Ngeriung di Pinggir Danau, Menyantap Makanan Khas Sunda di Dusun Bambu

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Ngeriung di Pinggir Danau, Menyantap Makanan Khas Sunda di Dusun Bambu
Ngeriung di Pinggir Danau, Menyantap Makanan Khas Sunda di Dusun Bambu. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Pemandangan yang indah, angin sepoi-sepoi, dan citasa otentik Sunda, dijamin bikin kamu ingin nambah terus.

Suara.com - Jika Anda berkunjung ke Bandung, cobalah tepikan kendaraan ke Dusun Bambu yang beberapa tahun lalu sempat jadi destinasi hits para pelancong. Selain menyajikan pemandangan yang menyejukkan mata, Dusun Bambu adalah tempat makan, tempat belajar kesenian tradisional, hingga tempat wisata dengan spot-spot foto yang instagramable.

Memasuki gerbang Dusun Bambu, setelah membayar tiket sebesar Rp 30.000 per orang, Anda akan menemukan 4 restoran di dalamnya. Bersama rombongan Agoda Homes beberapa waktu lalu, Suara.com berkesempatan mencicipi makanan di salah satu restorannya, yakni Saung Purbasari yang terletak di pinggir danau.

Dusun Bambu. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Dusun Bambu. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Ada 13 saung di pinggir danau, yang memungkinkan pengunjung merasa sangat dekat dengan alam ketika makan di sana. Konsep lesehan di dalam saung, membuat kita merasa seperti sedang makan di rumah sendiri.

Dusun Bambu. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Dusun Bambu. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Saungnya sendiri mempunyai dua balkon, yakni balkon pertama yang mengarah ke jalan setapak, serta balkon yang tepat menghadap ke danau. Saat berdiri di balkon pinggir danau, puluhan ikan hias koi akan mengerubungi jika kita melempar makanan seperti nasi.

Ini dia menunya...

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS