4 Fakta Unik Kebiasaan Ngemil Orang Indonesia

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 03 Desember 2019 | 16:19 WIB
4 Fakta Unik Kebiasaan Ngemil Orang Indonesia
Mengemil di kantor. (Shutterstock)

Suara.com - Meningkatnya urbanisasi, padatnya kesibukan, serta berubahnya keinginan masyarakat, ternyata mengubah tren kebiasaan ngemil orang Indonesia. Ngemil kini bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan lambung, tetapi juga untuk mencukupi kebutuhan lain dari berbagai sisi kehidupan.

President Director Mondelez Indonesia, Sachin Prasad, mengungkap berdasarkan survei The State of Snacking, ditemukan pemahaman baru tentang peran camilan, baik fungsional maupun emosional, dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia yang sangat lekat dengan camilan.

"Dari hasil survei terdapat potensi yang sangat besar untuk industri makanan ringan baik secara global dan juga di Indonesia, dikarenakan semakin meningkatnya frekuensi orang ngemil sehari-hari. Ngemil tidak lagi hanya berfungsi untuk asupan tubuh, namun banyak orang menggunakan momen menikmati ngemil untuk membangun kedekatan sosial, koneksi, dan bahkan membentuk identitas pribadi mereka," kata Sachin saat ditemui Suara.com dalam acara Mondelez International, Selasa (3/12/2019) di kawasan Jakarta Selatan.

Dan, inilah beberapa temuan survei State of Snacking dari Mondelez International yang mengungkap kebiasaan dan tren ngemil masyarakat Indonesia.

Memilih Mengonsumsi Camilan Daripada Makanan Berat

Lebih tinggi dari rata-rata global, orang Indonesia mengonsumsi camilan Iebih sering daripada makanan berat, yakni hampir 3 kali sehari, dibanding 2,5 kali makanan berat sehari. Sebanyak 75% responden mengatakan bahwa makanan ringan yang gampang dikonsumsi di sela-sela aktivitas mereka lebih cocok dengan gaya hidup saat ini. Sebanyak 77% (18% lebih tinggi dari rata-rata global) lebih memilih mengonsumsi makanan ringan di sepanjang hari daripada sesekali mengonsumsi makanan berat. Bahkan 53% mengatakan bahwa mereka tidak memiliki waktu lagi untuk makan makanan berat.

Cenderung Mengonsumsi Camilan di Pagi Hari

Survei menemukan bahwa masyarakat Indonesia cenderung mengonsumsi camilan di pagi hari, lebih pagi di antara negara-negara lainnya, yakni di antara makan pagi dan makan siang. Terkait temuan ini, sosiolog Dr. Erna Ermawati Chotim, M. Si, menambahkan bahwa fenomena ini terjadi karena orang Indonesia rata-rata menempuh perjalanan panjang menuju tempat kerja masing-masing, sehingga memerlukan waktu Iebih pagi untuk menyiapkan segala sesuatunya sebelum berangkat. Sehingga, mereka memerlukan camilan untuk pengisi energi setelah makan pagi dan sebelum makan siang.

Camilan Diperlukan untuk Memenuhi Kebutuhan Emosional dan Mental

baca juga

Ternyata masyarakat Indonesia memerlukan ngemil untuk kebutuhan mental dan emosional, dibandingan sekedar mengenyangkan perut. Sebanyak 93% mengatakan bahwa ngemil dilakukan untuk meningkatkan suasana hati, 91% untuk menemukan momen tenang atau me-time dengan diri sendiri dan memberikan rasa nyaman. Sementara hanya 84% responden yang mengatakan ngemil diperlukan untuk memberikan asupan untuk tubuh.

Ngemil untuk Meningkatkan Kebersamaan

Yang menarik, 23% lebih tinggi dari rata-rata global, 86% responden mengatakan bahwa mereka mempergunakan momen ngemil untuk menciptakan kebersamaan dengan orang Iain. Tak hanya itu, masyarakat Indonesia melihat camilan sebagai sebuah medium untuk terhubung dengan dirinya sendiri dan juga budayanya. Sekitar 59% responden, 27% lebih tinggi dari rata-rata global mengatakan bahwa mereka memiliki tradisi ngemil setiap harinya. Ternyata 68% dari responden Indonesia percaya bahwa kebiasaan mengemil dapat mempertahankan tradisi keluarga.

Terkait fenomena ini, Erna menjelaskan, masyarakat Indonesia sedari dulu menggunakan makanan atau camilan sebagai pencair suasana dalam momen kebersamaan, apalagi orang Indonesia memang merupakan masyarakat kolektif yang senang bersosialisasi. Jadi sangat relevan bahwa menikmati camilan menjadi momen untuk menjadi Iebih terhubung dengan lingkungan sosialnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Churros, Camilan Manis Asal Spanyol yang Makin Populer di Indonesia

Churros, Camilan Manis Asal Spanyol yang Makin Populer di Indonesia

Press Release | Senin, 02 Desember 2019 | 07:25 WIB

Ngemil Alpukat sebelum Jam Makan Siang dapat Mencegah Kondisi Serius

Ngemil Alpukat sebelum Jam Makan Siang dapat Mencegah Kondisi Serius

Health | Minggu, 10 November 2019 | 08:41 WIB

Ini Alasan Pakar Gizi Sebut Kedelai Sebagai Camilan Terbaik Pasien Diabetes

Ini Alasan Pakar Gizi Sebut Kedelai Sebagai Camilan Terbaik Pasien Diabetes

Health | Senin, 28 Oktober 2019 | 15:31 WIB

Terkini

5 Bedak Padat Hasil Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak dan Mudah Kilap

5 Bedak Padat Hasil Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak dan Mudah Kilap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal Diduga Korban Rudapaksa, Polisi Selidiki

Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal Diduga Korban Rudapaksa, Polisi Selidiki

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Dari Harus Segera ke Aku Bisa Pelan-pelan, Seni Menurunkan Tempo Hidup

Dari Harus Segera ke Aku Bisa Pelan-pelan, Seni Menurunkan Tempo Hidup

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

2 Orang Tewas Terjebak dalam Kebakaran di Matraman Jakarta Timur

2 Orang Tewas Terjebak dalam Kebakaran di Matraman Jakarta Timur

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda

Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Padmaavat: Saat Perempuan Memilih Lenyap daripada Jatuh ke Tangan Lelaki

Padmaavat: Saat Perempuan Memilih Lenyap daripada Jatuh ke Tangan Lelaki

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Tampil Stylish Gak Pakai Mahal! Ini 5 Spot Thrifting Terfavorit di Jogja

Tampil Stylish Gak Pakai Mahal! Ini 5 Spot Thrifting Terfavorit di Jogja

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Tolong Teleponkan Mama: Jeritan Pilu Korban Ledakan Pakuwon City dengan Rambut Terbakar

Tolong Teleponkan Mama: Jeritan Pilu Korban Ledakan Pakuwon City dengan Rambut Terbakar

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR

Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Lain dengan Bukti Chat WA, Ketua Yayasan Little Aresha Ngotot Tak Pernah Suruh Anak-anak Diikat

Lain dengan Bukti Chat WA, Ketua Yayasan Little Aresha Ngotot Tak Pernah Suruh Anak-anak Diikat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:42 WIB

×