Pratiwi Kusumawardani, Hijaber yang Jadi Ahli Satelit dan Dunia Antariksa

Ade Indra Kusuma

Rabu, 27 November 2019 | 11:31 WIB
Pratiwi Kusumawardani, Hijaber yang Jadi Ahli Satelit dan Dunia Antariksa
Pratiwi Kusumawardani, Spacecraft Flight Dynamic Engineer atau Orbit Analyst asal Indonesia (VOAIndonesia/dok Pratiwi Kusumawardani)

Suara.com - Pratiwi Kusumawardani, Hijaber yang Jadi Ahli Satelit dan Dunia Antariksa

Pratiwi Kusumawardani adalah ahli satelit yang bekerja sebagai Spacecraft Flight Dynamic Engineer atau Orbit Analyst di Indonesia.

Walaupun dunia antariksa masih didominasi oleh laki-laki, menurutnya bidang ini "bukan hal yang mustahil" untuk ditekuni perempuan.

Diakui Pratiwi Kusumawardani sejak kecil ia senang melihat langit. Namun, tak pernah terpikir olehnya bahwa ketika dewasa ia akan terjun ke dunia antariksa

Walaupun terlahir dari orang tua yang berlatar-belakang dunia sosial, Pratiwi memutuskan untuk mengambil jurusan astronomi saat kuliah S1 di Institut Teknologi Bandung.

Saat kuliah S1, Pratiwi pun mulai mempelajari dunia dirgantara lebih dalam, hingga akhirnya menemukan fokus yang ia minati.

“Nah, pas tingkat akhir udah mulai mau kayak (tugas akhir) gitu, kok kayaknya lebih cenderung interest-nya itu ke engineering-nya. Cuman kan karena emang kuliahnya udah di sains, ya mau nggak mau kan harus tuntasin dulu kan. Sempat kepikiran buat join collaboration research sama di aerospace juga, untuk ambil kuliahnya juga,” kenang Pratiwi Kusumawardani seperti mengutip VOAIndonesia.

Pratiwi tahu bahwa ia masih ingin mengulik lebih dalam seputar satelit, roket, dan sebagainya. Setelah lulus S1 dan sempat bekerja, Pratiwi lalu kembali ke bangku kuliah untuk meneruskan pendidikan S2, kali ini mengambil jurusan aerospace engineering atau teknik dirgantara di Institut Teknologi Bandung dengan spesifikasi austronatics engineering, yang tergabung di fakultas teknik mesin dan dirgantara, sebuah fakultas yang masih didominasi oleh laki-laki.

“Kalau saya kan memang interest-nya di bidang space-nya ya, yang di satelit, roket dan sebagainya. Nah, untuk yang spesifikasi benar-benar sama persis itu jarang banget perempuan,” ujarnya.

baca juga

Sebagai satu di antara segelintir perempuan di fakultasnya, Pratiwi mengaku terkadang ada hal-hal yang menjadi tantangan. Khususnya saat harus melakukan penelitian hingga malam hari.

“Kadang kadang tuh kita no problem gitu ya mau sampai malam gitu atau ibaratnya mau nginep. Tapi kadang-kadang sudah dibatasi sendiri, karena kita perempuan. Jadi ada batasan-batasan kalau pulang malam,” ceritanya.

Kini, perempuan kelahiran tahun 1993 ini berprofesi sebagai seorang Spacecraft Flight Dynamic Engineer atau Orbit Analyst untuk Bank Rakyat Indonesia di Jakarta yang bertugas untuk menjaga posisi satelit (BRISat) dari pengaruh benda alami akibat dari gravitasi bumi, bulan dan matahari.

“Kita selalu maintain dengan melakukan namanya manuver planning, yang kita lakukan dalam satu minggu sekali,” papar perempuan yang hobi membaca buku ini.

“Gimana caranya, kita prediksi supaya maneuver yang kita lakuin (bisa) se-efisien mungkin menggunakan bahan bakarnya, sehingga satelit kita ini berada pada posisi yang seharusnya dan tetap efisien dari segi bahan bakar, sehingga life span-nya tetap terjaga sesuai dengan yang diharapkan,” tambahnya lagi.

Mengingat bahwa dunia yang ia tekuni ini masih jarang perempuan, ia pun lalu mendirikan perusahaan rintisan SpaceID pada tahun 2017 dimana ia merangkap sebagai CEO, sebuah wadah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Indonesia tentang spacecraft atau pesawat antariksa dan juga tentang peran perempuan di dunia STEM (Science, Teknology, Engineering, Mathematics).

Salah satu kegiatannya adalah sosialisasi mengenai antariksa ke sekolah-sekolah, seperti di Bandung.

“Pastinya ingin lebih motivasi anak-anak di Indonesia, terutama perempuan untuk tetap bergerak di bidang STEM, di bidang space. Karena itu bukan hal yang mustahil gitu,” kata Pratiwi.

Pratiwi juga bercita-cita untuk membangun pusat pendidikan dan konsultan di bidang antariksa di Indonesia untuk membantu dan memberikan pengarahan kepada orang-orang yang memiliki minat di bidang antariksa ini.

Mencari Inspirasi di Amerika, klik next untuk artikel selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wahana Antariksa NASA Potret Bekas Kecelakaan Mikrosatelit China di Bulan

Wahana Antariksa NASA Potret Bekas Kecelakaan Mikrosatelit China di Bulan

Tekno | Senin, 25 November 2019 | 16:25 WIB

Canggih! Robot Ini Bisa Bangun Roket Peluncuran Satelit Hanya dalam 12 Jam

Canggih! Robot Ini Bisa Bangun Roket Peluncuran Satelit Hanya dalam 12 Jam

Tekno | Selasa, 19 November 2019 | 12:27 WIB

Biak Akan Dijadikan Pulau Keantariksaan

Biak Akan Dijadikan Pulau Keantariksaan

Tekno | Jum'at, 15 November 2019 | 22:11 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×