incaran pemancing dunia karena keragaman ikan yang ada di sana.

Itu sebabnya demi menggaet wisatawan mancanegara dan mempromosikan keindahan wisata baharinya, Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemerintah Daerah Banggai, Sulawesi Tengah akan menyelenggarakan Banggai lnternational Tuna Fishing Tournament (BITFT) 2019 di Kabupaten Banggai pada 27-29 September 2019 mendatang.

Disampaikan Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar Dwisuryo Indroyono Soesilo, BITFT 2019 diselenggarakan sebagai upaya mempromosikan Indonesia khususnya perairan Banggai sebagai destinasi wisata memancing kelas dunia.

"Ini merupakan rangkaian dari event fishing tourism tahun lalu yang terdiri dari tiga turnamen memancing internasional. Tiga turnamen mancing internasional tersebut dikemas dengan nama Indonesia International Fishing Tournament/Festival (IIFT/F) 2019," ujar Indroyono dalam temu media di Kementerian Pariwisata, Senin (24/6/2019).

Indroyono mengatakan, sebelumnya pada 2018 pemerintah daerah Banggai telah menghelat turnamen Wisata Mancing Nusantara yang menargetkan wisatawan domestik. Ia berharap dengan diperluaskan target turnamen mancing ke skala internasional, bisa turut menyumbang devisa negara.

"Kita ingin tingkatkan devisa dari marine tourism yang nilainya 7 kali lipat dari wisata biasa (leisure) yang rata-rata hanya USS 1.100 per orang per kunjungan. Jadi pemasukan devisanya tinggal dikalikan dengan jumlah peserta yang ikut turnamen ini," kata Indroyono.

Indroyono menjelaskan bahwa kegiatan wisata memancing merupakan salah satu amanat dalam Undang-Undang Pariwisata No. 10 Tahun 2009 sebagai salah satu produk wisata bahari yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Sayangnya kata dia, kegiatan wisata mancing belum mendapatkan prioritas dalam pengembangan destinasi serta publikasi sebagaimana produk wisata bahari lainnya, seperti diving, cruise, surfing, dan yacht yang telah berhasil memberikan sumbangan besar terhadap devisa negara.

”Oleh karena itu, tata kelola destinasi dan publikasi kegiatan wisata mancing harus segera dilakukan agar dapat bersinergi dengan produk wisata bahari lain dan value dari sumber daya alam kita dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan demikian, kegiatan ini dapat memberikan dampak peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang tahun ini menargetkan 20 juta wisman,” imbuh Indroyono.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo mengatakan bahwa di kalangan wisatawan mancing dunia, perairan Banggai dikenal sebagai destinasi fishing tourism kelas dunia karena terdapat banyak ikan eksotis seperti Banggai Cardinal Fish. Selain itu, perairan Banggai juga masuk dalam jalur migrasi ikan tuna dari kawasan Samudera Pasifik ke Samudera Hindia.

"Kita sudah siapkan hadiah total Rp 500 juta. Untuk fasilitas di sana, peserta tidak perlu khawatir karena sudah ada hotel berbintang 3 dan 4 di sana sehingga turis bisa menginap di sana," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Prancis, Indonesia Promosikan Pariwisata NTB dan Sulawesi Tengah

Di Prancis, Indonesia Promosikan Pariwisata NTB dan Sulawesi Tengah

Lifestyle | Minggu, 23 Juni 2019 | 20:15 WIB

Eksotisnya Pulau Samalona, Surga Tersembunyi di Bumi Makassar

Eksotisnya Pulau Samalona, Surga Tersembunyi di Bumi Makassar

Lifestyle | Selasa, 04 Juni 2019 | 21:00 WIB

Menyisir Surga Bahari Tersembunyi Pulau Kambing di Tanjung Bira

Menyisir Surga Bahari Tersembunyi Pulau Kambing di Tanjung Bira

Lifestyle | Senin, 03 Juni 2019 | 19:54 WIB

Terkini

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:07 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB