Waspadai Titik Rawan Longsor di Jalur Wisata Dieng

Silfa Humairah Utami, Irma Joanita

Rabu, 25 Desember 2019 | 16:03 WIB
Waspadai Titik Rawan Longsor di Jalur Wisata Dieng
Longsor kikis bahu jalan nasional di desa Bandingan Kecamatan Sigaluh Banjarnegara. (Suara.com/Irma)

Suara.com - Waspadai Titik Rawan Longsor di Jalur Wisata Dieng

Kawasan wisata dataran tinggi Dieng Jawa Tengah menjadi destinasi favorit bagi para wisatawan domestik maupun luar kota untuk berlibur natal dan tahun baru.

Volume kendaraan mulai meningkat di sepanjang jalur wisata, baik via Kabupaten Wonosobo maupun Banjarnegara. Kawasan yang berada di ketinggian sekitar 2000 mdpl itu harus dicapai via perjalanan darat dengan medan berkelok dan banyak tanjakan.

Karena jalur yang dilalui melintasi medan pegunungan, potensi bencana alam mengancam jalur itu, baik via Banjarnegara atau Wonosobo. Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman mengatakan, secara umum, sebagian besar wilayah Kabupaten Banjarnegara rawan longsor. Terdapat 166 desa dari 278 desa atau kelurahan di Kabupaten Banjarnegara berstatus rawan longsor.

Longsor bukan hanya mengancam wilayah pemukiman warga, namun juga infrastruktur umum seperti jalan raya, baik jalan desa, jalan kabupaten hingga jalan provinsi. Arief mengatakan, jalan provinsi yang biasa dimanfaatkan pengendara menuju Dieng pun sebagian rawan longsor.

"Ketika masuk di daerah yang ada kemiringan, di situ rawan longsor,"katanya.

Di sepanjang jalur menuju Dieng, mulai masuk wilayah Kecamatan Banjarmangu kemudian naik di wilayah Kecamatan Karangkobar, lalu Kecamatan Pejawaran dan Kecamatan Wanayasa, terdapat beberapa titik rawan longsor.

Di antara titik rawan itu berada di Desa Kendaga Kecamatan Banjarmangu, Desa Sampang Kecamatan Karangkobar, tanjakan Sikelir di Kecamatan Wanayasa, dan Desa Gembol Kecamatan Pejawaran.

Beberapa peristiwa longsor pernah terjadi di beberapa titik jalan itu. Jalan provinsi di Desa Paweden Kecamatan Karangkobar misalnya, pernah mengalami longsor hingga akses terputus beberapa bulan pada Februari 2018 lalu. Peristiwa longsor yang menewaskan seratusan warga di dusun Jemblung Desa Sampang Karangkobar 2014 lalu pun ikut menimpa jalan provinsi di sisi kampung itu.

baca juga

Adapun titik lain yang langganan longsor adalah tanjakan Sikelir di Desa Wanayasa Kecamatan Wanayasa. Jalan ini menjadi akses pengendara atau wisatawan dari arah Banjarnegara atau Pekalongan.

Jalur menuju Dieng via Kabupaten Wonosobo pun pada beberapa titik juga rawan longsor, terutama saat memasuki wilayah kecamatan Kejajar Wonosobo. Beberapa kejadian longsor pernah menimpa jalur wisata berstatus jalan provinsi menuju Dieng via Wonosobo. Di antaranya, peristiwa longsor di Desa Parikesit dan Desa Kalilembu yang menutup akses jalan provinsi hingga lalu lintas dari dan menuju Dieng sempat terputus, 2018 lalu.

Selain jalur wisata menuju Dieng, beberapa titik jalan nasional di Kecamatan Sigaluh ruas Wonosobo-Banjarnegara juga rawan longsor. Di antara titik rawan itu berada di Desa Prigi yang beberapa waktu lalu sempat longsor hingga menimbun badan jalan nasional. Sebelum itu, tebing jalan nasional di Desa Bandingan Kecamatan Sigaluh juga longsor hingga menggerus bahu jalan.

Arief mengimbau setiap pengendara agar berhati-hati saat melintasi jalan yang rawan becana longsor, terutama saat turun hujan berintensitas tinggi.

"Saat hujan lebat lebih baik berhenti. Atau melaju buru-buru untuk tinggalkan titik rawan,"ujarnya

Selain bencana longsor, beberapa lokasi di kawasan wisata Dieng juga rawan bencana erupsi dan gas beracun dari kawah vulkanik Dieng. Adapun beberapa kawah aktif di Dieng saat ini menjelma menjadi objek wisata, seperti kawah Sikidang, kawah Sileri dan kawah Candradimuka.

Erupsi kawah Sileri yang melukai sejumlah wisatawan, 2017 silam jadi pembelajaran bagi para wisatawan untuk hati-hati saat berkunjung ke objek wisata kawah Dieng. Ia mengimbau agar wisatawan menaati aturan atau rambu-rambu peringatan yang dipasang di lokasi kawah.

"Jangan melanggar batas aman. Karena erupsi freatik bisa sewaktu-waktu terjadi dan sulit diprediksi,"katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Longsoran Batu Sebesar Gajah Timpa Mobil di Padang

Detik-detik Longsoran Batu Sebesar Gajah Timpa Mobil di Padang

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 08:46 WIB

Polisi Buru Bos Tambang Emas Liar yang Tewaskan 6 Pekerja di Jambi

Polisi Buru Bos Tambang Emas Liar yang Tewaskan 6 Pekerja di Jambi

News | Selasa, 24 Desember 2019 | 10:42 WIB

Pasca Longsor di Ruas Cigombong, Jalur Kereta Bogor-Sukabumi Kembali Normal

Pasca Longsor di Ruas Cigombong, Jalur Kereta Bogor-Sukabumi Kembali Normal

Jabar | Senin, 23 Desember 2019 | 15:37 WIB

Terkini

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:05 WIB

Kabar Baik dari Belanda! Mees Hilgers Segera Debut Bersama SC Heerenveen, PSV Jadi Lawan Pertama?

Kabar Baik dari Belanda! Mees Hilgers Segera Debut Bersama SC Heerenveen, PSV Jadi Lawan Pertama?

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:03 WIB

Mengupas Karakter Kim Seon-ho di 'The Childe': Tersenyum Lebar tapi Bikin Merinding!

Mengupas Karakter Kim Seon-ho di 'The Childe': Tersenyum Lebar tapi Bikin Merinding!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:00 WIB

Kurir-Kurir Kemerdekaan: Pertaruhan Nyawa Membawa Berita Proklamasi 1945

Kurir-Kurir Kemerdekaan: Pertaruhan Nyawa Membawa Berita Proklamasi 1945

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:00 WIB

Kapan Hujan Turun di Sulsel? BMKG: Ada Daerah Hujannya Maret 2027

Kapan Hujan Turun di Sulsel? BMKG: Ada Daerah Hujannya Maret 2027

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:58 WIB

Fasilitas Mewah hingga Miras di Lapas Cibinong, Bappisus Targetkan Hasil Investigasi Rampung Jumat

Fasilitas Mewah hingga Miras di Lapas Cibinong, Bappisus Targetkan Hasil Investigasi Rampung Jumat

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:58 WIB

Polda Bengkulu Minta Maaf, Polisi yang Julurkan Lidah ke Demonstran Dikurung Patsus

Polda Bengkulu Minta Maaf, Polisi yang Julurkan Lidah ke Demonstran Dikurung Patsus

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:56 WIB

Menggugat Misteri Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Penjara atau Tempat Pelesiran?

Menggugat Misteri Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Penjara atau Tempat Pelesiran?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:51 WIB

5 Panthenol Cleanser untuk Kulit Sensitif yang Ampuh Perkuat Skin Barrier

5 Panthenol Cleanser untuk Kulit Sensitif yang Ampuh Perkuat Skin Barrier

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:50 WIB

Kata Fans Persija Usai Nama Shin Tae-yong Bergema di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia: Gak Setuju

Kata Fans Persija Usai Nama Shin Tae-yong Bergema di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia: Gak Setuju

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:49 WIB

×