Studi Ungkap Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kualitas Harimu, Kok Bisa?

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:00 WIB
Studi Ungkap Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kualitas Harimu, Kok Bisa?
Ilustrasi bangun tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Suara alarm pagi hari nampaknya sudah menjadi musuh bebuyutan bagi beberapa orang. Meski butuh, terkadang suara alarm malah menjadi hal yang menyebalkan.

Akibatnya, mood pagi hari menjadi sedikit buruk bahkan bisa dimulai dengan menggerutu. Lalu, adakah alasan ilmiah di balik itu semua?

Menurut studi yang dilakukan oleh tim peneliti Australia, ditemukan bahwa nada alarm yang kasar bisa membuatmu bangun tidur dengan pening, sementara alarm dengan suara melodis atau musik bisa membuatmu terbangun dengan lebih waspada.

Dikutip dari Healthline, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS One ini melibatkan 50 orang. Tiap orang akan diberikan kuesioner yang harus mereka selesaikan di rumah, tanpa identitas.

Para responden ditanyak soal tipe suara alarm yang mereka inginkan saat bangun tidur, bagaimana perasaan mereka, dan seberapa pening atau waspada yang mereka rasakan usai bangun tidur.

Stuart McFarlane, doktor peneliti di RMIIT University dan ketua peneliti dalam studi ini mengatakan dari kuesioner tersebut ditemukan bahwa suara alarm yang responden inginkan untuk membuat mereka terbangun adalah suara melodis.

Kata responden penelitian, suara melodis nan lembut membuat mereka lebih terjaga dan waspada.

Stuart lalu berteori bahwa mungkin naik dan turunnya nada dalam suara alarm yang melodis membantu perhatian otak lebih fokus. Sementara suara alarm 'beep beep beep' yang monoton bisa menambah rasa cemas dan linglung.

"Jika kita bisa menanggulangi gejala sleep inertia melalui suara alarm yang kita gunakan, pasti akan bermanfaat besar bagi orang banyak," kata McFarlane.

baca juga

Sleep inertia sendiri merupakan kondisi pening yang cenderung dirasakan saat bangun tidur. Kondisi ini bisa mengganggu kemampuan untuk berpikir, mengingat, dan bereaksi sementara.

Untuk menghindari kondisi ini terjadi di pagi hari, selain mengganti suara alarm menjadi musik yang melodis, kamu juga bisa melakukan hal-hal berikut:

Pertama, tidur cukup, karena tidak ada penggantinya. Oleh karena itu buat waktu rutin tidur dan bangun. Tubuh bisa bekerja optimal dengan jadwal yang konsisten, selaras dengan ritme sirkadian.

Kedua, hindari konsumsi alkohol sebelum tidur karena alkohol sudah lama dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk dan dapat membuat gelisah.

Ketiga, lebih aktif di siang hari, misal dengan berolahraga secara rutin karena bisa meningkatkan kualitas dan durasi tidur. Selain itu, olahraga juga bisa membantu mengatur siklus bangun dan tidur dan memudahkanmu untuk cepat tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagi Kamu yang Susah Bangun Tidur, Ganti Nada Alarm Mu Dengan Lagu

Bagi Kamu yang Susah Bangun Tidur, Ganti Nada Alarm Mu Dengan Lagu

Your Say | Selasa, 18 Februari 2020 | 16:38 WIB

Benarkah Tidur Tanpa Bra Bermanfaat bagi Kesehatan?

Benarkah Tidur Tanpa Bra Bermanfaat bagi Kesehatan?

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 14:50 WIB

Biar Lebih Produktif, Awali Pagi Hari dengan Merapikan Tempat Tidur

Biar Lebih Produktif, Awali Pagi Hari dengan Merapikan Tempat Tidur

Health | Senin, 13 Januari 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

×