Baru Diresmikan, Skate Park Dukuh Atas Tuai Keluhan dari Komunitas

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:35 WIB
Baru Diresmikan, Skate Park Dukuh Atas Tuai Keluhan dari Komunitas
Skate Park Taman Dukuh Atas

Suara.com - Bagi para pecinta skateboard, pasti tahu Skate Park Taman Spot Budaya 2 yang berlokasi di Dukuh Atas 2. Skate Park yang terletak di pinggir jalan protokol ini baru saja diresmikan pada Agustus 2019 lalu. Tempat ini pun langsung menjadi magnet dan idola baru bagi para skaters, sekaligus jadi pusat berburu foto instagramable.

Tapi siapa sangka pembangunan skate park ini dianggap buruk bagi para skaters, bahkan komunitas Senayan Skateborder mengatakan pembangunannya tidak sesuai standar bermain skatebord dan cenderung berbahaya.

Nareen, anggota Senayan Skateborder di Hotel Atlet, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Nareen, anggota Senayan Skateborder di Hotel Atlet, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Buruk sekali, karena mereka tidak melibatkan komunitas skate, skate park itu (harusnya) dibangun seperti apa, mereka memikirkan bahwa pembangunan skate park itu harua seperti ini, tapi dia tidak memikirkan kalau dia skaternya. Jadi dia bikinnya nggak asal-asalan," ujar Nareen anggota Senayan Skateborder di Hotel Atlet, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).

Menurut Nareen, banyak bangunan atau medan bermain skatebord cenderung membahayakan para skaters. Seperti contoh medan yang harusnya landai namun dibuat sangat tinggi.

"Ada lagi, harusnya setelah lakukan trik dari sebelah kanan, sebelah kiri itu los tapi disini ada penghalang, kan berarti nabrak dan malah bikin celaka. Bahkan kalau sebelah sini, mau ke arah kanannya nggak ada runway-nya, nggak ada jalur larinya," ungkap Nareen.

Padahal, meski lokasinya kecil, jika skate park disesuaikan berdasarkan keinginan skaters, maka bangunan dan fasilitas tidak akan sia-sia. Apalagi jatah pemugaran bangunan baru bisa dilakulan 2 tahun , yang artinya fasilitas akan sia-si selama waktu tersebut.

"Ada ukuran tertentu dan harus melibatkan komunitas, karena mereka paling paham dan paling tahu," tuturnya

"Saat ditanya mungkin kita bisa gambarin, layout tanah seperti apa, luasnya, jadi pembuatan skate park itu dibuat base on skater. Bukan base on kepentingan mereka, yang penting ada skate park tapi nggak bisa dipakai percuma," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Proses Pembuatan Skate Park di Kolong Flyover Pasar Rebo

Begini Proses Pembuatan Skate Park di Kolong Flyover Pasar Rebo

Foto | Senin, 02 September 2019 | 19:34 WIB

Komunitas Skateboard Kritik Pembangunan Skatepark di Jakarta

Komunitas Skateboard Kritik Pembangunan Skatepark di Jakarta

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 00:05 WIB

Jajal Arena Skaterboard, Motor Listrik Tampil Memukau

Jajal Arena Skaterboard, Motor Listrik Tampil Memukau

Otomotif | Senin, 27 Mei 2019 | 17:35 WIB

Terkini

6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan

6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB

5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung

5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:29 WIB

7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika

7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah

Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:13 WIB

Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK

Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:10 WIB

7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg

7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:01 WIB

5 Pilihan Mesin Cuci yang Awet untuk Usaha Laundry, Hemat Listrik dan Kapasitas Besar

5 Pilihan Mesin Cuci yang Awet untuk Usaha Laundry, Hemat Listrik dan Kapasitas Besar

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 15:20 WIB

5 Rekomendasi Cushion yang Bisa di-Refill agar Lebih Hemat, Flawless Tanpa Boros

5 Rekomendasi Cushion yang Bisa di-Refill agar Lebih Hemat, Flawless Tanpa Boros

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 15:05 WIB

Tanda Wajah Tidak Cocok dengan Moisturizer? Ini 4 Rekomendasi yang Aman

Tanda Wajah Tidak Cocok dengan Moisturizer? Ini 4 Rekomendasi yang Aman

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 14:35 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Cowok Terbaik 2026, Lindungi Wajah dari Kusam dan Penuaan

5 Rekomendasi Sunscreen Cowok Terbaik 2026, Lindungi Wajah dari Kusam dan Penuaan

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 14:10 WIB