Promosi Wisata Kesehatan RI, Menkes Terawan: Kita Jual Kerokan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 19 November 2019 | 17:05 WIB
Promosi Wisata Kesehatan RI, Menkes Terawan: Kita Jual Kerokan
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto wacanakan kerokan sebagai wisata kesehatan RI. (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Promosi Wisata Kesehatan RI, Menkes Terawan: Kita Jual Kerokan

Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto nampaknya tidak main-main dalam membangun wisata kesehatan (health tourism). Meluncurkan 1 dari 4 bagiannya, wisata kebugaran dan jamu jadi project yang siap dijalankan.

Uniknya, Terawan menyebutkan tradisi kerokan bakal mengangkat budaya kerokan atau mengesekkan koin ke tubuh lalu kulit memerah, tapi mampu menimbulkan sensasi relaksasi. Potensi kerokan menurut mantan Kepala RSPAD Gatot Subroto ini tidak bisa diabaikan.

"Kalau yang lain jual bekam dan yang lain, kita jual kerokan. Jangan sepelekan kerokan, kalau buka 10 bed. Abis kerokan minum jamu, jamunya berapa?
Ditambah pijet. Jadi hal-hal itu banyak yang tidak kita komunikasikan," ujar Menkes Terawan di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).

Terawan mengatakan, segala keseharian yang terlihat biasa seperti minum jamu dan kerokan bisa jadi potensi di mata turis mancanegara, asal bisa dipromosikan dengan menarik. Jamu dan kerokan ini bisa menggelitik keingin tahuan orang luar negeri untuk mencoba merasakannya.

"Jadi harus selalu dibikin ide-ide yang segar. Gampang. Yang memudahkan orang asing mau datang. Kasih hal yang menggelitik, keingintahuan yang besar. Itu yang sangat penting, dan kita yakin orang-orang Indonesia punya ide cemerlang," tuturnya.

Kerokan sebagai pengobatan tradisional. (Shutterstock)
Kerokan sebagai pengobatan tradisional. (Shutterstock)

"Tapi kadang kita malu, karena setiap hari melihatnya. Padahal buat orang asing itu hal yang menarik. Buat kita, tiap hari liat dikerokin sendiri. Buat orang asing aneh, menarik sekali. Apalagi kalau gambarnya macem-macem," lanjutnya.

Terawan menyebut kerokan seumpama tato berwarna merah yang bersifat non permanen. Nilai inilah yang bisa dijadikan sebagai ajang promosi dan pemasaran yang mumpuni.

baca juga

"Coba kita kalau misal kembali ke Thailand ke negara manapun terapi dengan lebah segala ada. Nah, coba kita karena malu karena tiap hari kerokan rasanya kok tidak elit gitu, tidak elit kan kita, buat orang di luar negeri. Wah, itu kok bisa diwarnai warnai mereka aja nyari tato ini tato sementara," katanya.

Sementara itu, saat ditanyai seputar kebiasaan kerokan yang tidak baik untuk tubuh, Terawan malah menyatakan sudah banyak literatur yang membahas tentang manfaat kerokan itu sendiri.

"Alasannya karena mungkin dia belum baca literatur, sementara literaturnya banyak," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kesehatan Nasional: Stunting dan JKN Jadi Isu Prioritas

Hari Kesehatan Nasional: Stunting dan JKN Jadi Isu Prioritas

Health | Selasa, 12 November 2019 | 12:22 WIB

Inovasi Jadi Faktor Penting dalam Pembangunan Kesehatan Indonesia

Inovasi Jadi Faktor Penting dalam Pembangunan Kesehatan Indonesia

Health | Sabtu, 09 November 2019 | 20:08 WIB

Menkes Terawan Berikan Penghargaan untuk 140 Tenaga Kesehatan Puskesmas

Menkes Terawan Berikan Penghargaan untuk 140 Tenaga Kesehatan Puskesmas

Health | Sabtu, 09 November 2019 | 17:27 WIB

Terkini

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:11 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 18:05 WIB

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 18:03 WIB

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

×