Viral Cerita KKN di Desa Penari, Ini 7 Alasan Kita Senang Kisah Horor

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 12:49 WIB
Viral Cerita KKN di Desa Penari, Ini 7 Alasan Kita Senang Kisah Horor
Ekspresi saat membaca kisah horor. (Shutterstock)

Suara.com - Kisah horor berjudul 'KKN di Desa Penari' menjadi viral di Twitter dan mendadak jadi perbincangan heboh. Cerita yang pertama kali dibagikan di media sosial Twitter oleh akun @SimpleM81378523 ini bercerita mengenai pengalaman sekelompok mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil.

Menurut si pemilik akun, kisah yang ia ceritakan bukanlah rekaan, melainkan berdasarkan pengalaman nyata yang dialami oleh temannya. Sayang, dia enggan untuk terbuka mengenai lokasi kejadian dan orang-orang asli yang memiliki pengalaman tersebut.

Meski tak menyodorkan bukti kuat, cerita horor tersebut langsung viral. Ini menunjukkan bahwa kisah-kisah horor dan menakutkan, tanpa perlu bukti apapun, selalu bisa menarik minat dan perhatian masyarakat. Kenapa bisa begitu? Ini 7 alasan kenapa manusia cenderung senang dengan kisah-kisah horor, seperti yang dilansir dari Speeli.

1. Memacu adrenalin
Adrenalin yang meningkat akan dialami oleh mereka yang membaca atau mendengarkan cerita seram. Menurut beberapa penelitian, ini dapat menghasilkan perasaan yang menyenangkan. Beberapa orang bahkan amat menikmati sensasi ketika adrenalin memuncak.

2. Kebosanan
Hal-hal yang kita sukai mencerminkan kebutuhan penting kita yang belum terpenuhi. Jika kita sedang merasa bosan atau sedang melalui fase yang membosankan dalam hidup, maka cerita-cerita horor akan terasa lebih menarik bagi kita.

3. Mengeksplor apa yang belum kita ketahui
Keingintahuan dapat menjadi pendorong utama di balik keinginan kita untuk mengetahui cerita-cerita horor. Karena kisah-kisah horor kadang-kadang diyakini didasarkan pada peristiwa kehidupan nyata, seperti kisah KKN di Desa Penari, sehingga beberapa orang pun ingin tahu secara detail.

4. Membuktikan bahwa cerita tersebut salah
Terkadang alasan utama di balik keinginan untuk mengetahui cerita seperti itu adalah keinginan yang tidak kita sadari untuk membuktikan bahwa cerita tersebut salah atau hanya sebuah kebohongan belaka. Beberapa orang tidak percaya pada cerita seperti itu, dan suka mendengarnya untuk menemukan kekurangan di dalamnya.

5. Untuk menguji keberanian
Beberapa orang suka mendengar atau membaca cerita-cerita horor untuk menguji keberanian mereka sendiri, atau untuk belajar bagaimana agar mereka tidak takut.

6. Sensasi dapat menghasilkan dopamin
Dopamin adalah zat kimia dalam tubuh yang dilepaskan saat kita berhasil melewati tantangan. Dopamin juga dilepaskan saat berhubungan seks dan aktivitas menyenangkan lainnya. Dopamin bertanggung jawab atas beberapa kebiasaan adiktif yang berkembang.

baca juga

7. Mengintensifkan emosi bahagia
Penelitian telah menemukan bahwa emosi bahagia diintensifkan tepat setelah seseorang mengalami adrenalin. Ini berarti bahwa jika seseorang menonton film horor atau membaca kisah horor, kemudian menghabiskan waktu yang baik dengan teman-teman, ia akan lebih menikmati waktu itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chat Mahasiswa Baru Ini Bikin Tepok Jidat

Chat Mahasiswa Baru Ini Bikin Tepok Jidat

Tekno | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 06:48 WIB

Viral Foto Bocah Lelaki Gandeng Tangan Temannya, Ada Kisah Haru di Baliknya

Viral Foto Bocah Lelaki Gandeng Tangan Temannya, Ada Kisah Haru di Baliknya

Health | Kamis, 29 Agustus 2019 | 18:10 WIB

Beredar Video Lawas UAS Soal Perlunya Minta Maaf, Berikut Isinya

Beredar Video Lawas UAS Soal Perlunya Minta Maaf, Berikut Isinya

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 17:21 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×