Array

Dulu Kesayangan, Kini Meghan Markle Justru Diserbu Media Amerika

Selasa, 18 Februari 2020 | 17:10 WIB
Dulu Kesayangan, Kini Meghan Markle Justru Diserbu Media Amerika
Pangeran Harry. (Instagram/@sussexroyal)

Suara.com - Semenjak jadi anggota Kerajaan Inggris, Meghan Markle selalu jadi bahan sorotan media. Tak cuma media Inggris, media Amerika tempat sang duchess berasal pun melakukan hal yang sama.

Bedanya, media Inggris selalu memberitakan Meghan Markle dari sudut pandang yang negatif. Entah itu kesalahannya yang terlalu disorot atau hal lain yang dikaitkan dengan pemberitaan negatif.

Media Amerika pernah disanjung oleh penggemar karena karena memberitakan Meghan Markle dari sudut pandang yang lebih netral. Rupanya, hal itu tak berlaku lama.

Ketika pasangan ini menarik diri dari kerajaan, Amerika Serikat secara luas bersimpati pada mereka. Media Amerika juga mulai melakukan liputan pers positif sebagai dukungan mereka untuk melawan pemberitaan rasis terhadap Meghan.

Namun, nyatanya setelah Meghan dan suaminya, Pangeran Harry datang sebagai undangan di acara JP Morgan Chase, pasangan ini mulai disorot sisi negatifnya juga oleh media Amerika.

Meghan Markle. (Shutterstock)
Meghan Markle. (Shutterstock)

Bukan tanpa sebab, JP Morgan Chase adalah firma sekuritas dan perbankan yang kerap dituduh jadi biang kerok atas kehancuran keuangan dunia tahun 2008 lalu.

Melansir Daily Mail, seorang kolumnis New York Post bernama Maureen Callahan menyebut Meghan Markle dan Pangeran Harry sebagai pasangan yang aji mumpung karena turut hadir dalam pertemuan ini.

Ia menulis Pangeran Harry sebagai sosok yang 'mengeruk kekacauan emosi dengan harga yang tepat' dan menyebut pasangan itu sebagai 'orang bebas, sinis'.

Pangeran Harry dan Meghan Markle kendarai Jaguar E-Type Concept Zero. [AFP]
Pangeran Harry dan Meghan Markle kendarai Jaguar E-Type Concept Zero. [AFP]

"Hanya beberapa pekan keluar dari Istana Buckingham dan menyatakan mereka menderita hidup sebagai orang kaya, dipenuhi segala kebutuhannya dan titel sebagai bangsawan senior membuat keduanya tidak tahan sehingga harus mengambil keputusan tersebut agar bisa hidup normal terutama untuk anak," tulisnya.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Pindah, 15 Staf Buckingham Palace Dipecat

"Namun Harry dan Meghan menjual barang dan jasa mereka, apapun itu tetap kepada penawar tertinggi," lanjut kolumnis ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI