Studi Ungkap Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kualitas Harimu, Kok Bisa?

Risna Halidi | Frieda Isyana Putri
Studi Ungkap Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kualitas Harimu, Kok Bisa?
Ilustrasi bangun tidur. (Shutterstock)

Bunyi alarm ternyata dapat memberi banyak perbedaan.

Suara.com - Suara alarm pagi hari nampaknya sudah menjadi musuh bebuyutan bagi beberapa orang. Meski butuh, terkadang suara alarm malah menjadi hal yang menyebalkan.

Akibatnya, mood pagi hari menjadi sedikit buruk bahkan bisa dimulai dengan menggerutu. Lalu, adakah alasan ilmiah di balik itu semua?

Menurut studi yang dilakukan oleh tim peneliti Australia, ditemukan bahwa nada alarm yang kasar bisa membuatmu bangun tidur dengan pening, sementara alarm dengan suara melodis atau musik bisa membuatmu terbangun dengan lebih waspada.

Dikutip dari Healthline, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS One ini melibatkan 50 orang. Tiap orang akan diberikan kuesioner yang harus mereka selesaikan di rumah, tanpa identitas.

Para responden ditanyak soal tipe suara alarm yang mereka inginkan saat bangun tidur, bagaimana perasaan mereka, dan seberapa pening atau waspada yang mereka rasakan usai bangun tidur.

Stuart McFarlane, doktor peneliti di RMIIT University dan ketua peneliti dalam studi ini mengatakan dari kuesioner tersebut ditemukan bahwa suara alarm yang responden inginkan untuk membuat mereka terbangun adalah suara melodis.

Kata responden penelitian, suara melodis nan lembut membuat mereka lebih terjaga dan waspada.

Stuart lalu berteori bahwa mungkin naik dan turunnya nada dalam suara alarm yang melodis membantu perhatian otak lebih fokus. Sementara suara alarm 'beep beep beep' yang monoton bisa menambah rasa cemas dan linglung.

"Jika kita bisa menanggulangi gejala sleep inertia melalui suara alarm yang kita gunakan, pasti akan bermanfaat besar bagi orang banyak," kata McFarlane.

Sleep inertia sendiri merupakan kondisi pening yang cenderung dirasakan saat bangun tidur. Kondisi ini bisa mengganggu kemampuan untuk berpikir, mengingat, dan bereaksi sementara.

Untuk menghindari kondisi ini terjadi di pagi hari, selain mengganti suara alarm menjadi musik yang melodis, kamu juga bisa melakukan hal-hal berikut:

Pertama, tidur cukup, karena tidak ada penggantinya. Oleh karena itu buat waktu rutin tidur dan bangun. Tubuh bisa bekerja optimal dengan jadwal yang konsisten, selaras dengan ritme sirkadian.

Kedua, hindari konsumsi alkohol sebelum tidur karena alkohol sudah lama dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk dan dapat membuat gelisah.

Ketiga, lebih aktif di siang hari, misal dengan berolahraga secara rutin karena bisa meningkatkan kualitas dan durasi tidur. Selain itu, olahraga juga bisa membantu mengatur siklus bangun dan tidur dan memudahkanmu untuk cepat tidur.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS