Kenapa Banyak Orang Ketakutan Jadi Jomblo? Ini Penjelasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa

Selasa, 10 September 2019 | 10:41 WIB
Kenapa Banyak Orang Ketakutan Jadi Jomblo? Ini Penjelasannya
Ilustrasi putus cinta, patah hati. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian orang Indonesia menganggap menyandang status jomblo sebagai hal yang sangat menyedihkan. Para jomblo juga seringkali dianggap nelangsa dan tidak bahagia.

Berbagai cap negatif yang menempel pada orang jomblo tanpa sadar bisa menanamkan ketakutan tak beralasan. Akhirnya, berbagai cara dilakukan agar punya pasangan. Tidak penting mau cinta atau tidak, pokoknya asal jangan jomblo saja.

Melansir Hellosehat, istilah jomblo untuk menggambarkan orang-orang yang tidak punya pasangan hidup sebetulnya sudah ada sejak tahun 1993. Namun, pergeseran makna ke arah negatif baru semakin populer di era 2000an.

Sekarang, mereka yang berstatus single bahkan sering menjadi bahan olokan karena dianggap tidak laku di pasaran. Jomblo seolah menjadi aib yang begitu memalukan.

Para ahli menyebut fenomena takut jadi jomblo dengan istilah singlism. Dalam penelitian yang dilakukan Spielmann dkk pada 2013 lalu, sindrom takut jomblo diartikan sebagai perasaan khawatir, cemas, dan sulit menjalani hidup saat tidak memiliki pasangan.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi cemas jadi jomblo. (shutterstock)

Penelitian terkait sindrom takut jomblo itu telah dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology. Fenomena ini bisa dialami oleh siapa saja, baik mereka yang tidak sedang punya pacar, belum pernah memiliki pasangan, bahkan bagi yang sedang menjalani hubungan romantis.

Bagi mereka yang sudah punya pasangan, sindrom singlism menimbulkan kecemasan berlebihan soal kemungkinan hubungan kandas. Kekhawatiran yang ada kemudian membuat orang tersebut mati-matian bertahan, bahkan meski nyatanya sama sekali tidak merasa bahagia atau malah terjebak dalam hubungan tidak sehat.

Selanjutnya saat hubungan terpaksa berakhir, ia lebih memilih menurunkan standar dibanding harus hidup sendiri. Mereka tidak mau lama-lama menjadi jomblo.

Jika Anda mulai ketakutan dengan status jomblo secara berlebihan atau tanpa alasan jelas, coba alihkan perasaan dan pikiran negatif dengan melakukan kegiatan positif yang mampu memperbaiki mood.

baca juga
Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).
Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).

Tidak apa-apa menikmati hidup sendiri sambil terus mencari belahan jiwa terbaik tanpa harus dikejar waktu. Ingatkan diri sendiri bahwa Anda tetap bisa bahagia meski tidak punya pacar atau pasangan.

Bagaimanapun, mendapatkan kebahagiaan adalah tanggung jawab diri sendiri, bukan karena merasa dibebani pandangan orang lain. Orang lain juga tidak bertanggung jawab untuk membahagiakan Anda,

Namun jika rasa cemas menjadi jomblo itu sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera bicara pada psikolog atau psikiater untuk mencari bantuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyaman karena Terbiasa, 3 Zodiak Ini Akan Menikahi Sahabatnya Sendiri

Nyaman karena Terbiasa, 3 Zodiak Ini Akan Menikahi Sahabatnya Sendiri

Lifestyle | Minggu, 25 Agustus 2019 | 17:35 WIB

Studi : Obrolan soal Musik Bikin Jomblo Ketemu Jodoh dalam Kencan Online

Studi : Obrolan soal Musik Bikin Jomblo Ketemu Jodoh dalam Kencan Online

Lifestyle | Rabu, 24 Juli 2019 | 15:18 WIB

Bosan Jadi Jomblo? Ini 4 Tips Punya Pacar Baru

Bosan Jadi Jomblo? Ini 4 Tips Punya Pacar Baru

Lifestyle | Senin, 01 Juli 2019 | 19:35 WIB

Tak Ada Beban, Ini 5 Tanda Kamu Lebih Bahagia Menjadi Single

Tak Ada Beban, Ini 5 Tanda Kamu Lebih Bahagia Menjadi Single

Lifestyle | Senin, 24 Juni 2019 | 16:25 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×