Susah Sinyal di Pedalaman, Ganjar Pranowo Usulkan Wisata Sunyi di Jateng

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 19 November 2019 | 19:00 WIB
Susah Sinyal di Pedalaman, Ganjar Pranowo Usulkan Wisata Sunyi di Jateng
Ganjar Pranowo di acara diskusi bertema Spirit JOGLOSEMAR Menuju Wisata Kelas Dunia bersama Famtrip Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Solo, Senin (18/11/2019). (Suara.com/Vessy Dwirika Frizona)

Suara.com - Susah Sinyal di Pedalaman, Ganjar Pranowo Usulkan Wisata Sunyi di Jateng

Wisata Instagramable memang tengah menjadi tren dimana-mana. Hampir semua destinasi wisata menyulap area mereka menjadi lebih Instagenik agar menarik minat wisatawan.

Untuk melengkapi kebutuhan netizen yang haus eksistensi saat wisata, kebutuhan sinyal dan wi-fi menjadi fasilitas yang wajib disediakan.

Namun sayangnya tidak semua destinasi wisata di Indonesia, khususnya kawasan desa-desa pedalaman Jawa Tengah (Jateng) sudah didukung oleh sinyal kuat.

Menyoroti problem ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, justru melihat ada protensi wisata besar di daerah-daerah tersebut.

Menurutnya daerah-daerah yang masih sepi dan susah sinyal sangat berpotensi dijual untuk wisata kesunyian.

"Desanya bagus masih asri, suasananya sejuk, tapi dikeluhkan karena sinyal masih susah di sana. Lho, saya bilang justru bagus, potensi untuk jadi wisata kesunyian. Karena tidak semua wisatawan mencari keramaian. Bule-bule malah mencari suasana sepi untuk relaksasi. Mereka malah mencari kawasan yang belum banyak dikunjungi yang tidak bising," ungkap Ganjar Pranowo acara diskusi bertema Spirit Joglosemar Menuju Wisata Kelas Dunia bersama Famtrip Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Solo, Senin (18/11/2019).

Hal itu dikatakan Ganjar berdasarkan hasil survei lewat bincang singkat bersama turis-turis mancanegara yang pernah ia temui. Mereka bahkan bukan hanya tidak butuh sinyal, tetapi juga tidak butuh listrik. Wisatawan asing ingin menemukan ketenangan.

"Ketika saya tanya, 'butuhnya apa, sinyal, listrik? Tidak'. Mereka tidak butuh itu, mereka ingin menikmati suasana cozy, hidup bersama alam. Orang Rusia pernah tinggal di Karimun Jawa selama 10 hari, mereka makan makanan yang dimasak dari bahan baku yang ada di desa, mereka makan sambal pedas, dan mereka suka, itu artinya lidah mereka bisa menikmati," tambahnya.

baca juga

Lebih lanjut ia menyampaikan, turis-turis itu sudah mulai bosan dengan Bali yang selalu ramai. Makanya banyak turis Bali yang bergeser objek ke daerah Ubud untuk menemukan ketenangan. Nah, di Jawa Tengah itu masih banyak.

"Mereka malah mencari daerah yang tidak bisa dilalui mobil, dilewati motor, tapi hanya bisa tempuh dengan berjalan kaki atau bersepeda. Menikmati pemandangan alam, lereng, hutan, ngarai, gunung, menikmati suara alam, suara hewat, yang sangat nikmat," bebernya.

Wisata kesunyian menawarkan sensasi yang beda dari wisata lainnya. Pengunjung bisa mendapat pengalaman yang tidak biasa. Nantinya, desa-desa wisata itu bisa mendorong mereka berkunjung ke kawasan wisata seperti Dieng, Karimun Jawa, Sangiran, dan Borobudur, tambah Ganjar Pranowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serupa Destinasi Selandia Baru, Begini Indahnya Waduk Sermo di Kulon Progo

Serupa Destinasi Selandia Baru, Begini Indahnya Waduk Sermo di Kulon Progo

Lifestyle | Selasa, 19 November 2019 | 10:44 WIB

Pesona Grand Maerakaca, Taman Mini Jawa Tengah yang Instagramable

Pesona Grand Maerakaca, Taman Mini Jawa Tengah yang Instagramable

Lifestyle | Selasa, 19 November 2019 | 08:51 WIB

Destinasi Berikut Tidak Disarankan untuk Wisatawan, Ada dari Indonesia

Destinasi Berikut Tidak Disarankan untuk Wisatawan, Ada dari Indonesia

Lifestyle | Senin, 18 November 2019 | 20:10 WIB

Terkini

Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota

Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13 WIB

iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta

iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas

Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:08 WIB

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les

Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan

Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026

Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida

Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan

Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Daftar Atribut Pramuka SD Lengkap untuk 14 Agustus 2026, Apa Saja yang Wajib Dipakai?

Daftar Atribut Pramuka SD Lengkap untuk 14 Agustus 2026, Apa Saja yang Wajib Dipakai?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:53 WIB

×