Agar Hubungan Langgeng, Pahami Dulu Beda Cinta dengan Obsesi

Silfa Humairah Utami

Senin, 09 September 2019 | 08:05 WIB
Agar Hubungan Langgeng, Pahami Dulu Beda Cinta dengan Obsesi
Ilustrasi pasangan obsesi bukan cinta. (Shutterstok)

Suara.com - Anda yang sedang di mabuk asmara, akan merasa bahagia dan selalu ingin dekat dengan pasangan.

Anda pun dibikin tidak bisa berhenti memikirkan tentang dia. Namun, jika dibiarkan terlalu lama dan tidak dikendalikan, rasa cinta berpotensi berubah menjadi obsesi yang tidak sehat dan mengancam hubungan asmara. Lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa yang Anda rasakan adalah cinta atau obsesi?

Dilansir Hello Sehat dari MedicineNet, euforia jatuh cinta normal terjadi di bulan-bulan awal pada hubungan asmara manapun.

Memikirkan pasangan terus menerus dan selalu ingin bertemu adalah perasaan yang wajar di awal masa pacaran. Seiring dengan berjalannya waktu, cinta yang sehat seharusnya berkembang menjadi hubungan yang menghargai masing-masing pasangan.

Namun, jika beberapa bulan telah berlalu dan Anda masih terlalu sering memikirkan pasangan, bahkan sampai di titik di mana seluruh hidup Anda hanya fokus padanya, itu bisa jadi merupakan tanda-tanda obsesi.

Berikut adalah beberapa pernyataan yang dapat membantu Anda membedakan antara cinta atau obsesi:

1. Cinta bikin hati tenang, obsesi menimbulkan gelisah

Ketika Anda telah menjalin hubungan dengan seseorang cukup lama, Anda seharusnya merasa lebih tenang dan saling mempercayai satu sama lain.

Cinta yang sehat akan memberikan Anda ketenangan. Anda percaya bahwa pasangan tetap mencintai Anda meskipun tidak harus berkomunikasi seharian penuh. Anda akan mengerti bahwa kalian berdua memiliki kesibukan masing-masing.

Namun, apabila obsesi mengambil alih, Anda akan selalu merasa gelisah dan ketergantungan. Anda merasa kesulitan apabila tidak melakukan suatu kegiatan dengan pasangan, pesan singkat Anda tidak dibalas lima menit, atau berlarut-larut memikirkan apa saja perkataan dan tindakan pasangan terhadap Anda.

baca juga

Dengan kata lain, cinta atau obsesi dapat dibedakan dari sejauh apa Anda merasa tergantung secara fisik dan emosional dengan pasangan.

2. Cinta memberikan kebebasan, sedangkan obsesi bersifat mengekang

Terlalu fokus pada pasangan di masa-masa awal pacaran memang belum tentu menjadi tanda-tanda obsesif, tetapi Anda tetap harus berhati-hati.

Menurut Robert Vallerand, seorang psikolog dalam bukunya yang berjudul The Psychology of Passion: A Dualistic Model, apabila seseorang mencintai Anda, itu artinya dia mempercayai Anda sepenuh hati.

Cinta sejati akan selalu mengharapkan hal-hal yang terbaik datang di kehidupan pasangannya. Hal tersebut termasuk memberikan ruang sendiri apabila pasangan membutuhkannya.

Lain halnya dengan obsesi. Orang yang terobsesi dengan pasangannya akan selalu dihantui dengan perasaan tidak tenang, bahkan cemburu buta.

3. Cinta membuat Anda berkembang, obsesi tidak

Dalam sebuah hubungan cinta yang sehat, Anda dan pasangan cenderung berkembang ke arah yang positif, baik dalam hal perkembangan diri sendiri maupun arah hubungan.

Hal ini tidak akan Anda temukan dalam perasaan obsesi. Vallerand menambahkan bahwa obsesi yang tidak sehat membuat Anda tidak terbuka dengan perkembangan hidup pasangan. Sulit bagi Anda untuk melihat bahwa pasangan seharusnya memiliki kehidupannya sendiri.

Tanda-tanda lain yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana Anda dan pasangan dapat tetap fokus dan saling mendukung kegiatan atau hobi masing-masing.

Apabila Anda merasa terlalu bergantung dengan pasangan sehingga pekerjaan atau hobi Anda terganggu, atau sebaliknya Anda membatasi kegiatan pasangan di luar hubungan pacaran, bisa jadi rasa cinta Anda telah berubah menjadi obsesi.

4. Cinta mementingkan kebutuhan berdua, obsesi hanya melihat kepentingan pribadi

Ketika Anda terobsesi, Anda mungkin tidak sadar bahwa segala hal yang Anda lakukan untuk pasangan dan hubungan ini hanyalah untuk memuaskan keinginan dan ego Anda semata.

Dalam obsesi, Anda cenderung melupakan aspek terpenting bahwa cinta seharusnya dilandaskan oleh rasa saling memahami dan menghargai kedua belah pihak.

Jika Anda merasa bahwa Anda kurang memahami apa yang sesungguhnya pasangan Anda butuhkan, saatnya Anda mengevaluasi apakah perasaan yang Anda miliki adalah cinta sejati atau obsesi belaka.

Apa yang Anda rasakan saat ini? Awas salah cara mencintai Anda dengan pasangan menjadi obsesi, mulailah mengambil space untuk tidak mengekang, egois dan gelisah setiap saat memikirkannya agar hubungan langgeng. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramalan Zodiak 9 September 2019: Jangan Sakiti Dia Terus, Pisces!

Ramalan Zodiak 9 September 2019: Jangan Sakiti Dia Terus, Pisces!

Lifestyle | Senin, 09 September 2019 | 06:05 WIB

5 Cara Komunikasi Ini Perlu Dihindari Saat Bertengkar dengan Pasangan

5 Cara Komunikasi Ini Perlu Dihindari Saat Bertengkar dengan Pasangan

Lifestyle | Jum'at, 06 September 2019 | 21:20 WIB

2 Lelaki Bikin Jatuh Cinta, Pilih yang Mana Ya?

2 Lelaki Bikin Jatuh Cinta, Pilih yang Mana Ya?

Lifestyle | Jum'at, 06 September 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×