2020 Segera Datang, Ini Sejarah 1 Januari Dirayakan Sebagai Tahun Baru

Irwan Febri Rialdi, Amertiya Saraswati

Selasa, 31 Desember 2019 | 17:59 WIB
2020 Segera Datang, Ini Sejarah 1 Januari Dirayakan Sebagai Tahun Baru
Pesta malam Tahun Baru 2020. (Shutterstock)

Suara.com - Penghujung 2019 akan segera tiba. Di berbagai belahan dunia, banyak orang mulai mempersiapkan perayaan malam tahun baru.

Sejak dulu, momen tahun baru dirayakan setiap 1 Januari menurut kalender Masehi. Tanggal ini juga telah disepakati oleh dunia internasional sebagai hari pertama di sebuah tahun.

Meski begitu, sudah tahukah Anda mengapa 1 Januari dipilih sebagai tahun baru?

Merangkum dari laman Indian Express, festival perayaan tahun baru yang pertama ternyata sudah ada sejak 4.000 tahun lalu pada masa Babilonia Kuno.

Saat itu, perayaan tahun baru dilakukan pada pertengahan Maret, ketika panjang siang dan malam hari sama.

Ilustrasi tahun baru. (Shutterstock)
Ilustrasi tahun baru. (Shutterstock)

Kemudian, pada masa kejayaan Julius Caesar, dibuatkan kalender Julius yang berbasis pada pergerakan matahari.

Lewat kalender Julius inilah, 1 Januari ditetapkan sebagai hari pertama di sebuah tahun sekaligus hari perayaan tahun baru.

Saat itu, masyarakat Romawi sendiri akan melakukan festival untuk menghormati Dewa Janus, dewa yang melambangkan sebuah awal dan memiliki dua wajah.

Konon, kedua wajah Dewa Janus ini menggambarkan dirinya yang sedang memandang masa lalu dan masa depan.

baca juga

Pada saat festival, warga Romawi akan memberikan persembahan pada Janus, mendekorasi rumah mereka, dan juga saling bertukar hadiah.

Kalender bulan Januari, (Shutterstock)
Kalender bulan Januari, (Shutterstock)

Seiring berjalannya waktu, perayaan tahun baru pun sempat memiliki makna religius.

Pada abad pertengahan Eropa, banyak pemimpin umat Kristen yang ingin merayakan tahun baru pada 25 Desember.

Meski begitu, di tahun 1582, Paus Gregory XIII akhirnya menetapkan 1 Januari sebagai tahun baru menurut kalender Masehi.

Kini, momen tahun baru menjadi sesuatu yang dirayakan, bahkan sejak 31 Desember malam dan berlanjut hingga 1 Januari.

Selain merayakannya bersama keluarga, mayoritas orang akan melewatkan tahun baru dengan mengadakan pesta, menikmati kembang api, hingga pergi liburan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Tahun Baru 2020, Warga Bangun Tenda Penuhi Pantai Ancol

Sambut Tahun Baru 2020, Warga Bangun Tenda Penuhi Pantai Ancol

Lifestyle | Selasa, 31 Desember 2019 | 17:15 WIB

Malam Tahun Baru di Yogyakarta, Masyarakat Diimbau Bawa Jas Hujan

Malam Tahun Baru di Yogyakarta, Masyarakat Diimbau Bawa Jas Hujan

Jogja | Selasa, 31 Desember 2019 | 17:03 WIB

5 Film Paling Dinantikan Pada Tahun 2020

5 Film Paling Dinantikan Pada Tahun 2020

Your Say | Selasa, 31 Desember 2019 | 16:26 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×