Jangan Asal Teguk, Ini Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Produk Susu Sapi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 31 Maret 2020 | 05:45 WIB
Jangan Asal Teguk, Ini Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Produk Susu Sapi
Jangan minum susu mentah yang baru diperas dari sapi, ini bahayanya. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak produk susu sapi mengiklankan bagaimana produknya merupakan nutrisi tambahan sempurna bagi tumbuh kembang anak.

Padahal menurut pakar nutrisi, Dokter Tan Shot Yet, tidak ada produk makanan dan minuman sempurna bagi manusia. Tapi yang ada adalah apa yang paling dibutuhkan manusia yaitu makanan seimbang.

Berbicara dalam siaran langsung melalui media sosial Kios Ojo Keos, Senin (30/3/2020), Tan menjelaskan tentang orang-orang yang memiliki masalah lactose intolerant atai intoleransi laktosa.

Lactose intolerant sendiri merupakan kondisi tubuh di mana sistem pencernaan seseorang tidak bisa mencerna lactosa atau susu.

Selain masalah bagaimana ada kelompok yang tidak bisa mencerna susu, Tan juga menyoroti bagaimana produk susu kemasan yang banyak dijual di pasaran tidak ada yang benar-benar murni.

Kalau pun minum susu murni, kata Tan, tetap mengandung risiko besar bagi tubuh manusia. "Karena kalau susu murni maka kamu punya banyak sekali risiko. Pertama terkontaminasi, kedua gampang basi. Kalau gak mau cepet basi dikasi UHT, itu juga banyak masalahnya," tutur Tan.

Menurut Tan, produk susu kemasan termasuk dalam produk ultra prosessed food atau makanan olahan yang mengalami proses panjang hingga menjadi olahan pangan baru.

Bahkan sebelum mengalami proses olahan, sapi sebagai sumber susu juga sudah mengalami manipulasi. Tan menjelaskan, ibu sapi sebenarnya hanya mampu memproduksi susu untuk menyusui anaknya.

Namun karena tuntutan produk sapi kemasan, maka sapi akan dipacu untuk mengalami peningkatan hormon. "Jadi peningkatan hormon di peternakan dianggap biasa," kata Tan.

baca juga

Bukan hanya itu, ambing (payudara) sapi yang terus menerus diperas menggunakan alat juga bisa mengalami pembengkakkan.

"Untuk menghindari itu, maka sapi dikasih antibiotik. Residu antibiotik itu ada diseluruh produk sapi. Dan tidak bisa hilang meski pun sudah ultra prosessed," paparnya.

Belum lagi, kandungan kalsium yang sering digadang-gadang pada susu kemasan dinilai tidak berpengaruh besar untuk kesehatan tulang. Tan menyampaikan bahwa yang dibutuhkan tulang bukan hanya kalsium.

"Tulang kita kuat bukan karena kalsium doang, ada zink, seng, fosfor, ada D3. Gak mungkin susu punya itu semua," katanya.

Karena itu dibutuhkan kecukupan makanan seimbang yang mengandung nutrisi bukan hanya mengandalkan satu produk makanan, misalnya, susu sapi. Sekarang, apakah kamu hanya akan mengandalkan susu sebagai nutrisimu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Baru: Asupan Susu Sapi Memicu Risiko Kanker Payudara Lebih Besar

Studi Baru: Asupan Susu Sapi Memicu Risiko Kanker Payudara Lebih Besar

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2020 | 20:00 WIB

Tak Hanya Enak Dikonsumsi, Ini Manfaat Susu Domba untuk Kesehatan Kulit

Tak Hanya Enak Dikonsumsi, Ini Manfaat Susu Domba untuk Kesehatan Kulit

Lifestyle | Senin, 17 Februari 2020 | 18:03 WIB

Anak yang Minum Susu Sapi Murni Lebih Rendah Risiko Obesitas

Anak yang Minum Susu Sapi Murni Lebih Rendah Risiko Obesitas

Health | Rabu, 15 Januari 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×