Saran Pakar untuk Melindungi Kaum Urban dari Kejahatan Transportasi Online

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 10 September 2019 | 12:37 WIB
Saran Pakar untuk Melindungi Kaum Urban dari Kejahatan Transportasi Online
Saran Pakar untuk Melindungi Kaum Urban dari Kejahatan Transportasi Online (Shutterstock)

Suara.com - Saran Pakar untuk Melindungi Kaum Urban dari Kejahatan Transportasi Online 

Kecanggihan layanan tranportasi online ternyata belum membuat pengguna merasa aman. Sebab, masih ada celah terjadinya kejahatan yang mengganggu kemanan pengguna.

Hal itu telah dirasakan sebagain besar kaum urban sebagai pengguna dominan layanan tersebut. Misalnya, penipuan dengan cara pencurian saldo uang digital, dan tindakan pelecehan seksual baik secara lisan hingga fisik.

Merasa terganggu dengan kondisi seperti itu, Putri Bramantyo, salah satu pengguna transportasi online membuat petisi untuk mendesak perusahaan transportasi online menjaga kerahasiaan data pribadi penumpang dengan menerapkan teknologi yang menyembunyikan nomor telepon pengguna.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 118 Tahun 2018 Pasal 31B dan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 12 Tahun 2019 Pasal 17B, yaitu “Menjamin kerahasiaan dan keamanan data pengguna jasa.”

Infografis yang diunggah oleh akun instagram @infowanita.id memaparkan semua inovasi dan teknologi yang telah dilakukan oleh semua pemain transportasi online di Indonesia.

Menanggapi hal ini, Profesor Kriminologi Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc, Ph.D menekankan kembali bahwa keselamatan dan kenyamanan tetap harus menjadi perhatian utama pengemudi dan pengguna. 

"Transportasi berbasis Online ini seharusnya sudah amat aman karena pergerakan dari transportasi online pengemudi maupun penggunanya sudah terdata di dalam aplikasi, lain halnya ketika situasinya anonim banyak hal yang bisa terjadi dan memicu situasi berbahaya," ucap Prof Adrianus melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (10/9/2019)

Ia menjelaskan, ketika situasi anonim sudah dipecahkan dan orang sudah tidak lagi anonim atau sudah jelas jati dirinya serta menggunakan kepekaannya, maka sudah bisa menekan angka kejahatan sampai 80 persen.

baca juga

"Memang masih ada saja orang-orang nekat membuat ancaman keamanan. Harapan saya baik pengemudi dan pengguna transportasi online ini bisa menggunakan kepekaannya sehingga tercipta rasa aman dan nyaman. Kejahatan melalui layanan transportasi online bisa diminimalisir apabila seluruh perusahaan penyedia jasa layanan transportasi online ini menerapkan fitur masking number dan fitur-fitur keamanan lainnya," kata Profesor Kriminologi, Adrianus Eliasta Meliala.

Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna dan pengemudi transportasi online, seluruh perusahaan pemberi jasa transportasi online diharapkan mampu memiliki fitur keamanan yang terintegrasi dan mengedepankan prinsip pencegahan sehingga mampu meminimalisir terjadinya kasus-kasus penyimpangan dan kejahatan di transportasi online.

Transportasi online [ig@infowanita.id]
Transportasi online [[email protected]]

Berikut beberapa fitur keamanan yang harusnya bisa ditawarkan oleh jasa transportasi online di Indonesia antara lain:

1. Share my Ride

Sebuah fitur keamanan bagi pengguna untuk memberikan informasi tentang perjalanannya sehingga orang terdekat pengguna bisa memonitor perjalanan secara real-time. 

2. Masking Number

Sebuah fitur keamanan yang menjaga informasi nomor telepon pengguna dan pengemudi sehingga mencegah terjadinya tindakan kejahatan pencurian uang digital ataupun kemungkinan tindakan menyimpang dimana penumpang menerima pesan / telepon yang tidak diharapkan dari pengemudi, maupun sebaliknya.

3. Security camera (bagi kendaraan roda empat)

Sebuah fasilitas keamanan dimana pemberi jasa transportasi memasang kamera pengintai untuk dapat memonitor kegiatan dalam mobil untuk mencegah terjadinya kejahatan

4. Panic / Emergency Button

Sebuah fitur keamanan bagi pengemudi yang bisa diaktifkan apabila pengemudi melakukan tindakan menyimpang

5. Verifikasi wajah bagi pengemudi

Sebuah fitur yang sifatnya mencegah agar tidak terjadi jual-beli akun yang bisa menyebabkan kegiatan pemberi layanan transportasi online dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang ternyata bukan mitra yang terdaftar di perusahaan pemberi jasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Otomotif: Kendaraan Otonom Membawa Kita ke 'Neraka'

Pakar Otomotif: Kendaraan Otonom Membawa Kita ke 'Neraka'

Otomotif | Selasa, 03 September 2019 | 20:15 WIB

Mobil Listrik Seharusnya Mengeluarkan Suara, Ini Kata Pakar Penguji

Mobil Listrik Seharusnya Mengeluarkan Suara, Ini Kata Pakar Penguji

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:00 WIB

Bukan Parfum, Pakar Seks Ini Pakai Aroma Miss V untuk Menggaet Pria

Bukan Parfum, Pakar Seks Ini Pakai Aroma Miss V untuk Menggaet Pria

Lifestyle | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×