Kisah Joanna Palani, Si Sniper Cantik yang Bikin ISIS Mati Kutu

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rima Suliastini

Rabu, 26 Juni 2019 | 13:34 WIB
Kisah Joanna Palani, Si Sniper Cantik yang Bikin ISIS Mati Kutu
Joanna Palani. (Youtube/@big 4 amazing)

Suara.com - Ketika mendengar istilah sniper, sosok pria bertubuh kekar mungkin akan lebih sering menghampiri pikiran kita. Namun sosok sniper yang satu ini akan bikin kita mengerutkan kening. Pasalnya, Joanna Palani memiliki wajah cantik dan jauh dari kesan pembunuh berdarah dingin.

Dilansir dari Daily Mail, Joanna Palani adalah gadis berdarah Kurdi-Denmark. Dilahirkan di tenda pengungsian PPB, Joana Palani sangat dekat dengan situasi peperangan.

Keluarga Joanna memutuskan untuk hidup damai di Denmark dan menjauh dari kebisingan perang. Sebuah keputusan yang baik tapi tak membuat darah perjuangan Joana luntur.

Ketika menempuh perkuliahan di Denmark, Joanna memutuskan untuk kembali ke medan perang dan membela saudaranya yang berada di Timur Tengah.

Berdasarkan kemampuan yang diasah secara otodidak, Joanna Palani sangat lihai menggunakan senjata api. Wanita yang belakangan dikenal sebagai sniper ini sangat terampil menggunakan SVD Dragunov untuk melumpuhkan lawannya.

Joana Palani. (Youtube/Newstalk)
Joanna Palani. (Youtube/Newstalk)

Di Suriah, Joanna Palani menghabisi lawannya dengan modal senapan runduk Dragunov, teropong thermal dan sedikit cemilan. Dia bergerilya pada malam hari dan mulai menembaki lawan-lawannya tanpa ampun.

Daily Mail menyebut Joanna sebagai Dewi Kematian karena berhasil membunuh banyak tentara ISIS.

Bahkan ISIS sempat mengadakan sayembara dengan menyiapkan 1 juta dolar bagi mereka yang bisa membawa Joanna hidup-hidup untuk kemudian dijadikan budak seks.

Joanna Palani. (Youtube/@big 4 amazing)
Joanna Palani. (Youtube/@big 4 amazing)

Tahun 2017, Joanna Palani berhasil ditangkap. Namun bukan tentara ISIS yang melumpuhkan gadis cantik ini, melainkan pemerintah Denmark. Semenjak itu, Joanna Palani mendekam di penjara di negaranya sendiri.

baca juga

Meskipun Joanna kehilangan beberapa haknya sebagai warga negara, minimal dia bisa kembali ke negaranya dengan selamat dan terhindar dari serangan brutal tentara ISIS yang siap menyantapnya sebagai budak seks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana soal Pemulangan WNI Eks ISIS: Tak Segampang Pindahkan Barang

Istana soal Pemulangan WNI Eks ISIS: Tak Segampang Pindahkan Barang

News | Senin, 24 Juni 2019 | 20:15 WIB

Diduga Terlibat ISIS, Swedia akan Deportasi Imam Asal Irak

Diduga Terlibat ISIS, Swedia akan Deportasi Imam Asal Irak

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 16:22 WIB

Lewat Medsos, 2 Terduga Teroris Kartasura Telah Membaiat kepada ISIS

Lewat Medsos, 2 Terduga Teroris Kartasura Telah Membaiat kepada ISIS

News | Senin, 10 Juni 2019 | 18:21 WIB

Terkini

5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting

5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya

Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:30 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri

81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti

Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?

Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:25 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:24 WIB

Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia

Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia

Bekaci | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:22 WIB

Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah

Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:21 WIB

×