Taipei Turut Berpartisipasi dalam Pameran Pariwisata Terbesar di Indonesia

Fabiola Febrinastri
Taipei Turut Berpartisipasi dalam Pameran Pariwisata Terbesar di Indonesia
Taipei turut berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Indonesia, "Kompas Travel Fair 2019 ". (Dok : Kemenpar)

Kemajuan pariwisata Taipei mendapat pengakuan dari banyak orang.

Suara.com - Dalam rangka membuka pasar Muslim internasional dan menampilkan pencapaian kota ramah Muslim Taipei, Biro Pariwisata dan Komunikasi Pemerintah Kota Taipei turut berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Indonesia, "Kompas Travel Fair 2019 ". Bekerja sama dengan China Airlines, menampilkan tren fusi dan hipster Taipei melalui konsep "Taipei Flash Shop".

Visual Paviliun Taipei menarik perhatian banyak turis Indonesia yang datang meminta informasi wisata untuk mengunjungi Taipei pada liburan tahun baru mendatang,

Kepala Biro Pariwisata dan Komunikasi Pemerintah Kota Taipei, Liu Yi-ting, memaparkan, menurut Indeks Pariwisata Muslim Global (GMTI) terbaru yang diumumkan oleh MasterCard pada 2019, Taiwan untuk pertama kali menempati peringkat ketiga tujuan wisata Muslim terbaik wilayah non-Islam.

Taipei mendapat pengakuan sebagai destinasi utama bagi Muslim yang berkunjung ke Taiwan. Sementara itu, Kompas Indonesia juga melaporkan bahwa Kota Taipei juga dinobatkan sebagai kota teramah ke-4 bagi pelancong, melampaui kota-kota besar terkenal seperti Singapura, Tokyo, New York dan London.

Liu Yi-ting menambahkan, pemerintah Kota Taipei berniat membangun kota yang baik dengan lingkungan yang ramah, untuk itu menggagas restoran dan pelaku bisnis perhotelan di kota Taipei untuk memperoleh sertifikasi halal. Selain itu, juga menambahkan fasilitas wudu dan musala bagi kaum Muslim pada stasiun MRT utama dan objek wisata nasional.

Pada waktu yang sama, negara ini juga menjadi pemrakarsa sertifikasi rumah sakit ramah Muslim di seluruh Taiwan. Saat ini, Tai-An Hospital dan Taipei Beitou Health Promoting Hospital telah lulus sertifikasi.

Liu Yi-ting juga menyebutkan, Taipei telah mengadakan Festival dan Karnaval Idul Fitri di Taipei selama empat tahun berturut-turut. Acara ini menarik banyak perhatian warga lokal untuk ikut berpartisipasi.

Selain menyatakan rasa terima kasih kepada pekerja migran Indonesia atas kontribusi yang diberikan, menurutnya, hal ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat Taiwan untuk memahami budaya Muslim, serta memperkuat interaksi antara keduanya.

Sesuai dengan karakteristik wisatawan Indonesia, Biro Pariwisata Kota Taipei secara khusus merekomendasikan empat tur khusus, yakni Wall Street Taipei pada distrik Taipei Barat, Catwalk distrik timur Taipei, destinasi wisata Michelin bintang 3 di kota mata air panas Beitou dan wisata ramah lingkungan dengan Taiwan Tour Bus + YouBike, yang dipadukan dengan festival utama Taipei seperti pesta kembang api malam tahun baru, Festival Lampion Taipei, dan sebagainya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS