Pagelaran Sendratari Sang Kala Nyimas Gandasari Siap Tampil di TIM Jakarta

Vania Rossa

Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:24 WIB
Pagelaran Sendratari Sang Kala Nyimas Gandasari Siap Tampil di TIM Jakarta
Tasyakuran pagelaran sendratari Sang Kala Nyimas Gandasari. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Pagelaran musikal sendratari Sang Kala Nyimas Gandasari akan hadir pada Minggu, 14 Juni 2026, di Graha Bhakti Budaya TIM, Jakarta.
  • Pertunjukan ini mengangkat kisah kepahlawanan perempuan Cirebon abad ke-15 yang berperan penting dalam syiar Islam.
  • Acara ini merupakan inisiatif Yayasan Prima Ardian Tana untuk pelestarian budaya sekaligus program tanggung jawab sosial yayasan.

Suara.com - Pagelaran musikal sendratari bertajuk Sang Kala Nyimas Gandasari akan digelar pada Minggu, 14 Juni 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Pertunjukan ini mengangkat kisah kepahlawanan perempuan legendaris dari Cirebon yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas.

Sendratari ini mengisahkan Nyi Mas Gandasari, tokoh perempuan sakti dalam babad Cirebon yang dikenal memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di pesisir utara Jawa pada abad ke-15. Ia disebut sebagai putri Kerajaan Pasai yang kemudian diasuh Pangeran Cakrabuana dan menjadi murid kesayangan Sunan Gunung Jati.

Selain mendalami ajaran agama, Nyi Mas Gandasari juga dibekali kemampuan bela diri dan turut berperan dalam syiar Islam di wilayah Cirebon.

Dalam kisahnya, kecantikan dan kesaktian Nyi Mas Gandasari menjadi simbol keberanian dan kepemimpinan perempuan. Ia bahkan diceritakan berhasil menaklukkan Kerajaan Galuh, mempertegas posisinya sebagai figur penting dalam sejarah Kesultanan Cirebon.

Ketua Yayasan Prima Ardian Tana yang membawa pagelaran ini, Tedja Maria Hasan, menjelaskan bahwa pagelaran ini merupakan inisiatif untuk mengangkat kembali kisah kepahlawanan perempuan Nusantara melalui pertunjukan yang edukatif sekaligus menghibur.

Drama musikal ini memadukan unsur tari, musik, tata busana, dan panggung tradisional dalam kemasan modern, sebagai bentuk pelestarian budaya Sunda yang relevan bagi generasi muda.

“Produksi ini kami siapkan secara profesional untuk menanamkan nilai keberanian, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap Tanah Air. Sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi seniman lokal dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan,” ujar Tedja.

Tak hanya berorientasi pada pelestarian budaya, pagelaran ini juga menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial (CSR) yayasan. Sebagian hasil penjualan tiket dan dukungan sponsor akan dialokasikan untuk pembangunan sarana prasarana serta program beasiswa di Politeknik Pariwisata Prima International, Cirebon.

Sendratari ini digarap oleh deretan seniman multitalenta. Denny Malik didapuk sebagai sutradara pertunjukan, dengan Alfani Wiryawan sebagai Produser Pelaksana dan Reny Anggraeni Daniel sebagai Produser Eksekutif. Denny menyatakan optimistis pertunjukan ini mampu menarik minat publik untuk semakin mencintai budaya bangsa.

baca juga

“Pertunjukan ini akan menampilkan kekhasan budaya Cirebon seperti topeng Cirebon yang sudah dikenal hingga mancanegara. Meski mengangkat kisah budaya, kemasannya tetap menarik dan menghibur,” ujar Denny.

Dalam proses produksinya, tim juga membuka audisi bagi generasi muda usia 20–30 tahun. Seleksi menitikberatkan pada kualitas vokal, kemampuan gerak, dan dasar akting, sebagai bagian dari upaya regenerasi serta pewarisan nilai budaya kepada generasi penerus.

Yayasan Prima Ardian Tana sendiri berdiri pada 2003 atas prakarsa almarhum Ir. H. Iman Taufik dan Hj. Nani Y. Taufik. Selama lebih dari dua dekade, yayasan ini aktif di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan, termasuk program beasiswa, bantuan kemanusiaan, serta pembangunan institusi pendidikan di Cirebon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya

Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:29 WIB

Dugderan Semarang 2026: Saat Tradisi, Nostalgia, dan Jajanan Rakyat Bertemu di Alun-Alun

Dugderan Semarang 2026: Saat Tradisi, Nostalgia, dan Jajanan Rakyat Bertemu di Alun-Alun

Lifestyle | Senin, 09 Februari 2026 | 10:10 WIB

Mengakarnya Budaya Patriarki dan Absennya Peran Ayah di Rumah Tangga

Mengakarnya Budaya Patriarki dan Absennya Peran Ayah di Rumah Tangga

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×